Semula diberitakan bahwa jenderal  Andika Prakasa beragama kristen
katholik dan ini menghebohkan sebahagian kalangan pencita tamanan firdaus
yang penuh dengan bidadari cantik bin montok nan sexy, tetapi mungkin
mereka tidak tahu bahwa sumpah jabatan sang panglima TNI  dipakai Al quran
di atas kepalanya.  Mengapa sebahagian orang heboh  dengan peningkatan
jabatan sang jenderal? Jawabannya ialah  dalam Al Quran   Al Maa-Idah 5 :
51 dikatakan :" Hai orang -orang beriman, janganlah kamu  mengambil
orang-orang Yahudi dan Nasrani  menjadi pemimpin-pemimpin (mu),; sebahagian
yang lain. Barang siapa di antara kamu  mengambil mereka menjadi  pemimpin
, maka mereka sesungguhnya  orang itu termasuk golongan mereka .
Sesungguhnya Allah tidak memberikan kepada orang-orang yang zalim".

On Sun, Nov 7, 2021 at 2:51 AM Chan CT <[email protected]> wrote:

> Ini Jawaban Jenderal Andika Soal Dugaan Pelanggaran HAMSabtu , 06
> November 2021 | 17:23
>
> https://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/51483/ini_jawaban_jenderal_andika_soal_dugaan_pelanggaran_ham
> <https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=/hukumdanpolitik/read/51483/ini_jawaban_jenderal_andika_soal_dugaan_pelanggaran_ham>
> <https://www.pinterest.com/pin/create/button/>[image: Ini Jawaban
> Jenderal Andika Soal Dugaan Pelanggaran HAM]
> Sumber Foto Detik.com/Agung Pambudhy
> Jenderal TNI Andika Perkasa seusai fit and proper test di Komisi I DPR,
> Sabtu (6/11/2021). Komisi I DPR setuju Jenderal TN Andika Perkasa menjadi
> Panglima TNI.
> Listen to this
>
> JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil menyebut ada pemberitaan yang
> mengaitkan Jenderal Andika Perkasa dengan pelanggaran HAM di Papua pada
> 2003. Andika Perkasa mengatakan dirinya selalu terbuka.
>
> "Saya benar-benar terbuka kalau memang ada dugaan (keterlibatan) atau apa,
> saya terbuka loh," kata Andika seusai* fit and proper test* di DPR,
> Jakarta, Sabtu (6/11/2021).
>
> Dia mempersilakan jika memang kasus tersebut hendak diteliti kembali.
> Andika mengatakan tidak ada rasa ragu dan takut jika ada yang hendak
> mengusut kasus itu."(Kalau diteliti lagi) *monggo*, nggak ada keraguan
> maupun ketakutan kalau memang...," ujarnya.
>
> Andika telah selesai mengikuti* fit and proper test* di Komisi I DPR.
> Hasilnya, Komisi I *DPR menyetujui Andika sebagai Panglima TNI pengganti
> Marsekal Hadi Tjahjanto.*
>
> Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik
> Presiden Jokowi atas penunjukan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon
> tunggal Panglima TNI. Mereka menilai langkah Jokowi itu mengandung tiga
> permasalahan serius. Salah satunya terkait *catatan dugaan keterlibatan
> Jenderal Andika dalam pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.*
>
> Pernyataan tersebut disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi
> Sektor Keamanan dalam rilis resminya seperti dilihat* Detik.com*, Jumat
> (5/11/2021).
>
> Berikut poin kritik koalisi sipil soal dugaan pelanggaran HAM tersebut:
>
> Presiden RI harus betul-betul memastikan calon Panglima TNI yang
> diusulkannya tidak memiliki catatan buruk, khususnya terkait pelanggaran
> HAM. Adanya pemberitaan yang mengaitkan nama Andika Perkasa dalam kasus
> pembunuhan tokoh Papua Theys Hiyo Eluay harus ditanggapi secara serius
> (Tempo, 23 Oktober 2003).
>
> Sudah seharusnya Presiden RI melakukan penggalian informasi secara
> komprehensif terhadap seluruh kandidat dengan melibatkan lembaga-lembaga
> kredibel guna memperkuat pertimbangan Presiden RI dalam mengambil keputusan
> yang tepat. Dengan diajukannya Jenderal Andika Perkasa sebagai calon
> tunggal Panglima TNI, menunjukkan bahwa Presiden RI tidak memiliki komitmen
> terhadap Penegakan HAM secara serius sebagaimana komitmen politiknya.(*)
>
>
>
>
> Sumber Berita: Detik.com
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/40D2C46E22A14C50ADF1D87AFECC77A9%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/40D2C46E22A14C50ADF1D87AFECC77A9%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Bm7wfbskoUORySiPrMhsE-WKuV27wDkqbXV4jkLEtXHw%40mail.gmail.com.

Reply via email to