Ini jawaban Duterte yang menarik, ... kiriman dari WA! Sebenarnya saja, masalah utama yang perlu dijawab lebih dahulu “Apakah benar RRT hendak menindas dan menguasai negara lain, sebagaimana AS?” Kenyataan tidak begitu! Bukankah RRT dengan “OBOR” (One Belt, One Road) menjalankan prinsip Bekerja bersama, maju bersama, untung bersama dan menang bersama, ... kenapa hubungan bilatreral harus dibuat tegang dan melawannya dengan membeli senjata sebanyak-banyaknya dari AS??? Dan betul, berapa banyak senjata dibeli juga tidak mungkin mengalahkan kekuatan RRT yang sudah begitu besar! Kenapa tidak jalankan saja kerjasama dengan pembagian 40% - 60%, dengan demikian tercapai untung bersama dan menang berssama, ...! Dan yang PASTI dengan demikian tidak termakan hasutan AS untuk membeli senjata sebanyak-banyaknya yang hanya menguntungkan AS saja!
Presiden Filipina Duterte menjawab pertanyaan konyol dari seorg reporter wanita asal Taiwan, *cukup lucu...* pd konferensi pers di Filipina..... *Bagaimana anda menangani hubungan bilateral dengan China?* Du: Bagaimanapun, itu tidak akan seperti presiden wanita Anda. Wartawan wanita: Apa yang Anda maksudkan? Du: Bisakah Taiwan membeli lebih banyak senjata AS untuk mengalahkan China? Wartawan wanita: Presiden, tolong diperjelas jwbn anda. Du: Apakah Anda sudah menikah? Apakah kamu mempunyai suami? Wartawan wanita: Saya sudah menikah dan saya punya suami. Du: Bisakah kamu memukuli suamimu? Wartawan wanita: Gk bisa dikalahkan. (Hadirin pd tertawa). Du: Pernahkah Anda berpikir untuk membeli pisau? Apakah Anda cukup berani untuk melawan suami Anda? Wartawan wanita: Tentu saja tidak, karena dia tidak bisa di"intimidasi" dengan pisau. Du: Itu benar, Amerika mengatakan mereka akan menjual senjata kepada saya. Hanya dengan cara itu, Filipina bisa dilindungi. Gulingkn saja Presiden AS itu. Bisakah saya kalahkan China setelah membeli senjata Amerika? Sekarang China bekerjasama dengan kami di bidang pembangunan infrastruktur, dgn pembagian keuntungan *40% - 60%.* Filipina jelas menghemat uang untuk belanja senjata, dan malah bisa menikmati keuntungan dgn berbagai jenis infrastruktur. Ini penawaran yg sangat bagus, sehingga hanya orang/negara bodohlah yg ingin beli senjata dr Amerika. Wartawan wanita: Tapi menurut Presiden kami, ibu Tsai... itu tidak bijak. Du: Itu karena dia belum pernah menikah. Dia tidak tahu bagaimana rasanya jk dipukuli. (Hadirin pd ketawa ter-bahak²). Hahaha....!!! Ini mungkin wawancara resmi yg paling lucu di tahun 2021! Sgralah ketawa sblum dilarang, yg mana jelas akan menyehatkn dn membuat diri anda 10 thn lbh muda.🤣🤣 -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1ABCBFF10407468F8BFF9BD06694ABC6%40A10Live.
