Fakta Nyata Penanggulangan Wabah AS ke-8, 
Negara Teroris Penelusuran Sumber Virus Nomor Satu di Dunia
2021-08-19 16:20:30  
http://indonesian.cri.cn/20210819/e00296bf-973a-6d4f-caa5-5d1b45245be6.htmlBaru-baru
 ini, menurut ungkapan sumber yang mengetahui penyelidikan sumber Covid-19 
kepada media, penyelidikan yang dilakukan badan intelijen AS terkait asal usul 
Covid-19 sejauh ini belum mendapat kemajuan substansial, namun lapisan tinggi 
pemerintah AS berpendapat, penyelidikan bukanlah tujuannya, pendorongan 
penyelidikan itu sendiri memiliki makna dan hal itu dapat menghabiskan sumber 
daya diplomasi pihak Tiongkok dan menambah senjata AS untuk melawan Tiongkok.

Kalau berita ini benar, hal itu akan menjadi bukti bahwa pihak AS telah 
melakukan manipulasi politik dengan memanfaatkan penelusuran virus. Itu juga 
memungkinkan dunia sadar bahwa dibandingkan virus Covid-19, virus yang lebih 
mematikan ialah terorisme pihak AS dalam penelurusan sumber virus.

Sejak meletusnya wabah, sejumlah orang AS terus menyebarkan opini stigmatisasi 
virus dan dengan gila-gilaan melakukan pemaksaan dan penindasan. Berbagai 
perbuatan terorisme penelusuran virus melampaui garis batas moral dan melanggar 
pengetahuan umum sains sehingga hal itu sangat mengganggu kerja sama global 
dalam penanggulangan wabah.

Di bawah tekanan pihak AS, Sekretariat WHO belum lama berselang mengumumkan 
bahwa rencana penelusuran virus tahap kedua yang dibahas anggotanya kehilangan 
semangat ilmiah dan kerja sama, serta berbau politisasi. Baru-baru ini, lebih 
dari 70 negara melalui berbagai cara seperti mengirim surat kepada Direktur 
Jenderal WHO, mengemukakan pernyataan dan sebagainya mendukung hasil penelitian 
penelusuran sumber virus tahap pertama, dan menentang politisasi masalah 
penelusuran sumber virus. Masyarakat internasioal semakin menyadari bahwa 
terorisme penelusuran sumber virus sangat berbahaya bagi seluruh dunia.

Di satu aspek, pihak AS melakukan manipulasi politik untuk menghambat kalangan 
ilmiah global mencari sumber virus Covid-19 dan mengganggu proses manusia untuk 
mengatasi wabah dengan senjata ilmu pengetahuan, dan hal itu sangat tidak 
bertanggung-jawab pada kesehatan dan keselamatan jiwa rakyat seluruh dunia. Di 
aspek lain, sejumlah politikus AS mencoba mengaitkan Tiongkok bahkan 
negara-negara Asia dengan sumber virus Covid-19 sehingga memperparah 
diskriminasi ras dan kebencian.

Penelusuran virus Covid-19 adalah masalah ilmiah dan hendaknya tidak 
dimanipulasi politik, lebih-lebih tidak boleh membuat masyarakat internasional 
terpecahbelah. Wadah Pemikir CGTN di bawah naungan CMG dalam sebuah laporan 
jajak pendapat global menyatakan, 80 persen netizen yang ikut serta dalam jajak 
pendapat menganggap bahwa penelusuran virus Covid-19 telah dipolitisasi dan 
83,1 persen responden mendukung WHO mengadakan penyelidikan penelusuran sumber 
virus di AS. Inilah imbauan bersama rakyat dunia. Masyarakat internasional 
tidak saja harus mengadakan penelusuran sumber virus Covid-19, lebih-lebih 
harus mengadakan penelusuran terhadap virus politik seperti terorisme 
penelusuran sumber virus.



Penyelidikan Asal Usul Covid-19 Adalah Batu Timbangan Utama AS untuk Melawan 
Tiongkok
2021-08-19 11:17:54  
http://indonesian.cri.cn/20210819/86f5cf34-7850-a15d-45a4-9949889c8a36.htmlBerkenaan
 penyataan narasumber yang mengetahui bahwa AS berupaya menjadikan 
“penyelidikan asal usul Covid-19” sebagai batu timbang melawan Tiongkok, juru 
bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam jumpa pers Rabu 
kemarin (18/8) menunjukkan, seandainya berita itu benar, itu dapat membuktikan 
bahwa AS sengaja melakukan “praduga bersalah”. Tujuan AS bukan untuk mencari 
kenyataan atau fakta, melainkan untuk mencoreng Tiongkok. Intrik manipulasi 
politik AS sudah menjadi kenyataan yang diketahui umum.

Diberitakan, penyelidikan badan intelijen AS terkait asal usul Covid-19 sejauh 
ini belum mendapat kemajuan substansial, namun pihaknya tetap bersikeras 
mengumumkan laporan sesuai jadwal, dan merekayasa kesimpulan yang nenyatakan 
bahwa virus Covid-19 kemungkinan berasal dari laboratorium Wuhan. Lapisan 
tinggi pemerintah AS berpendapat, penyelidikan bukanlah tujuannya, tapi 
pendorongan penyelidikan itu sendiri bermakna, terus menggembar-gemborkan 
penyelidikan asal usul Covid-19 justru bertujuan menghabiskan sumber daya 
diplomasi Tiongkok sekaligus menambah batu timbangan untuk melawan Tiongkok. 
Selain itu, pihak AS juga menekan Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus agar 
selekasnya memulai “penelusuran tahap ke-2” di Tiongkok, dan siap melakukan 
penyelidikan independen pihak ke-3 bersama dengan negara sekutunya di luar 
kerangka WHO.


 



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/B8C96FB4804F479681FC08ACAC960993%40A10Live.

Reply via email to