-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5279059/4-negara-ini-dituding-jadi-tempat-asal-usul-covid-19-china-tak-termasuk?tag_from=wp_beritautama



 Rabu, 02 Des 2020 21:22 WIB

4 Negara Ini Dituding Jadi Tempat Asal-usul COVID-19, China Tak Termasuk

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth

Share 0
Tweet 0
Share 0
1 komentar
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: 
Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Hingga kini masih 
belum terpecahkan dari mana asal usul virus Corona.

Belakangan, banyak klaim yang mengatakan bahwa COVID-19 menyebar pertama kali 
bukan di Wuhan, China, seperti yang diketahui sejak awal pandemi. Dugaan ini 
pun direspons oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Saya pikir sangat spekulatif bagi kami untuk mengatakan bahwa penyakit itu 
tidak muncul di China," kata Mike Ryan pada briefing virtual di Jenewa setelah 
ditanya apakah COVID-19 bisa pertama kali muncul di luar China, dikutip dari 
Reuters.

"Jelas dari perspektif kesehatan masyarakat bahwa Anda memulai penyelidikan di 
mana kasus manusia pertama kali muncul," tambahnya, mengatakan bahwa bukti 
kemudian dapat mengarah ke tempat lain.

Beberapa negara sempat disebut-sebut sebagai tempat munculnya atau asal dari 
virus mematikan tersebut. Di antaranya sebagai berikut.
Baca juga: Viral Dokumen COVID-19 HRS Disebut Palsu, Seperti Apa Sih Hasil Tes 
Asli?
1. Spanyol

Virus Corona juga sempat disebut berasal dari Spanyol. Ini dibuktikan dengan 
adanya temuan jejak virus Corona di air limbah Spanyol.

Dr Tom Jefferson, dari Centre of Evidence-Based Medicine (CEBM) di Oxford 
University, telah menunjuk serangkaian penemuan tentang keberadaan virus Corona 
di seluruh dunia sebelum muncul di Asia.

Dikutip dari The Guardian, ini menjadi bukti soal asal usul pandemi virus 
Corona. Jejaknya sudah ditemukan dalam sampel limbah dari Spanyol, Italia, dan 
Brasil, bahkan sebelum ditemukan di China.

Sebuah studi pracetak yang belum peer-reviewed juga mengklaim telah menemukan 
keberadaan genom SARS-CoV-2 dalam sampel limbah Barcelona dari 12 Maret 2019.

"Ada cukup banyak bukti virus Corona dalam jumlah besar di air limbah di semua 
tempat, dan semakin banyak bukti ada penularan lewat tinja," lanjut Jefferson.

Selain itu, suhu 4 derajat Celcius di pembuangan air limbah dinilai Jefferson 
sebagai tempat yang ideal untuk virus.

"Ada konsentrasi tinggi di mana pembuangan limbah adalah 4 derajat Celcius, 
yang merupakan suhu ideal untuk virus. Dan pabrik pengepakan daging sering pada 
suhu 4 derajat Celcius," tegas Jefferson.

"Wabah ini perlu diselidiki dengan benar," pungkasnya.
2. Italia

Epidemolog China yang bernama Zheng Guang juga berpendapat bahwa virus Corona 
bukan berasal dari Wuhan, China. Menurutnya virus tersebut hanya 
teridentifikasi pertama kali di kota tersebut.

"Wuhan adalah tempat virus Corona pertama kali terdeteksi, tetapi bukan menjadi 
tempat asalnya (virus Corona)," kata Zeng yang merupakan mantan epidemolog 
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (DCD) China pada konferensi 
akademik, yang dikutip dari South China Morning Post.

Zeng mengutip sebuah penelitian Italia yang menunjukkan bahwa virus Corona itu 
menyebar di Italia lewat orang tak bergejala, beberapa bulan sebelum dilaporkan 
di Wuhan pada Desember 2019.

Berdasarkan studi National Cancer Institute (INT) kota Milan Italia, COVID-19 
ini sudah menyebar di Italia sejak September 2019. Hal ini menunjukkan COVID-19 
sudah menyebar lebih awal di luar China dari yang diperkirakan sebelumnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan infeksi virus Corona COVID-19 tidak 
diketahui sebelum wabah pertama kali di laporkan di Wuhan, China Tengah pada 
bulan Desember 2019. Sementara itu, pasien COVID-19 pertama Italia terdeteksi 
pada 21 Februari 2020 lalu di sebuah kota kecil dekat Milan, di wilayah utara 
Lombardy.

Namun, temuan terbaru para peneliti Italia, yang diterbitkan oleh majalah 
ilmiah INT Tumori Journal, menunjukkan bahwa 11,6 persen dari 959 sukarelawan 
sehat yang terdaftar dalam uji coba skrining kanker paru antara September 2019 
dan Maret 2020, telah mengembangkan antibodi virus Corona jauh sebelum Februari 
2020.
Baca juga: Waduh! 41 Orang Tertular COVID-19 Usai Pesta Seks Tukar Pasangan

Selanjutnya
Halaman
1
2
3
                       =============


https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5279059/4-negara-ini-dituding-jadi-tempat-asal-usul-covid-19-china-tak-termasuk/2



 Rabu, 02 Des 2020 21:22 WIB

4 Negara Ini Dituding Jadi Tempat Asal-usul COVID-19, China Tak Termasuk

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth

Share 0
Tweet 0
Share 0
1 komentar
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: 
Getty Images/iStockphoto/oonal)

3. India

Sebuah studi juga menyebut India sebagai negara yang diduga sebagai tempat 
pertama kali virus Corona muncul. Studi itu dimuat dalam jurnal medis The 
Lancet berjudul The Early Cryptic Transmission and Evolution of Sars-CoV-2 in 
Human Hosts.

Dalam studi, para peneliti meneliti dan menghitung mutasi jenis virus Corona 
pada 17 negara. Diduga jumlah mutasi Corona yang ditemukan di beberapa negara 
lebih sedikit daripada yang dilaporkan pada sampel pertama di Wuhan.

Dikutip dari Daily Star, para peneliti mengklaim strain atau jenis Corona yang 
paling sedikit bermutasi, ditemukan di delapan negara yaitu Australia, 
Bangladesh, Yunani, AS, Rusia, Italia, India, dan Republik Ceko.

Namun, para peneliti menyebut virus Corona COVID-19 tak bisa 'melompat' ke 
manusia dari semua tempat ini di waktu yang sama. Disimpulkan, wabah COVID-19 
pertama pasti terjadi di wilayah dengan keragaman genetik.

"Tidak ada tempat yang lebih beragam secara genetik selain India dan 
Bangladesh," jelas peneliti.
Baca juga: Naik Hampir Dua Kali Lipat, Ini Daftar 50 Zona Merah COVID-19 di 
Indonesia

Selanjutnya
Halaman
1
2
3
                         ===========


https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5279059/4-negara-ini-dituding-jadi-tempat-asal-usul-covid-19-china-tak-termasuk/3



 Rabu, 02 Des 2020 21:22 WIB

4 Negara Ini Dituding Jadi Tempat Asal-usul COVID-19, China Tak Termasuk

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth

Share 0
Tweet 0
Share 0
1 komentar
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: 
Getty Images/iStockphoto/oonal)

4. Amerika Serikat

Berdasarkan studi terbaru mengungkap bahwa lagi-lagi virus Corona disebut bukan 
berasal dari China. Virus yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China ini 
disebut berasal dari Amerika Serikat (AS).

"Infeksi SARS-CoV-2 mungkin telah ada di AS pada Desember 2019, lebih awal dari 
yang diketahui sebelumnya," kata para penulis studi yang dikutip dari laman 
NPR, Rabu (2/12/2020).

Penemuan ini didapatkan setelah mendapat bukti bahwa terdapat orang-orang yang 
ternyata memiliki antibodi virus Corona COVID-19. Ini diketahui dari Pusat 
Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) yang menganalisis donor darah 
yang dikumpulkan oleh Palang Merah Amerika, dari penduduk di sembilan negara 
bagian.

Mereka menemukan adanya antibodi COVID-19 pada 106 dari 7.389 donor darah yang 
terkumpul antara 13 Desember 2019 sampai 17 Januari 2020. Adanya antibodi 
tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut terpapar virus Corona, dan sistem 
imun tubuhnya memicu respon defensif.

Para peneliti menemukan antibodi virus Corona pada 39 sampel dari California, 
Oregon, dan Washington pada 13-16 Desember. Lalu, mereka juga menemukan 
antibodi pada 67 sampel dari Connecticut, Iowa, Massachusetts, Michigan, Rhode 
Island, dan Wisconsin pada awal Januari sebelum wabah ini menyebar ke berbagai 
negara.



Baca juga: Anies Negatif Saat Swab Antigen Lalu Positif Saat PCR, Bedanya Apa 
Sih?
Halaman
1
2
3
Tampilkan Semua






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20201202172525.9688fcd4e977e995024dfd34%40upcmail.nl.

Reply via email to