Kemenlu: Pertemuan Pemimpin Tiongkok-AS Berikan Sinyal Kuat kepada Kedua Negara 
dan Dunia
2021-11-18 10:38:44  
http://indonesian.cri.cn/20211118/113e341e-7f73-9d42-7acf-f2c351d81eae.htmlJuru 
bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan jumpa pers rutin 
yang diadakan hari Rabu (17/11) kemarin menyatakan, pemimpin tertinggi Tiongkok 
dan AS menganggap bahwa pertemuan virtual kali ini memberikan sinyal yang kuat 
kepada Tiongkok dan AS serta seluruh dunia.

Dikabarkan, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, di depan seminar yang 
diadakan oleh Institusi Brookings pada tanggal 16 November lalu menyatakan, 
pemimpin kedua negara berpendapat bahwa sebagai dua negara terpenting di dunia, 
AS dan Tiongkok memikul tanggung jawab yang besar untuk mengelola hubungan 
AS-Tiongkok dan kebijakan diplomatik masing-masing. AS dan Tiongkok akan 
meningkatkan kontak di berbagai tingkat, memastikan pembentukan pagar pembatas 
bagi hubungan kedua negara, dan menghindari kompetisi menjadi konflik.

Zhao Lijian menyatakan, Presiden Xi dan Presiden Biden mengadakan pertemuan 
virtual pada Selasa (16/11) pagi lalu, pemimpin kedua negara menganggap bahwa 
pertemuan kali ini adalah pertemuan yang jujur, konstruktif, substantif dan 
efektif, bermanfaat bagi kedua pihak untuk meningkatkan pengertian, 
meningkatkan harapan positif masyarakat internasional terhadap hubungan 
Tiongkok-AS, serta memberikan sinyal kuat kepada Tiongkok-AS serta seluruh 
dunia. Kedua pihak setuju untuk terus memelihara kontak yang erat dengan 
berbagai cara, mendorong hubungan Tiongkok-AS kembali ke rel tepat yang sehat 
dan berkembang mantap demi menyejahterakan rakyat kedua negara bahkan seluruh 
dunia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam jumpa pers hari 
Rabu kemarin (17/11) memperkenalkan bahwa melalui beberapa putaran konsultasi, 
baru-baru ini Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) mencapai tiga kesepakatan 
mengenai masalah visa jurnalis berdasarkan prinsip saling menghormati, setara 
dan saling menguntungkan.

Mengenai tiga kesepakatan yang dicapai kedua pihak, Zhao Lijian memperkenalkan 
bahwa pertama, kedua pihak saling menjamin, dalam prasyarat mematuhi kebijakan 
pencegahan wabah dan peraturan konsuler secara ketat, jurnalis yang sekarang 
bertugas di kedua negara dapat keluar masuk di kedua negara secara normal. 
Kedua, kedua pihak setuju untuk memberikan multiple-entry visa kepada jurnalis 
dari kedua pihak. AS berkomitmen akan segera memulai proses tersebut di dalam 
negeri dan menyelesaikan masalah masa tinggal visa jurnalis Tiongkok. Tiongkok 
berkomitmen, setelah kebijakan dan tindakan AS dilaksanakan, Tiongkok akan 
memberikan penanganan yang sama kepada jurnalis AS di Tiongkok. Ketiga, kedua 
pihak akan memberikan visa kepada jurnalis baru yang bertugas, yang memenuhi 
persyaratan aplikasi sesuai dengan hukum dan peraturan


Xi Jinping Adakan Kontak Telepon dengan Presiden Israel
2021-11-18 10:38:01  
http://indonesian.cri.cn/20211118/349a72e9-f071-7a9a-d7e5-18b2d1d53243.htmlPresiden
 Tiongkok Xi Jinping mengadakan kontak telepon dengan Presiden Israel Isaac 
Herzog hari Rabu kemarin (17/11).

Xi Jinping menunjukkan bahwa bangsa Tionghoa dan bangsa Yahudi masing-masing 
mempunyai sejarah dan peradaban yang panjang, pertukaran persahabatan kedua 
pihak bersejarah lama. Sejak hubungan diplomatik Tiongkok dan Israel terjalin, 
kedua pihak mematuhi prinsip penting saling menghormati kedaulatan dan tidak 
mengganggu urusan dalam negeri masing-masing, hubungan kedua negara berkembang 
cepat dan sehat, kerja sama pragmatis di berbagai bidang mencapai hasil 
positif. Tiongkok sangat mementingkan hubungan dengan Israel, melalui 
kesempatan perayaan genap 30 tahun terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara 
pada tahun depan, Tiongkok bersedia bersama dengan Israel mendorong hubungan 
kemitraan komprehensif inovasi Tiongkok dan Israel berkembang secara 
berkelanjutan, stabil dan sehat, demi menyejahterakan rakyat kedua negara 
dengan lebih baik.

Xi Jinping menekankan bahwa keunggulan ekonomi Tiongkok dan Israel saling 
melengkapi dan sepenuhnya dapat melakukan kerja sama yang saling menguntungkan 
dan menang bersama. Tiongkok bersedia memperdalam kerja sama di bidang iptek, 
pertanian dan pengobatan dengan pihak Israel, memperluas kerja sama di bidang 
kebudayaan, pendidikan, pariwisata dan olahraga, serta membangun dasar kuat 
opini masyarakat. Tiongkok menyambut pihak Israel untuk aktif berpartisipasi 
dalam Inisiatif Pembangunan Global.

Isaac Herzog menyatakan bahwa Israel menghormati sejarah panjang dan budaya 
cemerlang Tiongkok, serta mengagumi hasil pembangunan yang telah dicapai oleh 
rakyat Tiongkok di bawah pimpinan Presiden Xi Jinping. Rakyat Israel tidak akan 
melupakan bantuan berharga rakyat Tiongkok terhadap pengungsi Yahudi pada masa 
lampau. Israel menjunjung kebijakan Satu Tiongkok dan berusaha memperdalam 
hubungan persahabatan dengan Tiongkok. Israel bersedia bersama Tiongkok 
menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk merayakan genap 30 tahun 
terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara, meningkatkan pertukaran serta 
kerja sama di bidang iptek, inovasi, ekonomi, pertanian dan olahraga.

Kedua pihak bertukar pendapat mengenai keadaan kawasan Timur Tengah. Xi Jinping 
menekankan bahwa Tiongkok selalu mendukung Israel dan Palestina untuk 
mewujudkan hidup damai melalui dialog dan perundingan berdasarkan “Solusi Dua 
Negara”. Tiongkok selalu menjadi penjaga perdamaian Timur Tengah dan pembangun 
pembangunan Timur Tengah. Tiongkok bersedia bersama dengan masyarakat 
internasional, terus berupaya mendorong kestabilan keamanan dan kemakmuran 
pembangunan Timur Tengah.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0B36AB5E898A4186B3A52E49A08646C4%40A10Live.

Reply via email to