https://mediaindonesia.com/opini/415580/peran-media-massa-dalam-pembangunan-pertanian
Kamis 01 Juli 2021, 05:00 WIB
Peran Media Massa dalam Pembangunan Pertanian
Dian Woro Utami Pranata Humas Ahli Muda Kementerian Pertanian | Opini
Peran Media Massa dalam Pembangunan Pertanian MI/Duta Ilustrasi MI DALAM
upaya mendukung pembangunan pertanian, peran media massa penting sebagai alat
yang ampuh dalam komunikasi publik, terutama memberikan informasi penting
kepada masyarakat. Dengan pemberitaan yang dikemas wartawan dan disebarluaskan
melalui media, masyarakat akan mengetahui kegiatan apa yang sedang dan akan
dilakukan institusi. Melalui pemberitaan yang objektif, komprehensif, dan apa
adanya, masyarakat akan mengetahui sejauh mana kegiatan dilakukan. Apakah suatu
program berhasil dan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani
atau program tersebut mendapat kendala di lapangan sehingga perlu penanganan
serius untuk mengatasinya. Semua itu hanya bisa terinformasikan dan diketahui
publik berkat adanya media yang memberitakannya. Mengingat begitu strategisnya
peran media dalam penyebarluasan informasi pembangunan pertanian dan ketahanan
pangan, baik dalam upaya pembangunan ekonomi, pemenuhan kebutuhan pangan
masyarakat, maupun peningkatan kesejahteraan petani serta pelaku usaha lainnya,
upaya dalam memasifkan kegiatan pertanian melalui media massa perlu terus
ditingkatkan. Tanpa adanya publikasi dan informasi yang masif dan dilakukan
terus-menerus, masyarakat tidak mengetahui apa saja yang sedang dan akan
dilakukan pemerintah. Melalui publikasi di media massa, masyarakat, khususnya
yang terkait dengan masalah pertanian, akan mengapresiasi, mendukung, dan
mendorong keberhasilan program yang dilaksanakan. Sebaliknya, tanpa adanya
informasi yang disebarluaskan, masyarakat tidak mengetahui apa yang dikerjakan
suatu instansi sehingga tidak bisa mendukung program yang dilaksanakan.
Mengingat pentingnya penyebarluasan informasi pembangunan pertanian dan
ketahanan pangan bagi insan yang berkecimpung di dunia publikasi dan informasi,
terutama pejabat atau petugas hubungan masyarakat (humas), sangat penting
melibatkan dan memanfaatkan media massa, dan media sosial dalam menyukseskan
program yang dilaksanakan lembaga tempat ia berkiprah. Mengemas informasi dan
memublikasikan Salah satu syarat agar publikasi suatu kegiatan bisa dilakukan
dengan baik ialah setiap pengelola kehumasan harus pandai mengemas informasi
pertanian menjadi tulisan yang layak untuk dipublikasikan di media, baik itu
media cetak, media online, maupun media sosial. Selain keterampilan dan
pengetahuan komunikasi jurnalistik, pengelola kehumasan harus mengetahui
program kerja Kementerian Pertanian atau di unit kerjanya. Juga, mengenal
karakteristik media dan mampu menjalin kerja sama yang baik dengan para mitra
kerja, terutama media massa. Beberapa hal penting yang dapat dilakukan
pengelola kehumasan ialah sebagai berikut. Pertama, ketahui dan pahami program
kerja instansi. Ini merupakan syarat mutlak yang harus dikuasai mereka yang
bekerja di bidang publikasi atau hubungan masyarakat. Tanpa mengetahui program
dan kegiatan yang dilakukan instansinya, akan sulit bagi seorang pekerja
informasi membuat artikel/tulisan dengan baik dan layak untuk dipublikasikan.
Untuk itu, terlibat aktif dalam suatu diskusi, mengikuti sosialisasi tentang
program, membaca pedoman/petunjuk suatu kegiatan, serta melihat langsung ke
lapangan ialah hal yang mutlak dilakukan. Kedua, pelajari cara menulis berita
dan artikel. Menulis berita atau artikel merupakan persyaratan wajib yang harus
dikuasai mereka yang berkecimpung dalam dunia komunikasi massa atau kehumasan.
Pengetahuan dan keterampilan menulis saat ini sudah sangat mudah diperoleh dan
dipelajari. Melalui kemauan untuk belajar dan terus berlatih, lambat laun
kemampuan menulis akan semakin meningkat sehingga nantinya menulis menjadi
pekerjaan yang menyenangkan serta tidak hanya menjadi beban. Ketiga, mengenal
berbagai kanal media. Seorang pekerja kehumasan harus mengetahui berbagai media
yang ada dan terus berkembang saat ini. Dahulu media yang populer hanya media
cetak dan elektronik. Saat ini, kanal berkembang dengan adanya media online dan
juga media sosial. Setiap media memiliki keunggulan dan kekurangan serta
karakteristik tersendiri maka pekerja kehumasan perlu memahami setiap media
tersebut agar dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam penyebarluasan
informasi. Keempat, membangun jejaring dengan media. Menjaga hubungan secara
konsisten dengan media diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan sehingga
membuka peluang lebih besar mendapat akses publik melalui media yang mereka
miliki. Kelima, dapat beradaptasi dengan siapa saja. Kemampuan beradaptasi
penting dimiliki dengan mengasah kemampuan komunikasi, menjadi pendengar yang
baik agar mendapatkan informasi serta menambah wawasan. Melalui berbagai upaya
yang dilakukan di atas, para pekerja informasi, khususnya petugas humas,
diharapkan mampu memanfaatkan media massa sebagai mitra kerja mereka dalam
menyebarluaskan kegiatan program pembangunan pertanian dan ketahanan pangan
demi maju dan jayanya pertanian dan petani di Tanah Air. TAGS: # Pertanian
# Media Massa
Sumber:
https://mediaindonesia.com/opini/415580/peran-media-massa-dalam-pembangunan-pertanian
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210701194307.e53f0d9eac86c33e4a7f9f3f%40upcmail.nl.