Kemenlu: “Deklarasi Kunming” Mengatasi Hilangnya Keanekaragaman Hayati
2021-10-15 10:12:32  
http://indonesian.cri.cn/20211015/fc49614f-472a-22d8-fdeb-7da9a10bff34.html

Konferensi Para Pihak ke-15 Konvensi Keanekaragaman Hayati  telah secara resmi 
meluluskan “Deklarasi Kunming” pada hari Rabu kemarin (13/10), mengimbau agar 
semua pihak mengambil tindakan untuk bersama-sama membangun komunitas kehidupan 
di bumi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan 
jumpa pers rutin pada hari Kamis kemarin (14/10) mengatakan bahwa “Deklarasi 
Kunming” menunjukkan tekad dan tindakan para pihak untuk mengatasi masalah 
hilangnya keanekaragaman hayati kepada seluruh dunia.



Zhao Lijian mengatakan bahwa sebagai deklarasi politik, tujuan utama “Deklarasi 
Kunming” adalah secara fokus menampilkan keinginan politik para pihak dan 
melepaskan sinyal yang kuat, yaitu menunjukkan tekad dan tindakan mereka untuk 
mengatasi masalah hilangnya keanekaragaman hayati kepada seluruh dunia. 
“Deklarasi Kunming” akan membantu mendorong pekerjaan perlindungan 
keanekaragaman hayati terus berkembang, memutarbalikkan tren hilangnya 
keanekaragaman hayati pada saat ini, dan mewujudkan Visi 2050, yaitu kehidupan 
yang harmonis antara manusia dan alam.







Kemenlu: AS Harus Perbaiki Kebijakan Salah Terhadap Iran
2021-10-15 14:15:20  
http://indonesian.cri.cn/20211015/68ba771f-3bc3-6d95-c5fe-febab9bfa5cb.html

Jubir Kemenlu Tiongkok Zhao Lijian Kamis kemarin(14/10) menyatakan, AS harus 
dengan tuntas memperbaiki kebijakan salahnya terhadap Iran yang ‘menekan secara 
ekstrem’, tidak boleh memberikan sanksi yang baru terhadap Iran, dan mendorong 
Persetujuan Komprehensif Nuklir Iran segera kembali ke jalur yang tepat.

Dikabarkan, pada tanggal 13 Oktober lalu, utusan khusus AS untuk urusan Iran 
Robert Malley mengatakan, AS akan mempertimbangkan segala tindakan untuk 
menyelesaikan masalah Iran, dan telah berkomunikasi dengan Tiongkok mengenai 
soal sanksi terhadap Iran.

Terhadap hal ini, Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok selalu berpendapat, 
memulihkan Persetujuan Komprehensif Nuklir Iran secara utuh dan melaksanakannya 
secara efektif adalah satu-satunya jalur untuk menyelesaikan masalah nuklir 
Iran. Iran telah berkali-kali menegaskan kembali untuk mengusahakan 
pemeliharaan persetujuan ini, dan bersedia kembali memulihkan negosiasi 
penerapan perjanjian. Berbagai pihak terkait harus memberikan tanggapan dengan 
aksi riil terhadap permintaan adil yang diajukan Iran, mendorong penghidupan 
kembali perundingan dan mengupayakan kemajuan yang baru.

Zhao Lijian menekankan, sebagai dalang ketegangan situasi nuklir Iran, AS harus 
dengan tuntas memperbaiki kebijakan salah ‘tekanan ekstremnya’, secara 
menyeluruh mencabut sanksi ilegal terhadap Iran dan tindakan yurisdiksi lengan 
panjangnya kepada pihak ketiga, tidak boleh memberikan sanksi baru terhadap 
Iran, dan mendorong persetujuan segera kembali ke jalur yang tepat. AS 
mengetahui jelas pendirian Tiongkok yang anti sanksi, juga mengetahui tekad 
Tiongkok yang teguh memelihara kepentingan sah Tiongkok sendiri.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9BC6D77F7923416C87A57BB0086848F7%40A10Live.

Reply via email to