https://www.antaranews.com/berita/2243186/ykan-mengajak-masyarakat-dukung-misi-melestarikan-mangrove



YKAN mengajak masyarakat dukung misi melestarikan mangrove

Kamis, 1 Juli 2021 20:04 WIB

Associate Director of Development Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Dino 
Prayoga berbicara dalam acara Mangrove Family Day, di Jakarta, Kamis 
(1/7/2021). (FOTO ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Kita bisa bergerak bersama karena dari 3,3 juta lahan mangrove Indonesia itu 
ternyata terindikasi 20 persennya sudah kondisi buruk. Artinya, kita sudah 
bicara 660 ribu hektare mangrove yang sudah rusak dan harus direstorasi
Jakarta (ANTARA) - Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) mengajak masyarakat 
untuk melakukan misi melestarikan mangrove untuk menumbuhkan kepedulian dan 
kecintaan terhadap kelestarian lingkungan dan mangrove.

"Kenapa misi lestari kita rancang sedemikian rupa supaya mengajarkan semua 
pemangku kepentingan siapapun yang mau terlibat dari sisi individu atau 
keluarga untuk kita bisa bergerak bersama karena dari 3,3 juta lahan mangrove 
Indonesia itu ternyata terindikasi 20 persennya sudah kondisi buruk. Artinya, 
kita sudah bicara 660 ribu hektare mangrove yang sudah rusak dan harus 
direstorasi," kata Associate Director of Development YKAN Dino Prayoga dalam 
acara Mangrove Family Day, di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan untuk memulihkan mangrove yang sudah rusak tersebut, maka 
pemerintah membutuhkan waktu dan juga dana yang besar. Untuk itu, peran 
masyarakat dan swasta sangat penting untuk mendukung upaya restorasi dan 
konservasi mangrove, misalnya dapat berdonasi untuk proyek pemulihan mangrove.

Disebutkannya bahwa misi lestari merupakan aksi kolaboratif untuk melestarikan 
bumi yang dikemas dalam empat misi, yakni "educate" dengan melakukan posting 
foto dengan twibbon di media sosial di Instagram, environment dengan menanam 
bibit pohon, entertain dengan lari atau jalan minimal lima kilometer, dan 
engage dengan menggalang dana untuk alam.

"Kita mengajak masyarakat untuk menjaga merawat dan mengerti kenapa mangrove 
itu penting," katanya.

Misi Lestari itu pertama kali dilakukan pada 2021 dan diharapkan dapat diikuti 
oleh banyak pihak untuk berkontribusi pada edukasi dan upaya terkait 
pelestarian mangrove di Indonesia.

"Pendekatan kita harus kolaboratif bukan hanya dari kami saja tapi juga dari 
teman-teman di luar sana yang peduli soal mangrove bagaimana kita bisa menjaga 
merawat kita bisa lebih peduli sama lingkungan di Indonesia sendiri dan juga 
peran swasta seperti Blibli dan semua pemangku kepentingan yang bisa ikutan di 
sini," kata Dino Prayoga.

YKAN berkolaborasi dengan Blibli untuk melakukan Misi Lestari itu.

Senior Merchandising Manager Blibli Franky Oberto mengatakan Blibli mendukung 
program Misi Lestari melalui penjualan tiket virtual dan juga voucher donasi 
melestarikan hutan mangrove.

Dia mengatakan Blibli juga memiliki program cinta bumi dengan mengajak 
pelanggan untuk ikut melestarikan lingkungan salah satunya dengan mempraktikkan 
daur ulang.

"Kalau habis belanja dapat packaging belanja, packaging belanja langsung 
dikembalikan ke kurir kami untuk didaurulang berikutnya," demikian Franky 
Oberto.

Baca juga: YKAN sebut pelestarian mangrove perlu dimulai sejak dini dari 
keluarga

Baca juga: YKAN dan BKSDA Jakarta kolaborasi rehabilitasi mangrove SM Muara Anke

Baca juga: Peneliti jelaskan dampak rusaknya mangrove untuk emisi karbon

Baca juga: BKSDA DKI Jakarta dan YKAN gelar mangrove volunteers di Muara Angke
 

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

    TAGS:
    Yayasan Konservasi Alam Nusantara
    pelestarian mangrove
    mangrove lestari








-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210701193330.be94c24e77b32ee0d7d20274%40upcmail.nl.

Reply via email to