Kalau NKRI alias negara neo-Mojopahit bergabung dengan BRICS, maka namanya bukan lagi BRICS, karena BRICS adalah singkatan dari Brasilia, Russia, India, China, South Africa. NKRI adalah negara agama (minuman beralkohol dilarang - hehehehe) terlalu banyak korupsi jadi bisa merusak contoh nama baik BRICS. Negara-negara BRICS tidak mempunyai defisit APBN berkepanjangan selama selama existensi mereka.
On Fri, Nov 20, 2020 at 2:26 AM Chan CT <[email protected]> wrote: > Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS > 2020-11-19 08:55:51 > > <http://indonesian.cri.cn/20201119/fa8ee2da-fad1-3a10-2c41-b5dcef4fb59b.html#> > <http://indonesian.cri.cn/20201119/fa8ee2da-fad1-3a10-2c41-b5dcef4fb59b.html#> > <http://indonesian.cri.cn/20201119/fa8ee2da-fad1-3a10-2c41-b5dcef4fb59b.html#> > http://indonesian.cri.cn/20201119/fa8ee2da-fad1-3a10-2c41-b5dcef4fb59b.html > > [image: Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS] > > KTT ke-12 BRICS digelar secara virtual pada 17 November 2020 dengan > dihadiri para pemimpin dari lima negara anggota BRICS, termasuk pemimpin > tertinggi Tiongkok, Xi Jinping. Pertemuan para pemimpin BRICS sempat > menarik sorotan seluruh dunia karena dilatarbelakangi perubahan drastis > situasi internasional di tengah penyebaran pandemi COVID-19. Solidaritas > dan pembangunan bersama bakal menjadi kesepahaman bersama dan target tetap > mancanegara. > > Indonesia sebagai negara berkembang terbesar keempat di dunia menaruh > perhatian khusus terhadap pertemuan BRICS kali ini. Dalam pertemuan Valdai > Discussion Club yang digelar bulan lalu, Dino Patti Djalal, pendiri Foreign > Policy Community of Indonesia(FPCI)menyatakan Indonesia tengah > mengembangkan hubungan dengan BRICS dan berkeinginan masuk dalam mekanisme > tersebut. Hal ini akan menguntungkan bagi BRICS. > > [image: Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS] > > Dino mengatakan, Indonesia berharap menjadi salah satu anggota BRICS > karena mekanisme itu dipandangnya sebagai teladan pelaksanaan kerja sama > multilateral di bidang ekonomi. Keinginan Indonesia bergabung dalam BRICS > tidak hanya untuk menyelesaikan kesulitan ekonomi dan sosial masa kini, > juga demi perkembangan lebih pesat pada masa depan. Konsep “lima > mempertahankan” atau solusi Tiongkok yang diajukan oleh Xi Jinping akan > menjadi referensi bagi pembangunan Indonesia. > > [image: Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS] > > Xi Jinping dalam pidato virtual mengatakan perlunya mempertahankan > multilateralisme untuk memelihara perdamaian dan kestabilan dunia; > mempertahankan persatuan dan kolaborasi untuk mengatasi tantangan pandemi; > mempertahankan keterbukaan dan inovasi untuk mendorong pemulihan ekonomi > dunia; mempertahankan prioritas hajat hidup rakyat untuk mendorong > pembangunan berkelanjutan global; mempertahankan pembangunan hijau yang > rendah karbon untuk mendorong kelangsungan hidup rukun dan harmoni antar > manusia dan alam semesta. Kelima “mempertahankan” itulah yang menggaungkan > suara paling lantang negara-negara BRICS yang berpedoman pada prinsip > solidaritas dan maju bersama. > > [image: Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS] > > Tiongkok tidak hanya memberikan kearifan bagi kerja sama BRICS, juga > mengambil tindakan nyata untuk mengusahakan pembangunan berkelanjutan > dengan harapan dapat mengatasi kesulitan dan tantangan melalui upaya > bersama dengan sesama negara BRICS. Serangkaian aksi sudah dilancarkan > Tiongkok untuk ini, antara lain, mendirikan Pusat Tiongkok Penelitian dan > Pengembangan Vaksin; mendorong pembangunan Pusat Litbang Vaksin BRICS; > mempersiapkan basis inovasi kemitraan revolusi industri baru BRICS; > menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai carbon neutral sebelum 2060. > > [image: Mengapa Indonesia Ingin Bergabung dalam BRICS] > > Solusi Tiongkok yang tergambar dalam pidato pemimpin tertinggi Tiongkok > tidak sebatas kesimpulan terhadap pengalaman sukses pembangunan Tiongkok, > tapi juga dapat dijadikan referensi dan peluang bagi negara-negara > berkembang termasuk Indonesia dalam prosesnya menyelesaikan masalah > domestik dan melakukan kerja sama internasional. Bersolidaritas dan > berkembang bersama adalah motor penggerak sejati yang mendorong roda dunia > ini terus bergulir ke masa depan. > > -- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/11261904210D4A9B9B6CA09B90D50BBF%40A10Live > <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/11261904210D4A9B9B6CA09B90D50BBF%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer> > . > -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2C7BCF3UZxzzB84G7dgRhmLmD8k%2B26wt%2Bq0%2BvO6P%2Bdn_A%40mail.gmail.com.
