Situasi Kabul Berangsur Normal
2021-08-22 12:28:41  
http://indonesian.cri.cn/20210822/8349b7c9-a6d0-5acc-807e-46c6bbc8bf82.html
Departemen Pertahanan AS: Sedang Bangun Jalur Baru Menuju Bandara

Pejabat Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) kemarin (21/8) mengatakan, 
karena terdapat ancaman keamanan di Bandara Internasional Kabul, serta daerah 
di sekelilingnya, tentara AS sedang membangun jalur baru untuk menuju bandara.



Presiden AS Joe Biden kemarin bertemu dengan tim keamanan nasional, mereka 
telah melakukan pembahasan mengenai situasi keamanan Afghanistan. Pejabat 
Departemen Pertahanan AS mengatakan, jalur evakuasi baru itu akan disediakan 
untuk warga AS, warga negara pihak ketiga, serta warga Afghanistan yang 
memenuhi syarat, Taliban sedang melakukan koordinasi dengan AS mengenai hal 
tersebut.



Menurut data yang diumumkan Departemen Pertahanan AS di depan jumpa pers 
kemarin, seiring dengan semakin besarnya skala evakuasi, dalam satu minggu yang 
lalu, AS sudah mengevakuasi sebanyak 17.000 orang dari Afghanistan, di 
antaranya 2.500 orang warga AS. Dalam 24 jam yang lalu, 38 pesawat lepas landas 
dari bandara, sekitar 3.800 orang terevakuasi dari Afghanistan.

Situasi Kabul berangsur normal


Terhitung sampai 21 Agustus kemarin waktu setempat, sudah 6 hari Taliban 
mengontrol Kabul, ibukota Afghanistan. Kehidupan di sejumlah daerah Kabul 
berangsur-angsur normal, banyak bisnis di Kabul terpulih kembali.



Dewasa ini, ketertiban Kabul dipelihara oleh anggota Taliban, warga setempat 
termasuk wanita mulai turun ke jalan, aktivitas bisnis terpulih kembali 
daripada masa awal penguasaan Taliban di Kabul.



Seorang Anggota Taliban:  Yang saya ingin kasih tahu kepada rakyat, semua 
masalah termasuk perampokan sudah diselesaikan, tidak ada masalah lagi. Tempat 
ini aman dan stabil, jika mereka (warga setempat) ada masalah apapun, mereka 
seharusnya mengasihtahu kami, kami akan menyelesaikan masalah mereka.



Ada warga setempat menyatakan harapan agar Taliban mendatangkan perdamaian dan 
keamanan yang diperlukan Afghanistan, dan menjamin kehidupan dan pendapatan 
penduduk.

Warga setempat: Kami menghimbau Taliban membentuk suatu pemerintah yang dapat 
mendatangkan perdamaian, kestabilan dan keamanan kepada Afghanistan, dan 
menciptakan lowongan kerja kepada kami.

OKI Bakal Diskusi Situasi Afghanistan

Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Yousef Al-Othaimeen 
kemarin (21/8) mengungkapkan kepada dunia luar, pihaknya akan menggelar 
konferensi darurat di Jeddah, Arab Saudi pada sore hari ini waktu setempat 
untuk membahas situasi Afghanistan.

Taliban Afghanistan Tidak Berencana Membentuk Pemerintah Transisi

Kantor Berita Khaama Press kemarin (21/8) melaporkan, anggota senior Taliban 
Ahmadullah Wasik mengatakan kepada media, bahwa pihaknya tidak berencana untuk 
membentuk pemerintah transisi, tapi akan secara langsung membentuk sebuah 
pemerintah inklusif yang dapat diterima oleh berbagai pihak Afghanistan.



Taliban: Tidak Bertanggungjawab Atas Kekacauan Bandara Kabul

Tolo News Afghanistan kemarin (21/8) melaporkan, pihak Taliban menyatakan, 
dewasa ini ribuan orang berupaya mengevakuasi dari Afghanistan, Taliban tidak 
bertanggungjawab atas kekacauan yang terjadi di Bandara Kabul.



Penjabat Gubernur Kabul: Berupaya Menjamin Keselamatan Jiwa Rakyat

Tolo News Afghanistan kemarin (21/8) melaporkan, Ketua Dewan Tinggi untuk 
Rekonsiliasi Nasional Afghanistan Abdullah Abdullah dan Mantan Presiden 
Afganistan Hamid Karzai mengadakan pertemuan dengan Abdul Rahman Mansour, 
penjabat gubernur Kabul untuk Taliban, di Kabul. Kedua pihak membahas bagaimana 
menjamin keselamatan jiwa dan harta rakyat Kabul, Abdullah Abdullah menyatakan, 
demi pemulihan kembali kehidupan normal di ibukota Kabul, keamanan rakyat harus 
dijamin. Mansour menyatakan, akan dengan sekuat tenaga menjamin keamanan rakyat 
Kabul.



Jubir Taliban Afghanistan: Sudah Bentuk Komite Tanggapi Urusan Yang 
Diperhatikan Media

Juru Bicara Taliban Afghanistan Zabihullah Mujahid menyatakan di akun sosial 
media pada 21 Agustus kemarin, pihaknya sudah membentuk sebuah komite di Kabul, 
untuk menangapi urusan yang diperhatikan media.

Mjahid mengatakan, komite itu akan terdiri dari satu orang dari komite 
kebudayaan Taliban, satu orang dari asosiasi wartawan dan badan media, dan satu 
orang dari Markas Besar Polisi Kabul.



Pemimpin Rusia, Kazakhstan Bahas Situasi Afghanistan

Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin mengadakan pertemuan dengan Presiden 
Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev . Putin menyatakan, situasi Afghanistan sangat 
serius, para pemimpin anggota Organisasi Traktat Keamanan Kolektif akan 
mengadakan pertemuan virtual pada 23 Agustus besok, untuk membahas masalah 
keamanan terkait situasi Afghanistan. Presiden Kazakhstan menyatakan, berharap 
agar mengetahui pandangan Putin terhadap situasi Afghanistan dewasa ini.

Saudara Mantan Presiden Ghani Bersumpah Setia pada Imarah Islam

Taliban Afghanistan menyatakan, Hashmat Ghani, adik laki-laki mantan Presiden 
Afghanistan Ashraf Ghani, telah bersumpah setia pada Taliban Afghanistan.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/83DFC290B0BC420496DA09F37E772C6B%40A10Live.

Reply via email to