Kelas menengah kekurangan, tetapi menurut institut ahli nujum dikatan bahwa
kelas kleptokratik berlimpah-limpah di semua bidang dan tingkat reazim
neo-Mojopahit.

https://www.jawapos.com/ekonomi/01/07/2021/hasil-studi-bank-dunia-indonesia-kekurangan-pekerjaan-kelas-menengah/?page=all


Hasil Studi Bank Dunia: Indonesia Kekurangan Pekerjaan Kelas Menengah

1 Juli 2021, 16:06:26 WIB

*JawaPos.com* – Indonesia kekurangan lapangan pekerjaan untuk kelompok
masyarakat kelas menengah alias *middle-class job*. Demikian hasil studi
Bank Dunia (World Bank) yang disampaikan Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk
Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen Rabu (30/6).

Jika ingin naik kelas menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045,
Indonesia perlu menciptakan lebih banyak *middle-class job*. Jenis
pekerjaan itu memungkinkan setiap rumah tangga menjalani kehidupan kelas
menengah.

“Perlu diciptakan lingkungan yang mendukung pekerjaan kelas menengah dapat
tumbuh dan berkembang. Pemerintah Indonesia memahami hal ini dan mengambil
langkah-langkah untuk mewujudkannya,” ujar Satu.

Sejak 2009 hingga 2019, Indonesia mencetak rata-rata 2,4 juta pekerjaan
baru setiap tahun. Pada 2019, angka pengangguran mencapai titik paling
rendah dalam dua dekade terakhir. Yakni, sekitar 5,2 persen.

00:12 / 00:20

“Penciptaan lapangan kerja pada skala tersebut berkontribusi pada
pertumbuhan ekonomi dan berhasil mengentaskan rakyat dari kemiskinan,”
jelas Satu.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
menyatakan bahwa pemerintah memprioritaskan penciptaan lapangan pekerjaan
yang berkualitas. Tentu dengan mempertimbangkan produktivitas yang tinggi
dan upah yang lebih baik.

Airlangga menyebut Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja sebagai upaya
untuk mewujudkan Indonesia adil dan sejahtera pada 2045. Itulah reformasi
struktural untuk mempercepat investasi dan penciptaan lapangan kerja.

“Ini masa yang sangat penting untuk memulihkan Indonesia dari dampak
ekonomi akibat pandemi,” katanya.

Bank Dunia mencatat, dari sekitar 85 juta warga Indonesia yang
berpenghasilan, hanya sekitar 15,4 persen yang mendapatkan penghasilan
kelas menengah. Sementara, 7 persen dari 49 juta tenaga kerja mendapatkan
upah setara kelas menengah.

Kelompok itu juga menikmati manfaat sosial secara utuh dan memiliki status
sebagai pegawai tetap. Kemarin Chatib Basri yang menjabat menteri keuangan
periode 2013–2014 menyatakan, upaya pemerintah sudah cukup baik. Namun, dia
menyarankan pendekatan yang benar dalam pengambilan keputusan.

Kebijakan yang pemerintah buat seyogianya memiliki terobosan yang bisa
dirasakan seluruh lapisan masyarakat. “Sering saya katakan, kalau situasi
dan kondisi serta institusinya masih di *Jurassic Park*, jangan datang
dengan rekomendasi kebijakan ala *Star Wars*. Kita harus realistis,” tutur
Chatib.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (dee/c14/hep)


Berita Menarik Lainnya
PPKM Darurat, Pelatnas untuk Olimpiade Tokyo Tetap Jalan
<https://www.jawapos.com/sports/01/07/2021/ppkm-darurat-pelatnas-untuk-olimpiade-tokyo-tetap-jalan/>
Ketua
Komisi I DPR Minta TNI All Out dukung PPKM Darurat
<https://www.jawapos.com/nasional/politik/01/07/2021/ketua-komisi-i-dpr-minta-tni-all-out-dukung-ppkm-darurat/>
PPKM
Darurat, Kartu Vaksin Jadi Syarat Perjalanan Jarak Jauh
<https://www.jawapos.com/nasional/01/07/2021/ppkm-darurat-kartu-vaksin-jadi-syarat-perjalanan-jarak-jauh/>
Jokowi
Akhirnya Tarik Rem Darurat, Gus AMI: Tidak Ada Kata Terlambat
<https://www.jawapos.com/nasional/01/07/2021/jokowi-akhirnya-tarik-rem-darurat-gus-ami-tidak-ada-kata-terlambat/>
PKS:
Pak Luhut Ini Keren di Mata Pak Jokowi, Wajar Nyebar 4L
<https://www.jawapos.com/nasional/01/07/2021/pks-pak-luhut-ini-keren-di-mata-pak-jokowi-wajar-nyebar-4l/>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CeeBfE%2B-tQbNU-g5RsWtFuEX%2B3NBKzmQ8as3RKsZoXMA%40mail.gmail.com.

Reply via email to