Mau ikutan apa.... Cuma jual asset.. 
Produk apa yang bisa dipsarkan... Paling jadi konsumen.... 
Air bersih untuk. Warga saja tidak bisa mengadakan....Sebainya jual saja satu 
pulau... Irian? Lalu Wang Simon di bank dan bunga untuk jaminan sosial.... 
Pulau Christmas saja bisa jual Guano.... 

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Thu., Nov. 19, 2020 at 8:26 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote:   
Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS
2020-11-19 08:55:51  
http://indonesian.cri.cn/20201119/fa8ee2da-fad1-3a10-2c41-b5dcef4fb59b.html


KTT ke-12 BRICS digelar secara virtual pada 17 November 2020 dengan dihadiri 
para pemimpin dari lima negara anggota BRICS, termasuk pemimpin tertinggi 
Tiongkok, Xi Jinping. Pertemuan para pemimpin BRICS sempat menarik sorotan 
seluruh dunia karena dilatarbelakangi perubahan drastis situasi internasional 
di tengah penyebaran pandemi COVID-19. Solidaritas dan pembangunan bersama 
bakal menjadi kesepahaman bersama dan target tetap mancanegara.

Indonesia sebagai negara berkembang terbesar keempat di dunia menaruh perhatian 
khusus terhadap pertemuan BRICS kali ini. Dalam pertemuan Valdai Discussion 
Club yang digelar bulan lalu, Dino Patti Djalal, pendiri Foreign Policy 
Community of Indonesia(FPCI)menyatakan Indonesia tengah mengembangkan hubungan 
dengan BRICS dan berkeinginan masuk dalam mekanisme tersebut. Hal ini akan 
menguntungkan bagi BRICS.



Dino mengatakan, Indonesia berharap menjadi salah satu anggota BRICS karena 
mekanisme itu dipandangnya sebagai teladan pelaksanaan kerja sama multilateral 
di bidang ekonomi. Keinginan Indonesia bergabung dalam BRICS tidak hanya untuk 
menyelesaikan kesulitan ekonomi dan sosial masa kini, juga demi perkembangan 
lebih pesat pada masa depan. Konsep “lima mempertahankan” atau solusi Tiongkok 
yang diajukan oleh Xi Jinping akan menjadi referensi bagi pembangunan Indonesia.



Xi Jinping dalam pidato virtual mengatakan perlunya mempertahankan 
multilateralisme untuk memelihara perdamaian dan kestabilan dunia; 
mempertahankan persatuan dan kolaborasi untuk mengatasi tantangan pandemi; 
mempertahankan keterbukaan dan inovasi untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia; 
mempertahankan prioritas hajat hidup rakyat untuk mendorong pembangunan 
berkelanjutan global; mempertahankan pembangunan hijau yang rendah karbon untuk 
mendorong kelangsungan hidup rukun dan harmoni antar manusia dan alam semesta. 
Kelima “mempertahankan” itulah yang menggaungkan suara paling lantang 
negara-negara BRICS yang berpedoman pada prinsip solidaritas dan maju bersama.



Tiongkok tidak hanya memberikan kearifan bagi kerja sama BRICS, juga mengambil 
tindakan nyata untuk mengusahakan pembangunan berkelanjutan dengan harapan 
dapat mengatasi kesulitan dan tantangan melalui upaya bersama dengan sesama 
negara BRICS. Serangkaian aksi sudah dilancarkan Tiongkok untuk ini, antara 
lain, mendirikan Pusat Tiongkok Penelitian dan Pengembangan Vaksin; mendorong 
pembangunan Pusat Litbang Vaksin BRICS; mempersiapkan basis inovasi kemitraan 
revolusi industri baru BRICS; menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai 
carbon neutral sebelum 2060.



Solusi Tiongkok yang tergambar dalam pidato pemimpin tertinggi Tiongkok tidak 
sebatas kesimpulan terhadap pengalaman sukses pembangunan Tiongkok, tapi juga 
dapat dijadikan referensi dan peluang bagi negara-negara berkembang termasuk 
Indonesia dalam prosesnya menyelesaikan masalah domestik dan melakukan kerja 
sama internasional. Bersolidaritas dan berkembang bersama adalah motor 
penggerak sejati yang mendorong roda dunia ini terus bergulir ke masa depan.



-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/11261904210D4A9B9B6CA09B90D50BBF%40A10Live.
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1261930764.68601.1605835919515%40mail.yahoo.com.

Reply via email to