Tak Mampir ke Indonesia, Wapres AS Dinilai Lupa Warisan Obama
Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 06:17 WIB
https://news.detik.com/berita/d-5695232/tak-mampir-ke-indonesia-wapres-as-dinilai-lupa-warisan-obama?single=1
Wapres AS Kamala Harris (Evelyn Hockstein/Pool Photo via AP)
Jakarta - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris tak mampir ke
Indonesia dalam lawatannya ke Asia Tenggara pada pekan ini. Wapres AS Kamala
Harris yang hanya mengunjungi Singapura dan Vietnam dinilai melupakan sejumlah
hal.
Pakar ilmu hubungan internasional Universitas Padjajaran (Unpad), Teuku
Rezasyah menilai tak berkunjungnya Kamala Harris ke Indonesia melupakan bahwa
Indonesia negara terbesar di Asia Tenggara.
"Kamala Harris lupa, jika apapun keputusan yang akan dibuatnya di Singapura dan
Vietnam tersebut, baru akan efektif sekiranya dipahami secara mendalam oleh
Indonesia, yang merupakan negara terluas dan berpenduduk terbesar di Asia
Tenggara," kata Rezasyah kepada wartawan, Selasa (24/8/2021).
Baca juga:
Wapres AS Tuduh China Terus Mengintimidasi di Laut China Selatan
Membangun hubungan yang dilakukan Kamala Harris pun disorot oleh Rezasyah.
Padahal, mampirnya Kamala Harris di Indonesia meski hanya beberapa jam akan
menarik pelaku usaha AS ke Indonesia.
"Kamala Harris belum memahami pentingnya simbolisme dalam berhubungan dengan
Indonesia. Di mana kekerabatan tingkat pribadi yang terus menerus dibangun,
akan mempermudah pembuatan keputusan bersama di kemudian hari," ujar Rezasyah.
"Kamala Harris mengabaikan momentum. Transit yang hanya beberapa jam saja di
bandara manapun yang dipilihnya di dalam negeri Indonesia, berpotensi menarik
usahawan asal Amerika Serikat untuk mengenal potensi ekonomi Indonesia,"
sambungnya.
Baca juga:
Tangkal Pengaruh China, Wapres AS Berkunjung ke Singapura
Rezasyah juga menilai Kamala Harris yakin Indonesia sudah amat konsisten dengan
prinsip bebas aktif. Sehingga, walaupun terkesan mendekati RRC, namun tetap
mandiri dalam menyikapi perkembangan di Indo-Pasifik.
"Kamala Haris tak sadar. Jika pertemuan sesingkat apapun dengan pimpinan
Indonesia, berpotensi meningkatkan kewibawaan pemerintah Indonesia di dalam dan
luar negeri," ucapnya.
Selain itu, Kamala Harris menurut Rezasyah melupakan peninggalan mantan
Presiden AS Barrack Obama yang sudah dua kali mengunjungi Indonesia. Obama
sempat mengunjungi Indonesia pada tahun 2010 dan 2017.
Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:
"Kamala Harris lupa akan warisan budaya yang dibuat Presiden Obama, di mana
keberhasilan merebut hati masyarakat Indonesia, berpotensi meningkatkan
kredibilitas Amerika Serikat di Indonesia," imbuhnya.
Seperti dilansir AFP, Selasa (24/8), Kamala Harris sebelumnya melakukan
kunjungan ke Singapura dan Vietnam pekan ini, dalam rangkaian mengatur ulang
hubungan dengan negara-negara Asia setelah era mantan Presiden Donald Trump
yang bergejolak dan dalam upaya menangkal pengaruh China yang semakin meningkat.
Baca juga:
Wapres AS Akan Kunjungi Vietnam dan Singapura Bulan Depan
Dalam pidatonya membahas tujuan kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Joe
Biden, Harris menegaskan kembali bahwa AS memiliki 'komitmen abadi' di kawasan
Asia. Dia juga menyinggung soal klaim-klaim China dalam sengketa Laut China
Selatan.
"Kita tahu bahwa Beijing terus memaksa, mengintimidasi dan mengklaim sebagian
besar Laut China Selatan," sebut Harris dalam pidatonya di Singapura.
(rfs/mae)
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/4DC28A5F02C449D9B4050EE759B53E2C%40A10Live.