-- 
j.gedearka <[email protected]>



https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2178-terima-kasih-indonesia




Rabu 25 November 2020, 05:00 WIB 

Terima Kasih Indonesia 

Administrator | Editorial 

  Terima Kasih Indonesia Dok.MI/Duta Editorial. NEGARA dan warga negara tak 
mungkin di pisahkan. Ia saling mengadakan dan melengkapi dengan kewajiban dan 
hak yang bertautan. Itulah hakikat yang mesti ditaati bersama-sama agar bangsa 
ini terus eksis dan berjaya. Kewajiban negara menurut konstitusi ialah 
melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. 
Artinya, negara punya tanggung jawab untuk memenuhi seluruh hak rakyat, tanpa 
terkecuali, tanpa membedakan antara satu dan lainnya. Konstitusi juga tegas 
mengamanatkan bahwa warga negara punya kewajiban kepada negara. Menaati dan 
menjunjung tinggi dasar negara, hukum, dan pemerintahan ialah salah satunya. 
Artinya, warga negara tak boleh hanya menuntut hak, tetapi mengabaikan tanggung 
jawab. Pada konteks kewajiban, bolehlah disebut bahwa sampai saat ini negara 
telah banyak berbuat. Sangat banyak upaya yang sudah, sedang, dan akan ditempuh 
pemerintah sebagai salah satu pengelola negara untuk melindungi dan 
menyejahterakan rakyat. Benar bahwa upaya-upaya itu belum paripurna. Masih ada 
kekurangan di sana-sini, tidak sedikit pula hak warga negara yang belum bisa 
dipenuhi. Akan tetapi, mesti diakui pula bahwa sudah banyak, sangat banyak 
malah, pencapaian yang dilakukan pemerintah. Hingga setahun Jokowi-Ma’ruf Amin 
memimpin Indonesia sebagai kelanjutan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla lima 
tahun sebelumnya, prestasi demi prestasi ditorehkan. Laporan Kantor Staf 
Presiden, misalnya, menyebutkan beragam program untuk membentuk manusia yang 
tangguh menunjukkan hasil positif. Indeks Pembangunan Manusia meningkat di 
berbagai sektor. Bayi yang lahir pada 2019 memiliki harapan hidup hingga 71,34 
tahun atau lebih lama 0,56 tahun ketimbang mereka yang lahir empat tahun 
sebelumnya. Pun di bidang pendidikan dan upaya mengatasi pengangguran. Prestasi 
lainnya juga terpampang gamblang di sektor infrastruktur dan energi yang 
berkeadilan. Atau, kegigihan pemerintah mereformasi birokrasi dan regulasi yang 
selama ini konsisten menghambat investasi. Patut pula dicermati keteguhan 
pemerintah untuk meneguhkan kembali Indonesia sentris. Pembangunan berkeadilan 
yang merata, memprioritaskan daerah pinggiran, dan menjadikan kawasan timur 
Indonesia sebagai perhatian utama layak diapresiasi. Buktinya, pada 2015 
tercatat ada 122 daerah tertinggal, tetapi kini tinggal 62 daerah. Segudang 
pencapaian itu memang bukan hasil dari kesukarelaan, melainkan wujud pemenuhan 
kewajiban. Namun, sangat tidak elok jika menegasikannya begitu saja. Bangsa ini 
dikenal dengan tradisi luhur, yakni tradisi berterima kasih. Kepada siapa saja 
yang telah membantu, kita semestinya mengucapkan terima kasih. Demikian pula 
kepada pemerintah yang telah berbuat banyak untuk menyejahterakan rakyat, kita 
sepatutnya berterima kasih. Tak sekadar kata-kata, tentu saja, ucapan terima 
kasih seharusnya diwujudkan dengan perbuatan. Menaati segala peraturan dan 
kebijakan yang dibuat pemerintah ialah salah satu caranya. Terlebih dalam 
situasi sekarang ini di kala kita tengah berperang melawan covid-19. Mendukung 
dan membantu agar program program pemerintah membuahkan hasil maksimal juga 
wujud terima kasih. Kalau tidak mau atau tidak bisa membantu, setidaknya tidak 
mengganggu pemerintah yang sedang bekerja. Tentu pemerintah tidak selamanya 
benar. Ia terkadang salah melangkah dan kita wajib membenarkannya dengan 
cara-cara yang benar. Sikap dan tindakan itu juga wujud terima kasih kita 
kepada negara. Yang jadi soal, tidak sedikit di antara kita yang merasa telah 
berbuat lebih banyak ketimbang yang lain. Mereka juga merasa paling benar 
sehingga apa pun yang dilakukan pemerintah salah. Mereka ialah orang-orang yang 
sebenarnya tak mau berterima kasih. Sesuai dengan tema HUT ke-20 Metro TV, 
yakni Terima kasih Indonesia, kita patut berterima kasih kepada negara yang 
sudah berbuat banyak untuk rakyat. Sebaliknya, negara juga patut berterima 
kasih kepada rakyat yang terus memberikan dukungan di tengah kesulitan. Marilah 
kita menjadi bangsa yang meninggikan keadaban.  

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2178-terima-kasih-indonesia







-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20201125165350.48af841584dcf90006351849%40upcmail.nl.

Reply via email to