Kemenlu Tiongkok: 
Tiongkok Tegas Menentang Ziarah 100 Politisi Jepang di Kuil Yasukuni
2021-12-08 10:00:10  
http://indonesian.cri.cn/20211208/d2149274-63f8-2fa2-9c9d-c5d72767360c.htmlTanggal
 7 Desember adalah peringatan 80 tahun insiden pengeboman Pearl Harbor. 
Sejumlah hampir 100 orang politisi Jepang berkumpul untuk berziarah ke Kuil 
Yasukuni. Terkait hal tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok 
Zhao Lijian menunjukkan bahwa politisi Jepang yang memilih hari spesifik itu 
untuk berkunjung ke kuil Yasukuni bukanlah suatu kebetulan, melainkan provokasi 
yang sengaja dilakukan. Tiongkok dengan tegas menentang hal tersebut.

Di depan jumpa pers rutin pada hari Selasa kemarin (7/12), Zhao Lijian 
mengatakan bahwa Yushukan, sebuah museum sejarah militer dan perang Jepang yang 
terletak di dalam Kuil Yasukuni mengklaim bahwa insiden pengeboman Pearl Harbor 
adalah konspirasi AS untuk menarik Jepang ke dalam perang, sehingga Jepang 
terpaksa meluncurkan “perang pembelaan diri”. Apa niat politisi Jepang 
berkunjung dan bersembahyang ke Kuil Yasukuni pada tanggal 7 Desember yang 
begitu istimewa ini?

Zhao Lijian mengatakan bahwa Kuil Yasukuni adalah alat spiritual dan simbol 
yang digunakan oleh personel militerisme Jepang untuk melancarkan perang agresi 
di luar negeri, menyembahyangi 14 penjahat perang Kelas A Perang Dunia II. 
Kunjungan dan ritual doa politisi Jepang tersebut sekali lagi mencerminkan 
sikap pihak Jepang yang salah terhadap sejarah agresinya. Tiongkok dengan tegas 
menentang hal tersebut, dan pihak Jepang seharusnya mematuhi prinsip Empat 
Dokumen Politik Tiongkok-Jepang, menghadapi dan merenungkan sejarah agresinya 
secara mendalam, serta secara tegas memisahkan diri dengan militerisme.





Xi Jinping Tekankan Beberapa Masalah di Rapat Kerja Agama Nasional Tiongkok
2021-12-07 14:55:16  
http://indonesian.cri.cn/20211207/fa3b15bd-d893-ef01-11e7-c1dd4b8a16c2.html

Lima tahun yang lalu, dalam pidato pentingnya di rapat kerja agama nasional, 
Presiden Tiongkok Xi Jinping secara khusus menekankan, untuk mengerjakan 
pekerjaan agama dengan baik, hendaknya berpegang pada pedoman dasar kerja agama 
PKT, memahami bahwa hakiki kerja agama adalah pekerjaan massal, berpegang pada 
arah sinisisasi agama Tiongkok, meningkatkan kemampuan penanganan masalah 
agama, mendukung kalangan agama untuk melakukan pembangunan tim tenaga 
berbakat, dan meneliti berbagai masalah di bidang agama secara mendalam.



Pada tanggal 3-4 Desember lalu, rapat kerja agama nasional Tiongkok kembali 
diadakan. Presiden Xi Jinping kembali menekankan isu-isu tersebut dan 
mengajukan tuntutan yang jelas.



Masalah agama selalu menjadi masalah penting yang harus ditangani dengan baik. 
Penganut agama yang dihubungkan oleh kepercayaan agama yang sama sebagai 
kekuatan sosial yang nyata, tidak boleh diabaikan oleh negara mana pun dan 
partai politik mana pun.



Pedoman dasar kerja agama PKT termasuk, melaksanakan kebijakan kebebasan 
beragama PKT secara menyeluruh, mengelola urusan agama berdasarkan hukum, 
berpegang pada prinsip yang independen dan mandiri, serta aktif membimbing 
agama untuk beradaptasi dengan masyarakat sosialis.



Sejak tahun ini, dalam inspeksinya di Qinghai dan Xizang (Tibet), Presiden Xi 
Jinping menekankan pelaksanaan pedoman dasar kerja sama PKT secara menyeluruh.



Pada bulan Desember ini, rapat kerja agama nasional kembali diadakan. Yang 
berbeda dengan rapat lima tahun yang lalu adalah, rapat kali ini diadakan 
secara virtual.



Dalam rapat kerja agama nasional kali ini, Xi Jinping secara sistematis 
menguraikan pikiran baru dan ide baru mengenai kerja agama di era baru.

Xi Jinping menekankan untuk melaksanakan teori kerja agama PKT di era baru 
secara menyeluruh, serta melaksanakan pedoman dasar kerja agama PKT dan 
melaksanakan kebijakan kebebasan beragama PKT secara menyeluruh.



Dalam rapat kali ini, Xi Jinping kembali menekankan, hakiki dari kerja agama 
PKT adalah kerja massal.

Xi Jinping menunjukkan, kepentingan mendasar massa yang menganut agama dan 
massa yang tidak menganut agama di bidang politik dan ekonomi sama, semuanya 
merupakan fondasi massa partai berkuasa, jadi hendaknya menjamin hak kebebasan 
beragama massa, semaksimal mungkin menyatukan massa yang menganut agama, dengan 
sabar dan teliti melakukan pekerjaan massa yang menganut agama.



Dalam rapat kali ini, Presiden Xi Jinping menekankan untuk mendorong sinisisasi 
agama di Tiongkok secara mendalam.

Kemampuan pengelolaan urusan agama sedang menjadi ukuran penting bagi tata 
kelola Tiongkok. Keharmonisan hubungan agama sedang menjadi praktik hidup 
terbesar bagi persatuan bangsa Tionghoa.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F5D8E1BCB917442B84270F016ECE5D83%40A10Live.

Reply via email to