NKRI = *N*egara *K*oruptor *R*epublik *I*ndonesia jadi tidak perlu diherankan, jika terdapat penyelewangan 97 ribu data (daftar nama orang) fiktif yang "para" fiktif ini terima gaji. Kalau sudah puluhan tahun "para" fiktif ini terima gaji berarti bosnya sudah sangat lumayan kaya raya.
On Mon, May 24, 2021 at 5:37 PM 'j.gedearka' via GELORA45 < [email protected]> wrote: > > > > > https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/407037/bkn-pernah-temukan-97-ribu-data-asn-fiktif-dan-terima-gaji > > > > Senin 24 Mei 2021, 20:48 WIB > > BKN Pernah Temukan 97 Ribu Data ASN Fiktif dan Terima Gaji > > Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum > > BKN Pernah Temukan 97 Ribu Data ASN Fiktif dan Terima Gaji Ilustrasi > Data fiktif BADAN Kepegawaian Negara (BKN) menemukan puluhan ribu data > aparatur sipil negara (ASN) fiktif pada 2014. ASN dalam data fiktif itu > disebut tetap menerima gaji. "Hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data itu > misterius. Dibayarkan gajinya, dibayarkan iuran pensiun, tapi tidak ada > orangnya," kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Kick Off Meeting > Pemutakhiran Data Mandiri ASN dan PPT Non ASN secara virtual, Senin (24/5). > Temuan tersebut berdasarkan pendataan ulang ASN kala itu. Saat itu > dilakukan pendataan secara elektronik dan dilakukan oleh ASN secara > mandiri. "Bukan dilakukan oleh Biro Kepegawaian Sumber Daya Manusia, Badan > Kepegawaian dan Diklat Daerah, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, > Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia," ujar Bima. Baca > juga : Pembobol Bank BNI, Maria Pauline Divonis 18 Tahun Penjara Menurut > Bima, pendataan ulang serupa pernah dilakukan pada 2002. Proses itu masih > dilakukan manual dan masih ditemukan data palsu. "Proses yang mahal dan > lama itu tidak menghasilkan data yang sempurna, masih banyak yang perlu > dimutakhirkan dilengkapi. Bahkan masih banyak juga data-data yang palsu," > terang Bima. Bima meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk > memutakhirkan data pribadi secara mandiri. Pemutakhiran data melalui sistem > aplikasi pelayanan kepegawaian atau My SAPK. "Sistemnya kita ubah, kita > lakukan tidak secara berkala tapi setiap waktu dan dilakukan oleh > masing-masing ASN," ucap Bima. (OL-2) > > Sumber: > https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/407037/bkn-pernah-temukan-97-ribu-data-asn-fiktif-dan-terima-gaji > > > > > > -- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210524173751.ac973e44073f3293132b51d0%40upcmail.nl > . > -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2A10tWmAho%3DHupmmCuAJ_4Jtm0hPJRFsh77iyzFUtVfmQ%40mail.gmail.com.
