https://mediaindonesia.com/opini/424556/perempuan-dan-hari-merdeka



Selasa 10 Agustus 2021, 19:47 WIB 

Perempuan Dan Hari Merdeka 

Irma Suryani Chaniago, Politisi Partai Nasdem | Opini 

  Perempuan Dan Hari Merdeka MI/SUSANTO Merdeka adalah Hak Hidup. Dan Hidup 
adalah perjuangan. Memperjuangkan kehidupan adalah bentuk dari rasa syukur pada 
Allah tuhan yang Maha kuasa atas nikmat hidup yang telah diberikan. Setelah 76 
Tahun Indonesia Merdeka, sudahkah bangsa ini memberikan hak hidup pada kaum 
perempuan ? Hak keadilan, hak kehormatan dan hak politik. Sampai hari ini kami 
perempuan Indonesia masih belum mendapat kehormatan sebagai warga negara yg 
sama hak nya dimara Hukum. Hal ini dapat dikihat dari belum di sah kan nya UU 
PKS ( penghapusan Kekerasan Seksual ). Jangan kan di SAH kan , dibahas pun 
belum di Baleg. Harus nya RUU ini adalah inisiatif pemerintah, karena dengan 
demikian akan terlihat jelas keberpihakan pemerintah pada kaum perempuan 
Indonesia. Karena sejatinya bentuk dari perlundungan hukum itu adalah Undang - 
undang. Harus kami mulai dari mana lagi ? Jika bukan hari ini ! Hai .. Para 
bapak, Kakek, suami, saudara laki - laki dan anak laki laki kami. Kalian berada 
di rahim kami selama 9 bulan dan saat kalian akan kami lahirkan, kami harus 
bertaruh nyawa, kau selamat aku mati, aku mati atau kau yg selamat, kedua dua 
nya mati atau kedua dua nya selamat ! Itu lah pertaruhan pilihan kami saat 
melahirkan kalian kedunia ini. Untuk itu … Lindungi kami dari Nafsu bejad dan 
tindakan biadab yang tdk bermoral, karena kami adalah nenek mu, ibu mu, saudara 
perempuan mu, anak perempuan mu dan kekasih mu. Buka mata hati kalian dengan 
cinta dan kasih sayang. Segeralah wujudkan perlindungan hukum terhadap kami 
melalui RUU PKS dan RUU PPRT. Jangan tunda lagi, lonceng darurat kekerasan 
seksual sdh berdentang dentang, pertanda peringatan keras sdh terjadi darurat 
moral. Hari ini 76 Tahun yang lalu, dimana teriakan kemerdekaan menggema 
diseluruh penjuru tanah air. Kita Merdeka dari penjajahan negara atas negara. 
Sang Founding Father telah menetap kan didalam pembukaan UUD 1945 bahwa “ 
kemerdekaan itu adalah HAK segala Bangsa” oleh karena itu penjajahan harus 
dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusian dan keadilan. Ingat ! Itu 
adalah kalimat yang tertera dalam konstitusi kita, lalu kenapa Negara abai dan 
tidak melaksanakan nya dalam bentuk UU perlindungan kekerasan seksual sebagai 
HAK inisiatif Pemerintah ? Perempuan dan Hari merdeka, 76 Tahun sudah kami 
berjuang sendirian, memperjuangkan HAK hidup, Hak perlindungan Hukum dan hak 
politik kami. Indonesia ku, dimana kalian sembunyikan kewajiban konstitusi mu ? 
Para wakil rakyat tunaikan kewajiban kalian atas mandat melalui suara yang kami 
berikan, hingga kalian bisa terpilih dan memiliki kekuasaan atas pengelolaan 
negara ini. 17 Agustus adalah peringatan atas bebasnya sebuah bangsa dari 
penindasan bangsa lain yang kemudian melahirkan negara berdaulat yang diberi 
nama Republik Indonesia, Sebuah Negara yang terbentuk dari persatuan dan 
kesatuan bangsa dibawah NKRI. Disana ada kartini, cut nyak dien, Martha Martina 
tiahahu, Rohana kudus, Dewi Sartika, Maria Walanda Maramis, opu daeng Risaju 
dan lain2 yang ikut berjuang memerdekakan Republik ini. Maka … Sudah 
sepantasnya republik ini memberikan penghormatan dan keadilan sosial melalui UU 
perlindungan terhadap kepentingan perempuan. Yaitu UU PKS dan UU PPRT. Melalui 
hari kemerdekaan ini, kami perempuan Indonesia “ Menggugat” pemerintah untuk 
segera melaksanakan hak konstitusi kami dengan menjadikan RUU PKS dan RUU PPRT 
sebagai RUU inisiatif pemerintah dan DPR !   TAGS: # Opini

Sumber: https://mediaindonesia.com/opini/424556/perempuan-dan-hari-merdeka






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210810184119.c7b70a46e6d8bf9da58dbc93%40upcmail.nl.

Reply via email to