Usaha mikro berjalan, Erick Thohir apresiasi nasabah PNM
 Minggu, 22 Agustus 2021 18:34 
WIBhttps://www.antaranews.com/berita/2343398/usaha-mikro-berjalan-erick-thohir-apresiasi-nasabah-pnm?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=top_news

 
Menteri BUMN Erick Thohir saat berbincang dengan salah satu ibu nasabah program 
Mekaar PNM di Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, 
Minggu (22/8/2021). ANTARA/HO-PNM/am.

Kami di Kementerian BUMN, dalam waktu dekat akan menggabungkan BRI, PNM, dan 
Pegadaian yang selama ini bergerak dan membantu pendanaan sektor ekonomi mikro 
dan kecil, agar cicilan dari pinjaman produktif lebih ringan
Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN mengapresiasi nasabah program membina ekonomi 
keluarga sejahtera (Mekaar) PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM 
yang menjaga usaha mikro tetap berjalan.

"Saya berterima kasih kepada ibu-ibu yang menjaga perekonomian mikro tetap 
berjalan. Kami di Kementerian BUMN, dalam waktu dekat akan menggabungkan BRI, 
PNM, dan Pegadaian yang selama ini bergerak dan membantu pendanaan sektor 
ekonomi mikro dan kecil, agar cicilan dari pinjaman produktif lebih ringan. 
Insya Allah, bulan November cicilan akan turun," ujar Erick Thohir dalam 
keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menteri BUMN berterima kasih kepada kaum perempuan nasabah PNM Mekaar yang 
menjadi tulang punggung ekonomi keluarga karena tetap produktif dengan 
memanfaatkan kehadiran dan akses pemodalan yang disediakan perusahaan BUMN.

Dengan fokus pada usaha yang digeluti, disiplin dalam memenuhi kewajiban, dan 
ikhlas dalam bekerja, diyakini perekonomian mikro yang dirintis para ibu rumah 
tangga itu akan meningkat.

Erick Thohir mengunjungi kegiatan pelaku UMKM para nasabah PNM (Pemodalan 
Nasional Madani) di Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, 
Minggu (22/8).

Hadir dalam kunjungan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur 
Utama PT. PNM (Persero), Arief Mulyadi dan Direktur Kelembagaan dan Perencanaan 
PT PNM (Persero), Sunar Basuki.

Kaum perempuan di Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 
yang menjadi andalan keluarga mencari nafkah dengan berjualan telur gulung, 
nasi pecel, telur, dan sektor pertanian.

Di desa tersebut terdapat dua kelompok PNM Mekaar, yakni Kantong Sekar Wangi 
dan Banjangan. Berdasarkan data, di Jawa Tengah sendiri terdapat 70.659 
kelompok, dengan jumlah nasabah yang mencapai 1,3 juta dengan total penyaluran 
dana produktif mencapai Rp10,28 triliun.

"Saya menitipkan pesan agar ibu-ibu nasabah PNM jangan ragu dengan pinjaman 
produktif untuk memulai dan mengembangkan usaha. Pasti akan didampingi 
pelatihan agar dapat naik kelas. Oleh sebab itu, saya minta agar pinjaman 
digunakan untuk mengembangkan usaha, dan bukan untuk membeli barang-barang 
konsumtif. Kuncinya kerja keras dengan ikhlas dan disiplin," kata Erick Thohir.

Selain memberikan dana produktif, PNM sebagai BUMN yang bergerak di sektor 
ekonomi menengah, mikro, dan informal juga tengah meningkatkan literasi digital 
bagi nasabah kaum perempuan.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan memfasilitasi nasabah memasuki akses 
pasar yang lebih luas melalui pemasaran produk pada marketplace Pasar Digital 
UMKM (PaDi UMKM). Hingga kini, sebanyak 1.527 nasabah binaan PNM sudah masuk 
dan terintegrasi pada sistem PaDi UMKM.

Baca juga: PNM miliki 10,1 juta nasabah aktif program Mekaar per 9 Agustus 2021
Baca juga: BRI jadi induk Pegadaian dan PNM pada September 2021
Baca juga: Pengamat: Holding ultra mikro dorong percepatan digitalisasi UMKM 
Pewarta: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1487283AD38E45299133368B8F052897%40A10Live.

Reply via email to