Di Alaska orang tidak kena pajak ? malah dapat uang extra dari
pemerintah negara bagian, yang keuntungannya luar biasa dari kayu?

Op za 21 aug. 2021 om 10:16 schreef kh djie <[email protected]>:

> Di beberapa negeri seperti Singapore dan Hong Kong, pajak penghasilan
> hanya 15 % ?
> Singapore negerinya yang kaya, sampai2 orang Singapore tertawa-tawa
> bilang,
> pemerintahnya itu Maffianya. Kekayaan negara itu ditanam untuk investasi
> di Singapore
> sendiri dan di luar negeri. Keuntungannya untuk penyelenggaraan
> pemerintahan dll.
> Lulusan SMA harus masuk wajib militer, baru belajar di universitasnya
> gratis. Yang tidak
> mau ikut wajib militer, harus bayar sendiri?
> Di Belanda, warisan kena pajak tinggi. Di Indonesia tidak ada pajak
> warisan. Di Alaska
> gaji dokter dll. jauh lebih tinggi dari negara bagian lain, padahal
> kerjaannya sedikit sekali,
> karena jarang penduduknya. Tetapi tanpa gaji tinggi, orang segan kerja di
> Alaska, sepi...
> Di Alaska lebih banyak orang Barbegue-en dengan tetangga2 ?
>
> Bayar pajak dianggap normal di Belanda, untuk bangun jalan2, brandweer,
> keamanan,
> rumah sakit, sekolah2. Di Jerman kalau tercatat sebagai Kristen, bayar
> extra pajak 8 -9 %?
> Orang bukan Muslim di Marokko harus bayar extra pajak 10% ?
>
> Op za 21 aug. 2021 om 09:24 schreef BILLY GUNADIE <[email protected]
> >:
>
>> Demi keadilan ..harusnya wajib pajak mempunyai Hak yang Sama dengan
>> penarik pajak....bukan ala upeti jaman kerajaan....sebagai alat pemerasan
>> yang Di lindungi...
>> Pajak upah seharusnya sebagai future investment buat Masa Tua/pensiun.
>> Bukannya Di rampok..
>> Juga BUMN...keuntungannya harus distribution pada Rakyat.
>> Republik mendapat hak istimewa seolah memiliki alam semester....melakukan
>> konsesi sewenang Dan seenak udeknya..dengan dalih Tanah pemerintah....
>> Milik pemerintah di balik pemerintah maling berkedok pejabat....tidak ada
>> rasa tanggung jawab untuk kesejahteraan warganya...
>> Seharusnya penyabat yang sudah dipilih Dan dapat mendat untuk
>> mensejshtarakan masyarat...bukannya membebani dengan pajak pemerasan..
>> Seperti NPWP perampokan in advance..
>> Pajak itu dari porsi keuntungan yang wajar berdasarkan bookkeeping wajib
>> pajak... Gentleman agreement antara penarik pajak dan wajib
>> pajak...bila.ada ketidak wajaran...Maka penarik pajak berhak.meng audit
>> wajib pajak..pajak sebagai future investment masyarakat.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
>> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>>
>> On Fri., Aug. 20, 2021 at 11:02 p.m., Chan CT
>> <[email protected]> wrote:
>> Mungkin bisa dikatakan begini, karena Korut menjalankan sistem sosialisme
>> ekstrim, hanya ada satu jenis hak kepemilikan negara, BUMN saja, sedang
>> kapitalis perseorangan tidak diberi hak hidup, alhasil
>> penghasilan/pendapatan seluruh rakyat termasuk kader dan pejabat tingginya,
>> setiap bulan dibawah maksimum dikenakan pajak, ... jadi TIDAK ada yang
>> harus dipajaki! Bentuk sosialisme yang meratakan kemiskinan, ... apa yang
>> bisa dikenakan pajak???
>>
>>
>>
>> -----原始郵件-----
>> From: Lusi D.
>> Sent: Saturday, August 21, 2021 12:47 AM
>> To: BILLY GUNADIE ; [email protected]
>> Cc: Chan CT ; nasional-list ; GELORA45_In ; chalik.hamid
>> Subject: Re: [GELORA45] G20 Sepakat untuk Terus Mendorong Reformasi Pajak
>> Global
>>
>> Oh saya nggak punya pengetahuan apa di Korea Utara ada sistim pajak atau
>> tidak. Tolong deh bung kasi tau saya bagaimana Negara Korea Utara
>> memenuhi kebutuhan sistim perbelanjaannya.
>> Terimakasih sebelumnya.
>>
>>
>>
>> Am Fri, 20 Aug
>> 2021 15:27:10 +0000 (UTC) schrieb BILLY GUNADIE
>> <[email protected]>:
>>
>> > Rupanya Kata pajak tidak dipahami...Arti baiknya untuk membeayai
>> > jalannya pemerintahan Dan memelihara kesejahteraan warganya.. Korea
>> > Utara tidak ada pajak....Indonesia pajak itu ala praktek preman
>> > pemerasan ..tidak ada untuk kesejahteraan masyarakat...Hanya untuk
>> > kepentingan suatu golongan atau kantong para kuruptor..Mirip Dalam
>> > sejarah pajak raja lalim...
>> >
>> >
>> >
>> > Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
>> >
>> >   On Fri., Aug. 20, 2021 at 9:02 a.m., Lusi D.<[email protected]>
>> > wrote:   Kalau urusannya soal pajak itu artinya penambahan beban
>> > tambahan untuk rakyat negeri-negeri pembayar pajak itu, walaupun
>> > diberi nama Pajak Global segala. Masak masih ada orang yang kesulitan
>> > untuk memperhitungkan siapa yang menaggung bebannya?
>> >
>> >
>> > Am Mon, 12 Jul 2021 10:12:20 +0800
>> > schrieb "Chan CT" <[email protected]>:
>> >  Global .
>> > > G20 Sepakat untuk Terus Mendorong Reformasi Pajak Global
>> > > 2021-07-11 10:46:27
>> > >
>> http://indonesian.cri.cn/20210711/756c8717-a6c5-1ade-e321-523f6f23fb6f.html
>> > >
>> > > XINHUA: Pertemuan Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral
>> > > G20 yang berlangsung selama dua hari telah ditutup pada hari Sabtu
>> > > kemarin (10/7) di kota Venesia, bagian utara Italia. Perwakilan dari
>> > > berbagai negara membahas isu-isu seperti ekonomi dan kesehatan
>> > > global, pendorongan pemulihan ekonomi, serta transisi ke ekonomi dan
>> > > masyarakat yang hijau dan berkelanjutan, dan sepakat untuk terus
>> > > mendorong reformasi pajak global dalam rangka menetapkan tarif pajak
>> > > minimum global untuk perusahaan multinasional.
>> > >
>> > >
>> > > Ini adalah ketiga kalinya Pertemuan Para Menteri Keuangan dan
>> > > Gubernur Bank Sentral G20 digelar pada tahun ini, juga adalah
>> > > pertemuan tatap muka pertama sejak merebaknya pandemi. Menurut
>> > > Komunike yang dikeluarkan setelah pertemuan, para pengikut serta
>> > > mencapai kesepakatan historis mengenai struktur pajak internasional
>> > > yang lebih stabil dan adil. Menteri Ekonomi dan Keuangan Italia,
>> > > negara tuan rumah G20 tahun ini, Daniele Franco pada konferensi pers
>> > > yang diadakan seusai pertemuan mengatakan bahwa para peserta
>> > > mendukung konten kunci dari dua pilar struktur pajak internasional,
>> > > yaitu distribusi keuntungan perusahaan multinasional dan penetapan
>> > > tarif pajak perusahaan minimum global yang efektif. Kesepakatan yang
>> > > dicapai oleh berbagai negara akan membantu menstabilkan sistem
>> > > perpajakan internasional pada masa depan.
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> >
>>
>> --
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari
>> Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210820184738.6a8aa204%40lilik-ThinkPad-T420s
>> .
>>
>> --
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1466058134.493406.1629530653158%40mail.yahoo.com
>> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1466058134.493406.1629530653158%40mail.yahoo.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
>> .
>>
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavgPHCSqY3%3DUzR_Ve_ttC45Muxw%3DFJWAYine6QEjJeF%2Buw%40mail.gmail.com.

Reply via email to