Kalau kumis kucing herba mujarab hancurkan batu ginjal. Op zo 4 jul. 2021 om 23:27 schreef Sunny ambon <[email protected]>:
> Dahlan lupa atau tidak tahu bahwa Veneuela diboikota oleh tetangganya di > utara., uangnya dibank disita, emas di bank Inggris disita. Tentangga yang > kuat mengangkat presidennya.Beberapa waktu lalu dikirim saboteur yang > ditangkap oleh tentara Venezuela > (*https://www.youtube.com/results?search_query=mercenaries+arrested+in+venezuela > <https://www.youtube.com/results?search_query=mercenaries+arrested+in+venezuela>* > ) > > On Sat, Jul 3, 2021 at 9:55 AM 'Tatiana Lukman' via GELORA45 < > [email protected]> wrote: > >> Orang seperti inilah yang jadi sahabat setia Tiongkok >> kapitalis/imperialis. Sombong banget tapi otaknya kosong!! Sok tahu tentang >> sosialisme, berani menghakimi Korut dan Kuba…justru dua negeri yang >> diblokade imperialis AS selama puluhan tahun!!! Bagi dia Kuba gagal, lantas >> bagaimana negeri yang gagal, tapi mampu bikin berbagai macam vaksin, mampu >> mendidik bukan saja warganya tapi juga warga asing, tanpa bayar satu >> senpun!! Sahabat macam beginilah yang disebar luaskan oleh antek remo!! >> Tidak mengherankan!! >> >> >> >> Sent from Mail <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for >> Windows 10 >> >> >> >> *From: *Chan CT <[email protected]> >> *Sent: *Thursday, July 1, 2021 2:52 PM >> *To: *GELORA45_In <[email protected]> >> *Subject: *[GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing >> >> >> >> https://www.jpnn.com/news/komunis-kucing >> >> >> >> *Komunis Kucing* >> >> 30 June 2021 >> >> Oleh : *Dahlan Iskan* >> >> [image: Growing 20 Percent – Dahlan Iskan JPNN.com – Netral.News]Dahlan >> Iskan di Xinjiang >> >> >> >> NEGARA yang tergolong paling gagal di dunia adalah negara komunis: Kuba, >> Venezuela, Korea Utara. Negara yang paling berhasil di dunia sekarang ini >> adalah negara komunis: Tiongkok. Negara yang majunya biasa-biasa saja juga >> negara komunis: Vietnam dan Kamboja. >> >> >> >> Di luar komunis banyak juga negara yang berhasil, yang biasa-biasa saja, >> dan yang tidak berhasil. Keberhasilan Tiongkok itulah yang dirayakan >> besar-besaran tanggal 1 Juli besok –tepat 100 tahun Partai Komunis Tiongkok. >> >> >> >> Perayaannya sudah dilakukan sejak seminggu lalu. Di semua kota, di malam >> hari, mirip kota borjuis: gemerlap diguyur cahaya. Itulah komunisme >> Tiongkok: musuh ideologinya justru menjadi salah satu pilar ideologinya. >> >> >> >> Bisnis –musuh utama komunisme di masa silam– telah menjadi salah satu >> dari empat sokoguru komunisme Tiongkok. Buruh –satu-satunya sokoguru di >> masa awal komunisme– tetap menjadi salah satu sokoguru. Tapi sudah ditambah >> sokoguru baru: petani. Belakangan ditambah pengusaha. Terakhir, 10 tahun >> lalu, ditambah ilmu pengetahuan. >> >> >> >> Saya sendiri bingung: kalau sokogurunya buruh, tani, pengusaha, dan ilmu >> pengetahuan, mengapa masih disebut komunis. >> >> >> >> "Tidak peduli kucing itu hitam atau putih. Yang penting bisa menangkap >> tikus." >> >> >> >> "Menjadi kaya itu mulia." >> >> >> >> Dua prinsip Deng Xiaoping itulah yang pada dasarnya ideologi baru Komunis >> Tiongkok. Pendiri komunis, Karl Mark, bisa bangun dari kuburnya kalau ada >> yang yang bisa mengunggah dua kalimat itu ke Twitter di alam kubur. >> >> >> >> Kucing tidak peduli warna itulah yang bisa membuat Tiongkok seperti >> sekarang. Mereka pun bisa merayakan 100 tahun Partai Komunis Tiongkok >> dengan raihan prestasi besar. Itu inspirasi yang baik untuk panitia 100 >> Tahun Kemerdekaan Indonesia, 2045. >> >> >> >> Memang, apa pun yang ''ter'' kini ada di Tiongkok: Yang tercepat >> memberantas kemiskinan, tercepat pertumbuhan ekonomi, terbanyak jalan tol, >> terbanyak kereta cepat, terbanyak bandara baru, dan apa saja. Sampai ke >> kemampuannya mendarat di bulan dan bahkan di planet Mars. >> >> >> >> >> >> Semua itu sudah banyak diceritakan. Saya hanya akan memaparkan satu ini: >> Bagaimana di Tiongkok satu sungai saja –hanya satu sungai– bisa >> menghasilkan listrik 47.000 MW. Itu sudah sama dengan jumlah seluruh >> listrik di seluruh negara Republik Indonesia. >> >> >> >> Di sungai itu, di sungai yang sama, masih akan dibangun lagi banyak >> bendungan. Yang masih akan menghasilkan listrik 25.000 MW. Tambahannya itu >> saja cukup untuk melistriki seluruh pulau Jawa. >> >> >> >> Memang di sepanjang sungai itu akan ada 25 bendungan. Separonya sudah >> selesai dikerjakan. Tidak ada bendungan yang tidak menghasilkan listrik. >> Ada yang menghasilkan 16.000 MW ada yang hanya 500 MW. >> >> >> >> Nama sungai itu: Jinsha. Artinya pasir emas. Lokasinya: Provinsi Sichuan >> bagian selatan. Dekat perbatasan dengan provinsi Yunnan. Tentu saya pernah >> melewati sungai ini: saat jalan darat membelah pegunungan dari Chengdu ke >> Kunming. Jauh sekali. Harus bermalam di kota kecil di atas pegunungan. Hulu >> paling jauh sungai Jinsha ada di Provinsi Qinghai. Dekat Tibet. >> >> >> >> >> >> Muaranya: di sungai Changjiang (d/h Yangtze). Dengan demikian sungai >> Jinsha itu pada dasarnya masih tergolong anak sungai Changjiang. Di >> Changjiang sendiri, dekat Chongqing, dibangun satu dam raksasa. Lebih dekat >> ke kota Xichang. Terbesar di dunia. Kelihatan dari bulan. Itulah Dam Tiga >> Ngarai. Yang satu dam ini saja bisa menghasilkan listrik 28.000 MW. Sama >> dengan listrik se pulau Jawa. >> >> >> >> Bandingkan dengan dam terbesar di Amerika Serikat, Grand Coulee, yang >> menghasilkan listrik 6.800 MW. Itulah Dam di sungai Kolumbia di negara >> bagian Washington. Produksi listriknya hanya seperempat Tiga Ngarai. >> >> >> >> Peringatan 100 tahun Komunis Tiongkok tahun ini ditandai –salah satunya– >> dengan peresmian dam terbaru di sungai Jinsha itu. Kapasitasnya terbesar >> kedua setelah Tiga Ngarai. Tapi ada unsur yang dam ini mengalahkan Tiga >> Ngarai: ukuran turbinnya. Bikin rekor tersendiri: tiap satu turbin bisa >> menghasilkan 1.000 MW. >> >> >> >> Belum ada di dunia ini ukuran turbin air segajah itu. Berarti ada 16 >> turbin sebesar itu di satu bendungan ini. Hayo, siapa yang akan bisa >> mengalahkannya. Pun Amerika. Saya pernah ke bendungan Tiga Ngarai. Dua >> kali. Saat lagi dikerjakan dan saat sudah selesai. Saya juga sudah ke >> beberapa bendungan lainnya. Tapi belum ke yang terbaru di sungai Jinsha itu. >> >> >> >> Membayangkannya saja sudah seperti kena Covid: bagaimana satu turbin air >> menghasilkan 1000 MW listrik. Untung Kuba masih miskin sekali. Dan >> Venezuela masih kacau sekali. Kalau tidak, orang yang anti komunis seperti >> saya, bisa kehabisan bahan untuk menjelekkan komunis. (Dahlan Iskan) >> >> -- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi >> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7CFBF45AAD6F43D699240A17F74B7797%40A10Live >> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7CFBF45AAD6F43D699240A17F74B7797%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer> >> . >> >> >> >> -- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi >> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/60e017ec.1c69fb81.6e0db.9a1bSMTPIN_ADDED_MISSING%40gmr-mx.google.com >> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/60e017ec.1c69fb81.6e0db.9a1bSMTPIN_ADDED_MISSING%40gmr-mx.google.com?utm_medium=email&utm_source=footer> >> . >> > -- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2An-Kyn-F7ao-CpayhFmzZ8xdHEhCfKnfJ9WN7Kq5nBHQ%40mail.gmail.com > <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2An-Kyn-F7ao-CpayhFmzZ8xdHEhCfKnfJ9WN7Kq5nBHQ%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer> > . > -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavhHRjUAzUE31LnEHmDhbM%3DWMs4x6RDGvGGsdmti2ja4uw%40mail.gmail.com.
