Pertemuan Tiongkok - AS Ke-2 Digelar
2021-07-26 11:19:07  
http://indonesian.cri.cn/20210726/789e94eb-7e2f-7775-bd5f-f7b117f0e6db.htmlDalam
 pembicaraannya dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy R. Sherman di Tianjin 
Senin hari ini (26/07) Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Xie Feng menyatakan, 
mata rakyat Tiongkok sangat tajam, persaingan, kerja sama dan konfrontasi 
adalah cara tersembunyi AS untuk mengekang Tiongkok. Konfrontasi dan 
pengekangan adalah tujuannya, kerja sama hanyalah akal untuk sementara, dan 
persaingan adalah perangkap wacananya. Saat membutuhkan Tiongkok, meminta kerja 
sama, di dalam bidang yang diungguli, AS menganjurkan lepas kaitan dan 
menghentikan pasokan, bahkan diterapkan blokade dan pemberian sanksi, dan untuk 
mengekang Tiongkok, AS dengan tak segan-segan berkonflik dan berkonfrontasi 
dengan Tiongkok.



Xie Feng: Sejumlah Orang AS Menganggap Tiongkok sebagai "Musuh Imajiner"
2021-07-26 11:25:09  
http://indonesian.cri.cn/20210726/50f75f33-39ae-4a77-dff0-81f6a87b4c5e.htmlDalam
 pertemuannya dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman di Tianjin hari 
Minggu kemarin (25/7), Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Xie Feng mengatakan 
bahwa hubungan Tiongkok-AS saat ini menemui jalan buntu, dan penyebab utama 
hubungan Tiongkok-AS menghadapi kesulitan yang serius adalah sejumlah orang  AS 
menganggap Tiongkok sebagai "musuh imajiner". Dalam waktu akhir-akhir ini, 
ketika mereka membesar-besarkan konflik Tiongkok-AS dan tantangan yang dihadapi 
AS, beberapa orang AS selalu menyinggung apa yang disebut "Momen Pearl Harbor" 
dan "Momen Sputnik" Beberapa ahli dan sarjana dengan jelas menunjukkan bahwa AS 
membandingkan Tiongkok dengan Jepang selama Perang Dunia II dan   Uni Soviet 
selama Perang Dingin. Mereka ingin menghidupkan kembali rasa tujuan nasional 
dengan menetapkan Tiongkok sebagai "musuh imajiner", dan dengan memonsterisasi 
Tiongkok, ingin mengalihkan ketidak-puasan rakyat AS terhadap politik dan 
ekonomi di dalam negerinya,   dan menimpakan kontradiksi struktural yang 
berakar di AS kepada Tiongkok.



Xie Feng: Tata Tertib Internasional yang Disebut AS Berdasarkan Hukum Rimba
2021-07-26 11:38:22  Dalam pembicaraan dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS 
Sherman Senin hari ini (26/07), Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Xie Feng 
menyatakan, pemeliharaan tata tertib internasional berdasarkan peraturan yang 
disebut AS bertujuan menjadikan peraturan AS sendiri dan sejumlah kecil negara 
Barat sebagai peraturan internasional untuk memblokade dan mengekang negara 
lain. AS melepaskan hukum internasional dan tata tertib internasional yang 
diterima secara luas komunitas internasional, merusak sistem internasional yang 
pernah diikutinya dalam pembentukan dan membentuk apa yang disebutnya tata 
tertib internasional berdasarkan peraturan, karena AS ingin mengubah peraturan 
untuk membatasi orang lain dan menggaet kepentingan diri sendiri, dan itulah 
hukum rimba.



Xie Feng: Apa Dasarnya AS Mengklaim Dirinya sebagai Jubir Demokrasi dan HAM 
Global?
2021-07-26 11:39:12  Dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS 
Wendy Sherman di Tianjin Senin hari ini (26/7), Wakil Menteri Luar Negeri 
Tiongkok Xie Feng menyatakan, pihak AS harus terlebih dulu menyelesaikan 
masalah HAM-nya sendiri. Dilihat dari sejarah, AS telah melakukan genosida 
terhadap penduduk pribumi. Dilihat dari kenyataan, AS menanggulangi wabah 
secara pasif sehingga 620 ribu warga AS meninggal. Dilihat dari seluruh dunia, 
AS sangat agresif dan selalu mencetuskan perang dengan membuat kebohongan, dan 
membawa malapetaka yang mendalam kepada dunia. Apa Dasarnya AS mengklaim 
dirinya sebagai jubir demokrasi dan HAM global?



Xie Feng: AS Hendaknya Berjalan Searah dengan Tiongkok
2021-07-26 11:41:45  Dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Luar Negeri 
Amerika Serikat Wendy Sherman Senin hari ini (26/7), Wakil Menteri Luar Negeri 
Tiongkok Xie Feng menyatakan, saat ini dunia membutuhkan persatuan dan kerja 
sama. Rakyat Tiongkok mencintai perdamaian, aktif mendorong pembentukan 
hubungan internasional tipe baru yang saling menghormati, adil, bekerja sama 
demi menang bersama, dan berupaya membentuk komunitas senasib sepenanggungan. 
Tiongkok bersedia menjaga hubungan setara dengan AS, dan mencari  persamaan 
dengan mengembangkan perbedaan. AS hendaknya berjalan searah dengan Tiongkok, 
saling menghormati, bersaing secara adil, dan hidup berdampingan secara damai.

Hubungan Tiongkok-AS yang sehat dan stabil tidak hanya sesuai dengan 
kepentingan kedua pihak, namun juga merupakan harapan masyarakat internasional.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C7D533A01DC74AFC9FA0C925B68CC18E%40A10Live.

Reply via email to