Mungkin takut ketemu Anak gelap Obama....Minta Child support... Sent from Rogers Yahoo Mail on Android On Wed., Aug. 25, 2021 at 9:36 a.m., 'Suharti' via GELORA45<[email protected]> wrote: <!--#yiv6376590430 _filtered {} _filtered {} _filtered {} _filtered {} _filtered {}#yiv6376590430 #yiv6376590430 p.yiv6376590430MsoNormal, #yiv6376590430 li.yiv6376590430MsoNormal, #yiv6376590430 div.yiv6376590430MsoNormal {margin:0cm;font-size:11.0pt;font-family:"Calibri", sans-serif;}#yiv6376590430 h1 {margin-right:0cm;margin-left:0cm;font-size:24.0pt;font-family:"Calibri", sans-serif;font-weight:bold;}#yiv6376590430 a:link, #yiv6376590430 span.yiv6376590430MsoHyperlink {color:blue;text-decoration:underline;}#yiv6376590430 span.yiv6376590430Kop1Char {font-family:"Calibri Light", sans-serif;color:#2F5496;}#yiv6376590430 span.yiv6376590430E-mailStijl24 {font-family:"Calibri", sans-serif;color:windowtext;}#yiv6376590430 .yiv6376590430MsoChpDefault {font-size:10.0pt;} _filtered {}#yiv6376590430 div.yiv6376590430WordSection1 {}-->
Van: Suharti <[email protected]> Verzonden: woensdag 25 augustus 2021 11:43 Aan: 'Sunny ambon' <[email protected]> Onderwerp: RE: [GELORA45] Tak Mampir ke Indonesia, Wapres AS Dinilai Lupa Warisan Obama Mungkin takut Havana syndrome di Indonesia… . Van: [email protected] <[email protected]> Namens Sunny ambon Verzonden: woensdag 25 augustus 2021 06:32 Aan: Chan CT <[email protected]> CC: GELORA45_In <[email protected]> Onderwerp: Re: [GELORA45] Tak Mampir ke Indonesia, Wapres AS Dinilai Lupa Warisan Obama Sudah dilakukan latihan perang bersama, tanda berkonco bin bersahabat, jadi tak perlu diadakan kunjungan extra ke kerajaan neo-Mojopahit. hehehehehe On Wed, Aug 25, 2021 at 2:33 AM Chan CT <[email protected]> wrote: Tak Mampir ke Indonesia, Wapres AS Dinilai Lupa Warisan Obama Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews Rabu, 25 Agu 2021 06:17 WIB https://news.detik.com/berita/d-5695232/tak-mampir-ke-indonesia-wapres-as-dinilai-lupa-warisan-obama?single=1 Wapres AS Kamala Harris (Evelyn Hockstein/Pool Photo via AP) Jakarta - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris tak mampir ke Indonesia dalam lawatannya ke Asia Tenggara pada pekan ini. Wapres AS Kamala Harris yang hanya mengunjungi Singapura dan Vietnam dinilai melupakan sejumlah hal. Pakar ilmu hubungan internasional Universitas Padjajaran (Unpad), Teuku Rezasyah menilai tak berkunjungnya Kamala Harris ke Indonesia melupakan bahwa Indonesia negara terbesar di Asia Tenggara. "Kamala Harris lupa, jika apapun keputusan yang akan dibuatnya di Singapura dan Vietnam tersebut, baru akan efektif sekiranya dipahami secara mendalam oleh Indonesia, yang merupakan negara terluas dan berpenduduk terbesar di Asia Tenggara," kata Rezasyah kepada wartawan, Selasa (24/8/2021). | Baca juga:Wapres AS Tuduh China Terus Mengintimidasi di Laut China Selatan | Membangun hubungan yang dilakukan Kamala Harris pun disorot oleh Rezasyah. Padahal, mampirnya Kamala Harris di Indonesia meski hanya beberapa jam akan menarik pelaku usaha AS ke Indonesia. "Kamala Harris belum memahami pentingnya simbolisme dalam berhubungan dengan Indonesia. Di mana kekerabatan tingkat pribadi yang terus menerus dibangun, akan mempermudah pembuatan keputusan bersama di kemudian hari," ujar Rezasyah. "Kamala Harris mengabaikan momentum. Transit yang hanya beberapa jam saja di bandara manapun yang dipilihnya di dalam negeri Indonesia, berpotensi menarik usahawan asal Amerika Serikat untuk mengenal potensi ekonomi Indonesia," sambungnya. | Baca juga:Tangkal Pengaruh China, Wapres AS Berkunjung ke Singapura | Rezasyah juga menilai Kamala Harris yakin Indonesia sudah amat konsisten dengan prinsip bebas aktif. Sehingga, walaupun terkesan mendekati RRC, namun tetap mandiri dalam menyikapi perkembangan di Indo-Pasifik. "Kamala Haris tak sadar. Jika pertemuan sesingkat apapun dengan pimpinan Indonesia, berpotensi meningkatkan kewibawaan pemerintah Indonesia di dalam dan luar negeri," ucapnya. Selain itu, Kamala Harris menurut Rezasyah melupakan peninggalan mantan Presiden AS Barrack Obama yang sudah dua kali mengunjungi Indonesia. Obama sempat mengunjungi Indonesia pada tahun 2010 dan 2017. Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: "Kamala Harris lupa akan warisan budaya yang dibuat Presiden Obama, di mana keberhasilan merebut hati masyarakat Indonesia, berpotensi meningkatkan kredibilitas Amerika Serikat di Indonesia," imbuhnya. Seperti dilansir AFP, Selasa (24/8), Kamala Harris sebelumnya melakukan kunjungan ke Singapura dan Vietnam pekan ini, dalam rangkaian mengatur ulang hubungan dengan negara-negara Asia setelah era mantan Presiden Donald Trump yang bergejolak dan dalam upaya menangkal pengaruh China yang semakin meningkat. | Baca juga:Wapres AS Akan Kunjungi Vietnam dan Singapura Bulan Depan | Dalam pidatonya membahas tujuan kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Joe Biden, Harris menegaskan kembali bahwa AS memiliki 'komitmen abadi' di kawasan Asia. Dia juga menyinggung soal klaim-klaim China dalam sengketa Laut China Selatan. "Kita tahu bahwa Beijing terus memaksa, mengintimidasi dan mengklaim sebagian besar Laut China Selatan," sebut Harris dalam pidatonya di Singapura. (rfs/mae) -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/4DC28A5F02C449D9B4050EE759B53E2C%40A10Live. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2A7jjz8mhz3p%3DGp7PAB8RuzYm5Rrfr_MKrkKA5nLzJZhw%40mail.gmail.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/000801d799b6%24258379f0%24708a6dd0%24%40yahoo.com. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/680352055.368477.1629898654384%40mail.yahoo.com.
