Pemerintahnya tidak punya uang. Kalau menurut perhitungan ekonomi jalan tol
diperlukan,
pilihannya apa ngutang dari luar negeri, atau serahkan pada swasta untuk
membeayainya
dan cari utangnya sendiri, atau serahkan pada BUMN yang sanggup teknisnya
dan cari
utangnya. Yang tidak kuat bayar jalan tol, terpaksa lewat jalan lama.
Dulu ada yang memperkirakan kalau pemerintah ngutang untuk membangun
sesuatu yang
hilang dikorupsi lebih dari 50%. Tidak tahu sekarang, apa membaik.

Di sini juga ada korupsi, tetapi mark up gila2an agak sulit, karena orang
bisa lihat tabel harga.
Misalnya orang bikin tembok, 1m2 rata2 harga berapa, orang bisa tahu. Harga
barang pabrik
di Jerman, orang lihat di buku tebal Wer lievert was dll. Mau kurangi
korupsi, harus ada transparantie
harga barang, ongkos kerja, semua terbuka on-line ?

Op zo 28 feb. 2021 om 15:16 schreef BILLY GUNADIE <[email protected]>:

> Tanah sebetulnya milik Rakyat..Jalan investasi kolsborsi pejabat Dan
> investor...?
> Jadi Toll.....Di US begitu ...cari duit...
>
> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> On Sun., Feb. 28, 2021 at 8:54 a.m., kh djie
> <[email protected]> wrote:
> Karena harus bayar lebih dulu untuk jalan bebas hambatan yang dibangun
> itu, diberi nama jalan toll.
> Jalan toll bisa dibangun pemerintah, bisa oleh swasta, dan boleh terima
> penghasilan sampai
> beberapa tahun, baru kemudian jadi free way, tidak usah bayar lagi.
> Kalau tidak mau bayar mesti lewat jalan lama, yang makan waktu lebih lama.
> Kalau jalan bebas hambatan tanpa harus bayar diberi nama free way atau
> express way.
> Umur 21 tahun ke atas, hidup sendiri, dapat uitkering kalau tidak punya
> kerja 70% dari E 1503. 31
> per bulan, yaitu E 1052. 32 per bulan.
> Umur 21 tahun ke atas dengan partner kalau tidak punya kerja dapat E
> 1503.31 per bulan.
> https://www.youngcapital.nl/carriere/werkloosheid
>
>
>
> Op zo 28 feb. 2021 om 13:13 schreef BILLY GUNADIE <[email protected]
> >:
>
> Mr. Djie, wong cilik ga kena pajak, ini bisa salah tafsir.... pemungutan
> liar tetap ada.. antara lain jalan raya Toll..
>
> Pemerinta perlu orang miskin dan bodoh, ibarat piara kerbau, kambing ..
>
> di Holland Pajak tinggi, tetapi jaminan sosial sangat tinggi, setiap warga
> mendapat aminan sosial mulau dari umur 16 (?)... 1500Euro..(?) per bulan..
> ibarat Universal basic income, tidak pandang bulu, baik Cina Belanda,
> Indonesia Belanda juga dapat, keadilan sosial.
>
> Perpajakan di Indonesia hanya memperlihatkan ketololan, kelanjutan sistim
> Kolonial.
> Kenapa tidak memajak upah? Suatu kebodohan pemerintah, seharusnya pajak
> upah digunakan sebagai dana pansiun, yang akan dikelolal untuk
> menghasilakan deviden atau bunga jangka panjang. Sifat manusia the mor you
> make the more you spend, juga terdorong oleh konsumerisasi, dengan
> pemotongan pajak, pemerintah dengan para ahlinya yang akan mengatur
> keuangan rakyat, menghindari keborosan..
>
>
>
>
>
> On Saturday, February 27, 2021, 11:44:48 p.m. EST, kh djie <
> [email protected]> wrote:
>
>
> Wong cilik tidak kena pajak penghasilan :
> https://tirto.id/berapa-gaji-minimum-kena-pajak-pada-2020-ewFk
> Apa di Indonesia ada pajak kekayaan ? Di Belanda 1.2%
> Apa di Indonesia ada pajak warisan? Dengar2 tidak ada. Di Belanda 20%
> kalau ke anak.
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8taviBUcBNNS%3D-2dVVcj2rdO-ET8Vm37wwSiQ_FGTyeWHPag%40mail.gmail.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8taviBUcBNNS%3D-2dVVcj2rdO-ET8Vm37wwSiQ_FGTyeWHPag%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavjvSwrr9y%2B59Yh-a-nALd5UHW5zH26yxL2L0CLGPiGf7A%40mail.gmail.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavjvSwrr9y%2B59Yh-a-nALd5UHW5zH26yxL2L0CLGPiGf7A%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavi9nzN3%3Da4zOYDaL7Ybo2Gjuf7ApECzaXdKbcG4CNCvSA%40mail.gmail.com.

Reply via email to