Demi keadilan ..harusnya wajib pajak mempunyai Hak yang Sama dengan penarik 
pajak....bukan ala upeti jaman kerajaan....sebagai alat pemerasan yang Di 
lindungi...Pajak upah seharusnya sebagai future investment buat Masa 
Tua/pensiun.Bukannya Di rampok..Juga BUMN...keuntungannya harus distribution 
pada Rakyat.Republik mendapat hak istimewa seolah memiliki alam 
semester....melakukan konsesi sewenang Dan seenak udeknya..dengan dalih Tanah 
pemerintah....Milik pemerintah di balik pemerintah maling berkedok 
pejabat....tidak ada rasa tanggung jawab untuk kesejahteraan 
warganya...Seharusnya penyabat yang sudah dipilih Dan dapat mendat untuk 
mensejshtarakan masyarat...bukannya membebani dengan pajak pemerasan..Seperti 
NPWP perampokan in advance..Pajak itu dari porsi keuntungan yang wajar 
berdasarkan bookkeeping wajib pajak... Gentleman agreement antara penarik pajak 
dan wajib pajak...bila.ada ketidak wajaran...Maka penarik pajak berhak.meng 
audit wajib pajak..pajak sebagai future investment masyarakat.





Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Fri., Aug. 20, 2021 at 11:02 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote:   
Mungkin bisa dikatakan begini, karena Korut menjalankan sistem sosialisme 
ekstrim, hanya ada satu jenis hak kepemilikan negara, BUMN saja, sedang 
kapitalis perseorangan tidak diberi hak hidup, alhasil penghasilan/pendapatan 
seluruh rakyat termasuk kader dan pejabat tingginya, setiap bulan dibawah 
maksimum dikenakan pajak, ... jadi TIDAK ada yang harus dipajaki! Bentuk 
sosialisme yang meratakan kemiskinan, ... apa yang bisa dikenakan pajak???   
-----原始郵件----- From: Lusi D. Sent: Saturday, August 21, 2021 12:47 AM To: BILLY 
GUNADIE ; [email protected] Cc: Chan CT ; nasional-list ; GELORA45_In ; 
chalik.hamid Subject: Re: [GELORA45] G20 Sepakat untuk Terus Mendorong 
Reformasi Pajak Global  Oh saya nggak punya pengetahuan apa di Korea Utara ada 
sistim pajak atautidak. Tolong deh bung kasi tau saya bagaimana Negara Korea 
Utaramemenuhi kebutuhan sistim perbelanjaannya.Terimakasih sebelumnya.   Am 
Fri, 20 Aug2021 15:27:10 +0000 (UTC) schrieb BILLY 
GUNADIE<[email protected]>: > Rupanya Kata pajak tidak dipahami...Arti 
baiknya untuk membeayai> jalannya pemerintahan Dan memelihara kesejahteraan 
warganya.. Korea> Utara tidak ada pajak....Indonesia pajak itu ala praktek 
preman> pemerasan ..tidak ada untuk kesejahteraan masyarakat...Hanya untuk> 
kepentingan suatu golongan atau kantong para kuruptor..Mirip Dalam> sejarah 
pajak raja lalim...> > > > Sent from Rogers Yahoo Mail on Android >  >   On 
Fri., Aug. 20, 2021 at 9:02 a.m., Lusi D.<[email protected]>> wrote:   Kalau 
urusannya soal pajak itu artinya penambahan beban> tambahan untuk rakyat 
negeri-negeri pembayar pajak itu, walaupun> diberi nama Pajak Global segala. 
Masak masih ada orang yang kesulitan> untuk memperhitungkan siapa yang 
menaggung bebannya? > > > Am Mon, 12 Jul 2021 10:12:20 +0800> schrieb "Chan CT" 
<[email protected]>:>  Global .> > G20 Sepakat untuk Terus Mendorong 
Reformasi Pajak Global> > 2021-07-11 10:46:27> > 
http://indonesian.cri.cn/20210711/756c8717-a6c5-1ade-e321-523f6f23fb6f.html> > 
> > XINHUA: Pertemuan Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral> > G20 
yang berlangsung selama dua hari telah ditutup pada hari Sabtu> > kemarin 
(10/7) di kota Venesia, bagian utara Italia. Perwakilan dari> > berbagai negara 
membahas isu-isu seperti ekonomi dan kesehatan> > global, pendorongan pemulihan 
ekonomi, serta transisi ke ekonomi dan> > masyarakat yang hijau dan 
berkelanjutan, dan sepakat untuk terus> > mendorong reformasi pajak global 
dalam rangka menetapkan tarif pajak> > minimum global untuk perusahaan 
multinasional.> > > >  > > Ini adalah ketiga kalinya Pertemuan Para Menteri 
Keuangan dan> > Gubernur Bank Sentral G20 digelar pada tahun ini, juga adalah> 
> pertemuan tatap muka pertama sejak merebaknya pandemi. Menurut> > Komunike 
yang dikeluarkan setelah pertemuan, para pengikut serta> > mencapai kesepakatan 
historis mengenai struktur pajak internasional> > yang lebih stabil dan adil. 
Menteri Ekonomi dan Keuangan Italia,> > negara tuan rumah G20 tahun ini, 
Daniele Franco pada konferensi pers> > yang diadakan seusai pertemuan 
mengatakan bahwa para peserta> > mendukung konten kunci dari dua pilar struktur 
pajak internasional,> > yaitu distribusi keuntungan perusahaan multinasional 
dan penetapan> > tarif pajak perusahaan minimum global yang efektif. 
Kesepakatan yang> > dicapai oleh berbagai negara akan membantu menstabilkan 
sistem> > perpajakan internasional pada masa depan.> > > > > > > > > >   >  -- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
kirim email ke [email protected] melihat diskusi 
ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210820184738.6a8aa204%40lilik-ThinkPad-T420s.
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1466058134.493406.1629530653158%40mail.yahoo.com.

Reply via email to