“Keseluruhan Proses Demokrasi Rakyat” Benar-benar Menjadikan Rakyat sebagai Tuan
2021-10-15 16:23:51  
http://indonesian.cri.cn/20211015/cc5ae862-9cfb-330a-b3e8-bcbf3aea59c9.html“Satu
 Negara Demokratis atau tidak, tergantung pada apakah benar-benar menjadikan 
rakyatnya sebagai tuan,” ujar Presiden Tiongkok Xi Jinping di dalam pidato 
penting yang disampaikan dalam rapat kerja KRN Pusat yang digelar baru-baru 
ini. Presiden Xi secara mendalam memaparkan ide “Keseluruhan Proses Demokrasi 
Rakyat”, yang dianggap sebagai jaminan sistem demokrasi dengan rakyat sebagai 
tuan dan menangani kebutuhan aktual masyarakat, menunjukkan ciri khas demokrasi 
gaya Tiongkok.

Sebagai partai politik berkuasa yang terbesar di dunia, sejak didirikan, Partai 
Komunis Tiongkok (PKT) sudah menjadikan rakyat sebagai tuan sebagai misi 
pentingnya. Setelah RRT didirikan, serangkaian pengaturan politik penting 
seperti pembentukan sistem Kongres Rakyat Nasional, kerja sama multipartai 
serta Permusyawaratan Politik telah menjamin “semua kekuasaan negara ada di 
tangan rakyat”. Sejak Sidang Kongres Nasional ke-18 PKT, partai berkuasa 
Tiongkok telah memperdalam pemahaman terhadap regulasi pembangunan politik 
demokratik, dan mengajukan ide penting “keseluruhan proses demokrasi rakyat”. 
Seperti yang dijelaskan oleh Presiden Xi, “keseluruhan proses demokrasi rakyat” 
telah mewujudkan penyatuan tekad nasional dengan demokrasi proses, demokrasi 
hasil, demokrasi prosedural dan demokrasi substantif, demokrasi langsung dan 
demokrasi tidak langsung, dan dianggap sebagai demokrasi berantai penuh, 
menyeluruh, mencakup penuh segala bidang dan demokrasi sosialis yang paling 
luas, paling nyata dan paling berguna,” tutur Xi.



Masyarakat internasional sudah menyaksikan bahwa keseluruhan proses demokrasi 
rakyat Tiongkok tidak hanya memiliki sistem dan prosedur yang lengkap, tapi 
juga memiliki praktik partisipasi yang penuh. Berbagai keputusan dan kebijakan 
penting Tiongkok telah dilahirkan berdasarkan prosedur, dibahas secara 
demokratis, serta diambil secara ilmiah dan demokratis. Hal tersebut telah 
menjamin setiap sistem hukum untuk sepenuhnya mendengarkan usulan berbagai 
kalangan masyarakat agar dapat memelihara kepentingan mayoritas rakyat dengan 
lebih baik.



Kesuksesan “keseluruhan proses demokrasi rakyat” Tiongkok telah membuat dunia 
luar menyadari bahwa “demokratis atau tidaknya sebuah negara, dinilai oleh 
rakyatnya sendiri, dan bukan dituding oleh segelintir orang dari luar”. “Dalam 
masyarakat internasional, negara mana yang demokratis atau tidak, hendaknya 
dinilai bersama oleh masyarakat internasional”.

Praktik membuktikan bahwa jalan politik demokrasi sosialis berciri khas 
Tiongkok sangat berhasil dan berguna. Di masa mendatang, Tiongkok akan terus 
berjalan dengan teguh menyusuri jalan tersebut, terus mengembangkan keseluruhan 
proses demokrasi rakyat, dalam rangka mewujudkan harapan rakyat terhadap 
kehidupan bahagia dan menyumbangkan lebih banyak kecerdasan Tiongkok demi 
kemajuan peradaban politik umat manusia.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/5D6DF7853A214BCD918B16042A4A5D80%40A10Live.

Reply via email to