Hehehee, ... ini nenek sudah ngamuk belingsatan entah apa yang dihajar dan 
digempur lagi! Kalau saja RRT bukan kapitralisme negara, dimana kendali ekonomi 
masih dipegang kuat-kuat oleh Negara/PKT, bagaimana mungkin masih berkemampuan 
menggerakkan, memobilisasi tiga puluhan kapitalis-kapitalis terlibat dalam 
usaha mengentaskan lebih 99 juta dalam waktu hampir 9 tahun terakhir ini? 
Bagaimana pula mungkin masih membatalkan IPO Semut/Alibaba dan kemarin 
membatalkan IPO DiDi di AS, ...! 

Kapitalis-kapitalis besar yang menjurus MONOPOLY dan membahayakan Pemerintah? 
Tentu tidak sepenuhnya benar, artinya bukan hanya karena besarnya saja. 
Bagaimanapun juga monopoli usaha harus dihindari, yang harus diutamakan adalah 
kebersamaan, maju dan untung bersama, itulah prinsip yang nampak dipegang RRT! 
Disamping itu, nampak yang lebih UTAMA dikehendaki pemerintah Tiongkok, 
melembung besarnya satu usaha kalau meledak, jangan sampai merugikan banyak 
rakyat, ...! Itulah permainan Jacak Ma menggunakan celah-celah kemajuan 
teknologi meraih keuntungan sebesar-besarnya tanpa pedulikan apa yang terjadi 
kalau saham berbalik arus dicabut, sedang kredit yang dikucurkan macet, ...! 
Begitulah IPO Semut dihentikan sementara, dan Jack Ma dituntut memasukkan modal 
lebih besar untuk tanggungan kredit yang telah dikucurkan dan usaha pengucuran 
kredit tanpa agunan harus masuk menjadi tanggungan bank.

IPO DiDi di AS lain lagi. Dan aneh kalau diperhatikan, AS yang mengambil 
kebijakan memblokade usaha Tiongkok, justru kali ini yang gencar dan aktif 
menghendaki DiDi masuk pasar saham AS, kenapa? Rupanya pihak pemerintah 
Tiongkok sebelum DiDi mengajukan permohonan IPO di AS, sudah menuntut DiDi 
lebih dahulu menyelesaikan masalah data privasi demi keamanan negara! Ternyata 
tidak bisa dikerjakan, sedang AS menghendaki data itu, ...!

Ayooo, ... cobalah bilang kalau Tiongkok tidak menggunakan kapitalisme negara 
dengan apa menghadapi negara-negara kapitalis yang masih begitu kuat didunia 
ini? Bisa dilawan dengan BUMN-BUMN saja? Bukankah PKUS akhirnya terbukti GAGAL 
dan dikalahkan dalam bersaing dengan negara-negara kapitalis? Tanpa satu peluru 
diletuppkan sudah ambruk dengan sendirinya, ....! Dicampakkan oleh rakyatnya 
sendiri dan sekarang PKUS belum juga bisa bangun lagi! Tunggu Lenin bangun dan 
hidup kembali dari liang kubur??? Dunia sudah berubah, apa yang diagung-agung 
kan dari Partai tipe Lenin bahkan jalan Lenin itu sudah tidak akan balik dan 
terjadi lagi,...! Sebaliknya PKT yang sudah menunjukkan keberhasilan maju 
menjadi pesaing berat AS, masih juga dihitamkan dengan segala makian! 

Ooouh, hidup bermimpi indah dalam tempurung saja!



From: Tatiana Lukman 
Sent: Tuesday, July 13, 2021 1:20 AM
To: Chan CT ; GELORA45_In 
Subject: RE: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

Lagi-lagi menunjukkan kegoblokan dan kemunafikannya sendiri. Bukan kapitalisme 
negara yang diterapkan Xi jin Ping, tapi KAPITALISME MONOPOLI!! BUKAN 
MENGENDALIKAN PARA KAPITALIS, YANG DILAKUKAN KAISAR XI ADALAH 
MENINDAS/MENGHILANGKAN SECARA PAKSA LKAUM KAPITALIS YANG DIANGGAP  SUDAH 
TERLALU BESAR DAN MEMBAHAYAKAN MONOPOLINYA DAN KARENA BERANI MENGKRITIK 
KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN KAISARNYA !!!!

 

Sent from Mail for Windows 10

 

From: Chan CT
Sent: Saturday, July 10, 2021 1:43 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Sadarlah dijaman masyarakat kapitalisme yang harus kita lalui sekarang ini, 
hanya “kapitalisme Negara” lah yang bisa dan mampu mengalahkan kapitalisme! 
Begitulah imperialisme AS selalu mengutuk RRT yang telah menjadi kapitalis 
negara, yang terlalu kuat dan tidak bisa dilawan kapitalis-kapitalis 
perseorangan itu!

 

Bukankah pemerintrah Tiongkok selama ini juga telah membuktikan kemampuan 
mengendalikan kapitalis-kapitalis besar yang sudah menjurus monopoli dan 
mengancam merugikan kepentingan rakyat banyak, seperti Jack Ma dengan Alibaba 
dan Semut nya itu! Artinya Xi Jinping yang tetap pegang kendali ekonomi 
nasional, dan TIDAK melupakan ajaran Lenin, Mao menjalankan kapitalisme Negara 
untuk melawan imperialisme!

 

Dan saya yakin masalah-masalah pemerasan berlebih pada buruh, seperti pekerja 
delivery, pertambangan juga akan teratasi dengan baik sesuai ketentuan yang 
berlaku! Dalam usaha menciptakan masyarakat adil dan makmur!

 

 

 

From: 'Tatiana Lukman' via GELORA45 

Sent: Friday, July 9, 2021 4:22 PM

To: Chan CT ; GELORA45_In 

Subject: RE: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Lha salah ngitung  dijadikan soal untuk menyerang pribadi… 54 tahun atau 45 
tahun, toh buat agen remo tidak penting  dan tidak ada beda soal lamanya… Yang 
diukur soal kemakmuran.. Kenapa agen remo tidak jawab soal kesenjangan, soal 
600 ratus lebih multibilyuner dan beberapa ribu milyuner!!!! Jawab 10 juta 
buruh Delivery yang hidup montang manting.. Jawab ini!! Jawab lagi 6 juta 
penderita penyakit yang ditimbulkan pembangunan!! Kemakmuran dibayar dengan 
penyakit??? Makmur, neneklu!!!

Siapa yang pikun dan munafik di sini..Kalau perlu Mao dan Lenin ditunjuk 
sebagai contoh.. Tapi kalua tak menguntungkan, dilupakan atau dihujat. Otaknya 
nggak jalan, menyamakan kapitalisme negara yang bersifat sementara dengan 
kapitalisme monopoli Xi Jinping!!! Kalau mau konsekwen mengutip Lenin dan Mao, 
jangan lupa ajaran Lenin tentang imperialisme!!! Export capital: ciri pertama 
sdh dipenuhi oleh Cina…Imperialisme adalah kapitalisme monopoli…coba lihat PKT 
dan negara menguasai capital finansial (capital industry dan capital 
bank)…Kenapa banyak kapitalis besar “hilang” di China??? Karena mereka sudah 
membahayakan monopoli PKT dan Negara.. Jack Ma korban yang diketahui banyak 
orang… Agresi militer juga sdh dipenuhi oleh imperialisme cina: Vietnam, basis 
militer Jibouti, perampasan Laut Cina Selatan, merampok ikan di daerah lautan 
negeri orang lain sampai ke lautan yang menjadi daerah dilindungi di Ecuador!! 
Koloni Cina tumbuh subur di mana-mana… di Laos, Cambodia, negeri-negeri Afrika… 

Menjarah sumber kekayaan alam negeri orang lain, jelas di mana-mana!!! Menuntut 
ruang pengaruh di dunia karena sdh merasa kuat dan besar, sudah menjadi GAJAH, 
MAKANYA MERASA PUNYA HAK UNTUK MENGUASAI DAERAH DI BAWAH PENGARUHNYA MELALUI 
OBOR!!! MAU BUKTI APA LAGI SEBAGAI NEGARA KAPTALIS MONOPOLI DAN IMPERIALIS?????

 

Sent from Mail for Windows 10

 

From: Chan CT
Sent: Friday, July 9, 2021 5:03 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Nampaknya nenek dalam tempurung yang satu ini jalan pikiran sudah mulai 
ngacooo, ... menghitung saja salah! Dari tahun 1976 sampai sekarang , ... 54 
TAHUN!!!! Ooouh, kasihaaan, ... sudah mulai pikun dini???

 

Periode kapitalis negara tidak seharusnya dihitung dalam tahunan, bahkan 
puluhan tahun! Yang jauh lebih penting adalah tingkat kemakmuran masyarakat! 
Sosialisme itu BUKAN meratakan kemiskinan, ... tapi, meratakan kemakmuran! 
Kemiskinan bukan sosialisme! Sosialisme adalah perkembangan masyarakat 
kapitalisme tingkat tinggi. Jadi, kalau kapitalis baru saja tumbuh berkembang 
dan masih ditingkat rendah, TIDAK MUNGKIN memasuki sosialisme, ... kembangkan 
dan doronglah masyarakat itu sampai makmur lebih dahulu baru meratakan 
kemakmuran yang sudah dicapai!

 

Nampaknya periode perjuangan PKT sekarang ini, sejak tahun 2008 menetapkan 
TUGAS UTAMA didesa terbelakang, konkritnya tahun 2012 , Kongres-18 
menyelesaikan tugas membebaskan lebih 99 juta warga dari kemiskinan-absolut 
sudah mulai memasuki periode KEADILAN, dengan menyelesaikan tugas mengentaskan 
kemiskinan absolut didesa-desa terbelakang. Dan dengan target 100 tahun 
berikut, ditegakkan RRT 2049, mencapai Tiongkok yang makmur dan kuat!

 

Jelas kapitalis yang tumbuh berkembang dsibawah kendali pemerintah yang 
berkuasa, ... BUKAN sebaliknya! Pemerintah Tiongkok telah membuktikan kemampuan 
untuk lebih memprioritaskan kepentingan dan keselamatan RAKYAT BANYAK! Bukan 
lebih utamakan kepentingan segelintir kapitalis, sebaliknya berhasil 
memobilisasi dan melibatkan tidak sedikit kapitalis dalam usaha membebaskan 
kemiskinan didesa-desa terbelakang, ...

 

Mengurangi kesenjangan sosial, tidak mesti membasmi kapitalis yang sudah kaya, 
dengan kata lain melorot yang sudah kaya menjadi miskin! Tapi, menggunakan yang 
sudah kaya untuk menarik kesejahateraan rakyat yang miskin, lebih dahulu 
membebaskan seluruh rakyat dari kemiskinan-absolut. Berusaha menarik yang 
miskin sedikit sejahtera dan nanti sampai tingkat makmur juga, ... Jadi, 
terbalik dengan pemikiran semula, mencabut hak-milik kapitalis-kapitalis dan 
membuat mereka juga menjadi proletariat yang tidak punya apa-apa. Menjadi 
sama-sama MISKIN! Sedang yang dijalankan Tiongkok sekarang, menjadikan seluruh 
rakyat pemilik saham, menjadikan rakyat bukan lagi proletariat yang tidak punya 
apa-apa kecuali tenaga kerja, tapi menjadi rakyat kapitalis yang punya 
segalanya! Hilanglah penghisapan manusia atas manusia, ... tanpa harus 
pertumpahan darah lagi! Hehehee, ...

 

 

 

From: Tatiana Lukman 

Sent: Thursday, July 8, 2021 9:04 PM

To: Chan CT 

Subject: RE: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Agen remo yang reaksioner ini dengan sengaja menghilangkan fakta bahwa  LENIN 
DAN MAO MENGAMBIL kapitalisme negara HANYA SEBAGAI TINDAKAN UNTUK MENGHIDUPKAN 
EKONOMI UNTUK SEMENTARA DAN PERIODE PENDEK, yaitu dalam periode segera setelah 
pembebasan di mana ekonomi perlu digerakan dan dihidupkan kembali. Lain lagi 
dengan reform kapitalisnya Deng Xiaoping …ketika itu tiongkok sudah masuk 
transisi sosialis, tapi deng xioping dengan sengaja menghapus undang-undang 
yang melindungi kaum buruh dan hak-hak demokratisnya sehingga melemparkannya 
menjadi tenaga produksi yang bias dibeli oleh kaum kapitalis.

 

Bayangkan sdh berapa lama kapitalisme negaranya kaisan Xi jinping?? Dari 1976 
sampai sekarang….  54 TAHUN!!! WOW, HEIBAAAT!! SUDAH LEBIH DARI SETENGAH 
ABAD!!! Gajahnya sdh luar biasa gendutnya dan sekarang bahkan sudah 
menginjak-injak negeri-negeri dunia ketiga yang penggede pemerintahnya mau 
dijadikan antek dan anjing penjilat pantatnya, karena besarnya komisi yang 
mengalir ke pundi-pundinya….

 

Kapitalisme negara nya Mao dan Lenin tidak melahirkan ratusan milyarden dan 
ribuan milyuner dan kesenjangan yang terus menganga antara miskin dan kaya. 
Tidak membuat kaum buruh dan kaum tani sebagai tumbal pembangunan…

 



 

Persis seperti dilukiskan dalam poster diatas . Jangan lupa Mao sdh 
mengingatkan, kalua kaum revisionis yang menang, PKT bahkan bias menjadi fasis… 
Dan inilah yang terjadi… Sdh tentu buat kaum remo, Mao salah, RBKP salah, kaum 
Maois yang ditangkapin sekarang juga beersalah… Pokoknya semua yang melawan 
penindasan PKT remo dan China imperialis SALAH!!! YANG BETUL ADALAH KAUM 
KAPITALIS BIROKRAT  YANG BERKUASA!!! BAHASA PENINDASAN CHINA JUGA SAMA DENGAN 
AS… SEMUA DITAHAN DI HK DENGAN MENGGUNAKAN UU KEAMANAN NASIONAL!! NATIONAL 
SECURITY LAW… ITULAH BAHASANYA KAUM IMPERIALIS UNTUK MENINDAS WARGANYA!!! DAN 
JUGA TUDUHAN KOLABORASI DENGAN KEKUATAN ASING!!! KALAU DI SINJIANG, TUDUHANNYA 
TERORIS!!! APA BEDANYA DENGAN IMPERIALIS AS??? DISITULAH KELIHATAN FASISNYA 
CHINA!! BAHKAN DEMOKRASI BORJUIS DI HONGKONG PUN SDH TIDAK BISA IA HORMATI 
LAGI!!! SEMUA HARUS TUNDUK KEPADA BEIJING!! FASISME SUDAH MERAJA LELA DI 
CHINA!!!!

 

Sent from Mail for Windows 10

 

From: Chan CT
Sent: Thursday, July 8, 2021 2:18 AM
To: GELORA45_In; Tatiana Lukman
Subject: Re: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Nenek sudah lupa, Lenin dan juga Mao bukan hanya pernah bicara KAPITALIS 
Negara, tapi juga melaksanakannya! Dan Deng lebih berani melangkah dengan 
prinsip kapitalis-negara mensejahterakan 1,4 milyar RAKYAT Tiongkok, bahkan 
BERHASIL memperkuat RRT menjadi saingan BERAT negara terkuat didunia, membuat 
kewalahan imperialisme AS! Kalau saja berani mengaku negara Sosialis tegak 
didunia ini, tentu harus berani dan mampu mengalahkan negara-negara 
imperialisme didunia! Atau berakhir roboh dengan sendiri seperti PKUS, ...

 

Kalah dengan pakar Taiwan melihat PKT, Tang Xiang Long yang berani mengakui 
KEBERHASILAN PKT membangun Tiongkok, dan dengan jeli menyatakan justru PKT lah 
yang berhasil mewujudkan tritunggal, Kuo = Negara, Min = Rakyat, Tang = Partai! 
Sedang Kuomintang tidak berhasil. Perpaduan tritunggal KuoMinTang itulah yang 
menjadi kekuatan dahsyat dan berkemampuan mengatasi segala kesulitan yang 
dihadapi masyarakat. Itulah sebab mengapa Tiongkok dalam waktu sekitar 70 hari 
berhasil mengendalaikan dan mengatasi pandemi Covid-19 yang melanda sedang 
negara-negara maju didunia termasuk AS sampai sekarang setelah lebih setahun 
masih saja kewalahan, ...!

 

Bicara penghisapan, ... dalam kenyataan hasil kerja buruh selama ini tidak 
sepenuhnya, 100% bisa diberikan pada buruh, sebagian jatuh kekantong majikan 
dan negara. Yang lebih PENTING, kehidupan buruh bisa terus maju lebih baik dan 
lebih bahagia saja! Tidak lagi menderita kemiskinan, serba kekurangan dan 
kelaparan, ...! Kehidupan rakyat di Tiongkok yang berjumlah 1,4 milyar sekarang 
ini, sejak tahun 2020 sudah dinyatakan bebas dari kemiskinan-absolut, dan ini 
merupakan keberhasilan luar-biasa yang dicapai PKT dalam perjuangan 100 tahun! 

 

Ayooo, coba saja disurvei berapa % rakyat Tiongkok yang merasa hidup bahagia 
dengan berbagai kriterianya, misalnya dari kecukupan bahan pokok kehidupan, 
rumah tinggal, pengobatan, sekolah anak2, pensiun hari-tua, waktu kehidupan 
bersama keluarga, sampai kesempatan bertamasya baik keluar-negeri maupun dalam 
negeri, ...! Boleh diteliti kehidupan di kota-kota besar sampai desa-desa 
dipedalaman, ...!

 

Hanya orang-orang yang membutakan diri TIDAK hendak mengakui keberhasilan 
RRT/PKT, tapi selalu meneriakkan kisah, cerita segelintir oknum sparatis yang 
menjadi anjing gongong imperialisme utk menjelek-jelekan dan meenghitamkan RRT 
saja, dan itulah yang dipegang dan diyakini “kebenaran” dan dianggap senjata 
ampuh ikutan menggempur Tiongkok!

 

 

From: Tatiana Lukman 

Sent: Wednesday, July 7, 2021 7:47 PM

To: Chan CT ; GELORA45_In 

Subject: RE: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Mau ngomong soal GAJAH? Membutakan diri bahwa GAJAH tiongkok DIBESARKAN DAN 
DISUSUI OLEH KAUM KAPITALIS DUNIA DAN DENGAN MERAMPAS NILAI LEBIH YANG 
DICIPTAKAN KAUM BURUH TIONGKOK… Minta bukti Tiongkok itu kapitalis?? Apa 
namanya itu merampas nilai lebih yang diciptakan kaum buruh? Kalau di 
Indonesia,  itu dinamakan penghisapan kapitalis!! Kalau di tiongkok , ooo 
bukan, itu bukan kapitalisme… Si Tatiana ini goblok banget: perampasan nilai 
lebih di Tkk punya nama lain!! Sosialisme dengan ciri Tkk.. Itulah namany, 
ciptaan Deng xiao-ping yang genius!!. Dari mana asal uang yang dikantongi para 
miliarder Tiongkok, ya?? Ooo, bukan dari penghisapan dan kapitalisme dan 
korupsi, itu dari sifat genius miliarder  yang menyulap keringat buruh jadi 
uang… Salahnya buruh sendiri yang mau dihisap…begitulah pikiran si remo…

Minta dibuktikan sifat imperial Tiongkok!!! Export modal yang dilakukan 
imperialis AS, Perancis dan eropa lainnya, menjadi salah satu sifat imperialis 
yang didefinisi Lenin… ah si Tatiana ini goblok lagi!! Export kapitalnya 
tiongkok itu lain!! Kapital tiongkok itu berwarna lain dan berkebangsaan 
Tingkok, makanya tidak sama dengan capital AS, makanya harus diterima, makanya 
tidak “JAHAT”. Tiongkoknya Deng sudah melakukan agresi militer pada Vietnam… ah 
goblok amat di Tatiana ini, itu bukan agresi imperialis Tkk, itu tindakan untuk 
mengajar Vietnam supaya berkelakuan baik..

Tiongkok punya basis militer di Djibouti.. ah itu bukan bukti imperialis, Tkk 
sangat menyayangi dan ingin melindungi rakyat Djibuti.

Tiongkok mengklaim Laut Tkk Selatan sebagai miliknya… ah itu bukan bukti 
agresivitas Imperialis.. si Tatiana nggak tahu bahwa CHINA sudah direstui oleh 
YANG DIATAS sejak BERABAD-ABAD YANG LALU untuk menguasai laut itu. THE NINE 
DASH LINE ITU MEMANG SDH DICIPTAKAN OLEH YANG DIATAS UNTUK KAISAR XI!!  KOK 
ZAMAN MAO, TKK TIDAK MENGKLAIM.. OOO, LAIN MAO LAIN KAISAR XI !! Jadi pergilah 
Filipina, Vietnam, Indonesia…. Tiongkok the number ONE!!! Persis seperti ISRAEL 
YANG DISAYANG SEKALI OLEH YANG DIATAS, UNTUK MENDUDUKI PALESTINA… TANAH YANG 
SDH DISEDIAKAN YANG DIATAS UNTUK ZIONISME ISRAEL…

 

 

Sent from Mail for Windows 10

 

From: Chan CT
Sent: Tuesday, July 6, 2021 2:23 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Itu logika sibuta meraba gajah! Yang teraba belalai dibilang itulah gajah, yang 
meraba kuping gajah bilang itulah gajah, ...! Tapi, kenyataan yang dibilang 
GAJAH adalah keseluruhan gajah, bukan hanya belalaui, kuping nya saja!

 

Dalam perkembangan masyarakat juga begitu, jangan hanya melihat positif disatu 
sisi tanpa melihat negatif disisi lain dan, ... bagaimana melihat masyarakat 
itu secara menyeluruh, berapa % positif, berapa % negatif nya! Begitu 
seharusnya melihat perkembangan Tiongkok, begitu juga melihat negara lain, 
Kuba, Korut, Venezuela dll., ...

 

Saat Dhalan bicara keberhasilan RRT membangun PLTA yang luar biasa itu, dia 
melihat itulah keheibatan PKT walaupun komunis! Bahwa Dahlan anti komunis, 
bukan logika saya! Tapi itulah pengakuan dia sendiri yang tidak perlu kita 
sangkal. Sedang siapapun yang menilai RRT itu sudah menjadi kapitalis bahkan 
imperialisme, hendaknya bisa mengajukan bukti nyata, bukan asal tuduh apalagi 
gunakan fitnah yang diuar-uarkan AS! Gunakanlah logika akal sehat, ... yang 
baik.

 

Katakanlah berita penangkapan terhadap mereka yang mengaku dirinya Maois, 
termasuk Prof. Ma Mouzhi itu betul adanya. Lalu, kenapa dituduh PKT masih 
lakukan “penindasan”? Padahal saat memperingati 100 Tahun PKT itu, jutaan warga 
Beijing numplek di lapangan Tian An Men, ... Lebih ratusan juta rakyat Tiongkok 
diseluruh daratan Tiongkok, termasuk Hongkong dan Macao, bergembira ria, 
merayakan dan memperingati PKT, dan meyakini lebih teguh TANPA PKT tiada 
Tiongkok Baru! Tidak ada kebahagiaan hidup yang mereka nikmati sekarang ini, 
...! Itulah kenyataan objektif yang tidak bisa disangkal oleh siapapun, ...! 
Dimana logika nya penangkapan terhadap segelintir orang itu merupakan 
penindasan???

 

Kenapa pula TIDAK BERANI melihat bahwa yang ditangkap itulah yang melakukan 
KESALAHAN, PELANGGARAN HUKUM! Adalah BUTA atau membutakan diri kalau tidak 
berhasil melihat orang yang mengaku Maois itu justru menjadi separatis yang 
telah melanggar UU Keamanan Negara! Mengapa? Kalau saja mereka itu benar-benar 
Maois, kenapa TIDAK BELAJAR baik-baik bagaimana Mao memperjuangan dan akhirnya 
berhasil memenangkan KEBENARAN didalam PKT! Tidak tahukah mereka, kalau Mao 
saat naik Gunung Jing Gang melancarkan perlawanan yang bertentanganan dengan 
keputusan PKT, bukan hanya dipecat dari kepemimpinan di Komite Sentral PKT, 
tapi dikecam Stalin hanyalah “Bandit Komunis”! 

 

Namun demikian, saat KS tidak bisa bertahan di Shanghai dan harus menyingkir 
kedaerah basis Gunung Jing Gang, Mao tetap TUNDUK pada kepemimpinan PKT yang 
berakibat harus melepaskan dan kehilangan daerah basis Gunung Jing Gang yang 
dibangun susah payah itu! Dan memulai perjalanan Long March, diakhir tahun 
1934. Baru di awal tahun 1935 ditengah perjalanan Sidang Zhun Yi, garis militer 
Mao diterima! Menjadi titik balik pertama PKT selamat dari kehancuran total, 
... dibasmi Kuomintang!

 

Lha, jelas Keputusan “516” konkritnya “16 May” 1966 itulah KESALAHAN RBKP yang 
telah membuat kerusuhan, kekacauan dan kerusakan berat organisasi PKT dan 
birokrasi pemerintah RRT, ... begitu buuuaaaanyak kader, pejabat pemerintah 
diganyang, begitu banyak intelektual juga jatuh korban, ...! Dan, “516” itu 
sudah divonis, dalam Kongres-11 PKT, 1978, merupakan KESALAHAN RBKP yang tidak 
boleh terulang kembali di Tiongkok!

 

Jadi, bagi mereka yang mengaku Maois dan tetap menganggap “516” itu sebagai 
kebenaran, yaaa perjuangkanlah dalam koridor ketentuan organisasi sebagaimana 
dilakukan oleh Mao! Atau memang Maois GADUNGAN SAJA,  yang sedang menempuh 
jalan Zhang Guotao, berkeras hendak memisahkan diri mendirikan PKT Baru! 
Beruntung ketika itu Komintern tidak hendak mengakui dan usaha Zhang mendirikan 
PKT tandingan gagal dan berakhir dengan Zhang takluk menyerah pada Ciang 
Kaisek, ....!

 

Atau nenek yang satu ini sudah tidak berhasil melihat LOGIKA yang sesederhana 
itu???

 

 

From: 'Tatiana Lukman' via GELORA45 

Sent: Monday, July 5, 2021 7:49 PM

To: Chan CT ; GELORA45_In 

Subject: RE: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Agen remo yang sejak lama tidak mampu menggunakan LOGIKA, di satu pihak 
mengakui komentar Dahlan Iskan anti-komunis, tapi dipihak lain membela komentar 
itu BUKAN keluar dari kesombongan, apalagi kebodohan!! Malah saya yang dituduh 
paling sombong dan  merasa paling pintar sendiri!! Ha…ha dari dulu tuduhan yang 
sama, karena dirinya dan para pengikutnya tidak pernah bisa membantah 
argumentasi dan fakta yang saya ajukan!!! (Sampai sekarang tidak ada jawaban 
kepada tulisan saya yang terakhir yang menjawab komentar agen remo serta 
pengikut lainnya!)  Maka diseranglah pribadi saya untuk menutupi kebodohan dan 
kesombongannya sendiri!!! 

 

Jelas agen remo memperlihatkan sekali lagi kebodohannya sendiri… Kalau orang 
mau dikatakan tidak sombong dan tidak bodoh, harusnya tahu dan mengerti dalam 
mengevaluasi prestasi Kuba dan Korut dalam mempertahankan negerinya di bawah 
blockade dan ancaman perang terus menerus dari imperialis AS!! Dan juga tahu 
bahwa karakter/sifat negara dan masyarakat di Venezuela sama sekali tidak sama 
dengan Kuba dan Korut. KUba dan Korut pun tidak sama!  Jadi tidak bisa tiga 
negeri itu dimasukkan dalam satu kantong yang sama!!

 

Agen remo menyombongkan PKT (Partai Kapitalis Tiongkok!) yang masih tegak…Tapi 
ia melupakan “ketegakannya”itu dibayar dengan pembunuhan, penculikan, 
pemenjaraan, penghilangan secara paksa dari mereka yang melawan dan 
mengkritiknya, bukan saja kaum Maois, tapi juga kaum kapitalis sendiri yang 
sudah begitu besar kekayaan dan kekuatannya sehingga PKT merasa perlu 
menyingkirkannya!!!

 

Menjelang Ultah 100 tahun PKT, juga terjadi penindasan!! Sayang berita di bawah 
ini dalam Bahasa Spanyol.  Pada pokoknya, isinya memberitakan penangkapan 
orang-orang komunis sejati yang membela karya revolusioner Mao. Di antara 
mereka yang ditangkap, terdapat prof. Ma Houzhi, 77 tahun yang baru saja 
dibebaskan dari penjara setelah dijatuhi hukuman 10 tahun karena dituduh 
membangun Partai Komunis Maois. Orang-orang kiri lainnya yang ditangkap adalah 
Liu Qingfeng, Fu Mingxiang, Hu Jiahong, Nie Jubao y Wu Ronghua.

 

Konferensi kaum Maois yang direncanakan pada tanggal 16 Mei juga dibatalkan 
oleh pemerintah. Lha katanya “komunis”, masih mengakui “Mao”, tapi tidak boleh 
orang menyelenggarakan konferensi yang berhubungan dengan karyanya Mao!! Di 
mana itu LOGIKANYA???  Coba jawab!! Kemudian grup-grup Maois dan situs kiri 
juga diberangus!! Kenapa takut sama orang-orang Maois dan kiri??? Kok persis 
seperti para jenderal anti komunis pengikutnya Suharto dan ORBA???!!

correovermello-noticias

Beijing, 09.06.21

Según agencias noticiosas internacionales las autoridades revisionistas, que 
usurparon el poder en octubre del 1976, estan llevando a cabo numerosas 
detenciones de autenticos comunistas que defienden la obra revolucionaria del 
Presidente Mao.

Según las fuentes, esta ola de represión se relaciona con el Centeario de la 
fundación del Partido el proximo 1 de julio.

Entre ellos se encuentra el disidente maoísta Ma Houzhi, de 77 años, que fue 
liberado de una pena de 10 años de cárcel en 2019.

Ma, profesor retirado de la Universidad Normal de Qufu, fue encarcelado por 
establecer un Partido Comunista Maoísta Chino, desafiando la prohibición del 
registro de nuevos partidos políticos bajo el PCCh.

Otros destacados izquierdistas, incluidos Liu Qingfeng, Fu Mingxiang, Hu 
Jiahong, Nie Jubao y Wu Ronghua, han sido detenidos. La mayoría de ellos tiene 
menos de 30 años, dijo CNA.

Las detenciones reportadas se producen después de que el PCCh cancelara una 
conferencia de prominentes ideólogos maoístas programada para el 16 de mayo, 
aniversario del inicio de la Revolución Cultural (1966-1976), lo que sugiere 
que el líder del PCCh, Xi Jinping, no está dispuesto a permitir que la facción 
aumente su poder. base en un posible desafío a su liderazgo “central”.

Grupos y sitios web maoístas, izquierdistas como Hongzhan, Practical Communism, 
Utopia, Mao Zedong Thought Banner, Mao Zedong Research Institute, The 
Protagonist, The Red Song Society habían dicho que participarían en la 
conferencia cancelada.

La base maoísta según algunos observadores es mas amplia de lo que desearia el 
régimen revisionista, por lo cual han atenuado sus ataques a la Revolución 
Cultural o al Pdte. Mao.

----------------

Nah, sekarang nonton sendiri bagaimana milyarder China anti Tiongkok kapitalis 
, yang lari ke AS dan sudah memprediksi nasib Jack Ma…

Sayang bahasa Inggris sang billuner ini belepotan….

https://youtu.be/4cwXifDaCjE

PKT revisionis yang dibanggakan agen remo ini , sebetulnya takut banget sama 
orang-orang Maois dan juga sama kaum kapitalis yang diciptakan oleh mereka 
sendiri melalui reform kapitalisnya. Kasihan banget PKT yang kerdil itu!! Dia 
lihat musuh dimana-mana, dari kiri dan juga dari kanan!!!

 

 

Sent from Mail for Windows 10

 

From: Chan CT
Sent: Monday, July 5, 2021 2:20 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Dahlan Iskan yang mengomnentari komunis Kucing ini jelas dari sudut pandang 
anti-komunis, tapi, ... ada satu LOGIKA kebenaran yang diajukan, dan jelas 
BUKAN keluar dari kesombongan apalagi kebodohan yang dibilang nenek ini otaknya 
kosong! Sebaliknya, hanya menunjukkan nenenk yang satu inilah seorang yang 
PALINGA SOMBONG, dan merasa diri paling pintar dan paling benar didunia! 
Membuktikan dirinya sendiri otaknya kosong melompong, ... kecuali dalil-dalil 
teori yang dianggap revolusioner itu dengan pengertiannya sendiri saja!

 

Komunis kucing disini jelas, menyatakan satu teori revolusioner, kaidah 
“SOSIALISME” yang muncul didunia ini harus berani melawan dan mampu membuktikan 
dirinya jauh lebih baik, sejahtera, adil dan makmur ketimbang “KAPITALISME”! 
Itulah yang dibilang Deng, sosialisme itu bukan meratakan kemiskinan, tapi 
meratakan kemakmuran! Kemiskinan bukanlah sosialisme! Dan itulah logika tak 
peduli kucing hitam atau putih, kalau bisa tangkap tikur adcalah kucing yang 
baik! 

 

Dan, 100 tahun PKT justru partai komunis didunia ini yang membuktikan dirinya 
mampu menandingi dunia kapitalis! Dalam perjalanan memperingati hari jadinya 
yang ke 100 tahun, berhasil membebaskan 1,4 milyar rakyat Tiongkok dari 
kemiskinan absolut, lebih 400 juta warganya masuk dalam kategori menengah! 
Keberhasilan pembangunan RRT tidak bisa tidak diakui oleh Dahlan Iskan yang 
jelas anti-komunis! Khususnya pembangunan Pembangkit Listrik Tegana-Air 
disungai Jinsha itu! Yang selama ini TIDAK PERNAH bisa dilihat nenek yang satu 
ini! Otaknya masih saja tenggelam dalam-dalam akan keberhasilan Lenin 
mendirikan negara sosialisme pertama didunia dan tidak pula mengakui kesaalahan 
yang mengakibatkan roboh dengan sendirinya, ...! Ambruk dengan sendirinya, 
akibat PKUS dicampakkan oleh rakyat Soviet! 

 

Sedang PKT yang dituduh remo, bukan saja ambruk ditentang rakyat Tiongkok, 
justru sebaliknya makin JAYA dan di peringatan 100 tahun kemarin 
mendemonstrasikan keheibatan dan kekuatannya menantang dunia imperialisme, 
“Kekuatan asing manapun yang berani menindas dan memperbudak rakyat Tiongkok, 
pasti kepalanya hancur-lebur terbentur TEMBOK BESAR yang terbangun dari 
darah-daging 1,4 milyar rakyaTiongkok!” Inilah jawaban tegas rakyat Tiongkok 
dibawah pimpinan PKT menghadapi serangan bertubi-tubi diberbagai bidang yang 
sedang dilancarkan persekutuan negara impierialisme didunia yang dikepalai AS 
itu! Itulah bukti nyata keberhasilan RRT dalam 70tahun terakhir yang telah 
tumbuh besar dan tampil menjadi saingan berat AS, yang sedang digempur 
habis-habisan, ...

 

Ayooo, ... gunakanlah LOGIKA dengan nalar otak sehat!

 

 

 

From: 'Tatiana Lukman' via GELORA45 

Sent: Saturday, July 3, 2021 3:55 PM

To: Chan CT ; GELORA45_In 

Subject: RE: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

Orang seperti inilah yang jadi sahabat setia Tiongkok kapitalis/imperialis. 
Sombong banget tapi otaknya kosong!! Sok tahu tentang sosialisme, berani 
menghakimi Korut dan Kuba…justru dua negeri yang diblokade imperialis AS selama 
puluhan tahun!!! Bagi dia Kuba gagal, lantas bagaimana negeri yang gagal, tapi 
mampu bikin berbagai macam vaksin, mampu mendidik bukan saja warganya tapi juga 
warga asing, tanpa bayar satu senpun!! Sahabat macam beginilah yang disebar 
luaskan oleh antek remo!! Tidak mengherankan!!

 

Sent from Mail for Windows 10

 

From: Chan CT
Sent: Thursday, July 1, 2021 2:52 PM
To: GELORA45_In
Subject: [GELORA45] Fw: Dahlan Iskan: Komunis Kucing

 

https://www.jpnn.com/news/komunis-kucing 

 

Komunis Kucing

30 June 2021

Oleh : Dahlan Iskan

Dahlan Iskan di Xinjiang

 

NEGARA yang tergolong paling gagal di dunia adalah negara komunis: Kuba, 
Venezuela, Korea Utara. Negara yang paling berhasil di dunia sekarang ini 
adalah negara komunis: Tiongkok. Negara yang majunya biasa-biasa saja juga 
negara komunis: Vietnam dan Kamboja.

 

Di luar komunis banyak juga negara yang berhasil, yang biasa-biasa saja, dan 
yang tidak berhasil. Keberhasilan Tiongkok itulah yang dirayakan besar-besaran 
tanggal 1 Juli besok –tepat 100 tahun Partai Komunis Tiongkok.

 

Perayaannya sudah dilakukan sejak seminggu lalu. Di semua kota, di malam hari, 
mirip kota borjuis: gemerlap diguyur cahaya. Itulah komunisme Tiongkok: musuh 
ideologinya justru menjadi salah satu pilar ideologinya.

 

Bisnis –musuh utama komunisme di masa silam– telah menjadi salah satu dari 
empat sokoguru komunisme Tiongkok. Buruh –satu-satunya sokoguru di masa awal 
komunisme– tetap menjadi salah satu sokoguru. Tapi sudah ditambah sokoguru 
baru: petani. Belakangan ditambah pengusaha. Terakhir, 10 tahun lalu, ditambah 
ilmu pengetahuan.

 

Saya sendiri bingung: kalau sokogurunya buruh, tani, pengusaha, dan ilmu 
pengetahuan, mengapa masih disebut komunis.

 

"Tidak peduli kucing itu hitam atau putih. Yang penting bisa menangkap tikus."

 

"Menjadi kaya itu mulia."

 

Dua prinsip Deng Xiaoping itulah yang pada dasarnya ideologi baru Komunis 
Tiongkok. Pendiri komunis, Karl Mark, bisa bangun dari kuburnya kalau ada yang 
yang bisa mengunggah dua kalimat itu ke Twitter di alam kubur.

 

Kucing tidak peduli warna itulah yang bisa membuat Tiongkok seperti sekarang. 
Mereka pun bisa merayakan 100 tahun Partai Komunis Tiongkok dengan raihan 
prestasi besar. Itu inspirasi yang baik untuk panitia 100 Tahun Kemerdekaan 
Indonesia, 2045.

 

Memang, apa pun yang ''ter'' kini ada di Tiongkok: Yang tercepat memberantas 
kemiskinan, tercepat pertumbuhan ekonomi, terbanyak jalan tol, terbanyak kereta 
cepat, terbanyak bandara baru, dan apa saja. Sampai ke kemampuannya mendarat di 
bulan dan bahkan di planet Mars.

 

 

Semua itu sudah banyak diceritakan. Saya hanya akan memaparkan satu ini:  
Bagaimana di Tiongkok satu sungai saja –hanya satu sungai– bisa menghasilkan 
listrik 47.000 MW. Itu sudah sama dengan jumlah seluruh listrik di seluruh 
negara Republik Indonesia.

 

Di sungai itu, di sungai yang sama, masih akan dibangun lagi banyak bendungan. 
Yang masih akan menghasilkan listrik 25.000 MW. Tambahannya itu saja cukup 
untuk melistriki seluruh pulau Jawa.

 

Memang di sepanjang sungai itu akan ada 25 bendungan. Separonya sudah selesai 
dikerjakan. Tidak ada bendungan yang tidak menghasilkan listrik. Ada yang 
menghasilkan 16.000 MW ada yang hanya 500 MW.

 

Nama sungai itu: Jinsha. Artinya pasir emas. Lokasinya: Provinsi Sichuan bagian 
selatan. Dekat perbatasan dengan provinsi Yunnan. Tentu saya pernah melewati 
sungai ini: saat jalan darat membelah pegunungan dari Chengdu ke Kunming. Jauh 
sekali. Harus bermalam di kota kecil di atas pegunungan. Hulu paling jauh 
sungai Jinsha ada di Provinsi Qinghai. Dekat Tibet.

 

 

Muaranya: di sungai Changjiang (d/h Yangtze). Dengan demikian sungai Jinsha itu 
pada dasarnya masih tergolong anak sungai Changjiang. Di Changjiang sendiri, 
dekat Chongqing, dibangun satu dam raksasa. Lebih dekat ke kota Xichang. 
Terbesar di dunia. Kelihatan dari bulan. Itulah Dam Tiga Ngarai. Yang satu dam 
ini saja bisa menghasilkan listrik 28.000 MW. Sama dengan listrik se pulau Jawa.

 

Bandingkan dengan dam terbesar di Amerika Serikat, Grand Coulee, yang 
menghasilkan listrik 6.800 MW. Itulah Dam di sungai Kolumbia di negara bagian 
Washington. Produksi listriknya hanya seperempat Tiga Ngarai.

 

Peringatan 100 tahun Komunis Tiongkok tahun ini ditandai –salah satunya– dengan 
peresmian dam terbaru di sungai Jinsha itu. Kapasitasnya terbesar kedua setelah 
Tiga Ngarai. Tapi ada unsur yang dam ini mengalahkan Tiga Ngarai: ukuran 
turbinnya. Bikin rekor tersendiri: tiap satu turbin bisa menghasilkan 1.000 MW.

 

Belum ada di dunia ini ukuran turbin air segajah itu. Berarti ada 16 turbin 
sebesar itu di satu bendungan ini. Hayo, siapa yang akan bisa mengalahkannya. 
Pun Amerika. Saya pernah ke bendungan Tiga Ngarai. Dua kali. Saat lagi 
dikerjakan dan saat sudah selesai. Saya juga sudah ke beberapa bendungan 
lainnya. Tapi belum ke yang terbaru di sungai Jinsha itu.

 

Membayangkannya saja sudah seperti kena Covid: bagaimana satu turbin air 
menghasilkan 1000 MW listrik. Untung Kuba masih miskin sekali. Dan Venezuela 
masih kacau sekali. Kalau tidak, orang yang anti komunis seperti saya, bisa 
kehabisan bahan untuk menjelekkan komunis. (Dahlan Iskan)

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7CFBF45AAD6F43D699240A17F74B7797%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/60e017ec.1c69fb81.6e0db.9a1bSMTPIN_ADDED_MISSING%40gmr-mx.google.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/3CA1ACEA4E074E2F84085CAB0FD4DADC%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/60e2f1c3.1c69fb81.1a1be.4cd3SMTPIN_ADDED_MISSING%40gmr-mx.google.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/4C0BA13DB00846828837A2B24182FF71%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/628260B6C02C494EB0ACC6FA23763024%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/032A1BC1ED0345AB91A95E06EF8C7779%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/60e8074c.1c69fb81.e91b4.a48cSMTPIN_ADDED_MISSING%40gmr-mx.google.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/EB7CB8C5F5E645089D85384D670C0541%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CCA1DE71E23B4F28A75FB127888D8F53%40A10Live.

Reply via email to