Kalau tidak keliru, Said Agil ini pernah menyatakan diri sebagai
satu-satunya warga NKRI yang berbahasa Ibrani.

On Thu, Dec 9, 2021 at 1:50 AM Chan CT <[email protected]> wrote:

> Kemarin, Said Aqil maju lagi calon Ketua Umum PBNU sampai RUU TPKS
>
> * Kamis, 9 Desember 2021 07:09 WIB*
> [image: Kemarin, Said Aqil maju lagi calon Ketua Umum PBNU sampai RUU TPKS]
>
> *Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj
> (tengah) memberikan keterangan pers usai bertemu dengan pengurus wilayah NU
> di Jakarta, Rabu (8/12/2021). Ketua Umum PBNU petahana, Said Aqil Siradj
> mengumumkan kesediaannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU periode
> 2021-2026 di Muktamar ke-34 NU, Lampung. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.*
> *Ragam peristiwa politik terjadi di Indonesia, Rabu (8/12/2021).*
> Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa politik terjadi di Indonesia, Rabu
> (8/12), mulai dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai
> Haji Said Aqil Siradj mengumumkan pencalonannya kembali sebagai ketua umum
> pada Muktamar ke-34 NU pada 23-25 Desember 2021 sampai perkembangan dan
> sikap berbagai fraksi di DPR RI saat Badan Legislasi DPR RI menyetujui
> Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS).
>
> Berikut ini lima berita politik menarik pilihan ANTARA:
>
> *1. Said Aqil siap maju lagi jadi calon Ketua Umum PBNU*
>
> Kiai Haji Said Aqil Siradj menyatakan siap maju kembali menjadi calon
> Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) dalam Muktamar Ke-34 NU
> di Provinsi Lampung, mulai 23 hingga 25 Desember.
>
> Menurut Kiai Said, sejumlah kiai sepuh memintanya kembali memimpin PBNU,
> antara lain Habib Luthfi (Perkalongan), Tuan Guru Turmudzi (Lombok), K.H.
> Muhtadi Dimyathi (Banten), K.H. Dimyati Rois (Kendal), K.H. Agoes Ali
> Masyhuri (Sidoarjo), dan Kiai Bustomi (Tasikmalaya).
>
> Selengkapnya baca di sini
> <https://m.antaranews.com/berita/2573621/said-aqil-siap-maju-lagi-jadi-calon-ketua-umum-pbnu>
> .
>
> *2. Baleg setujui RUU TPKS jadi usul inisiatif DPR*
>
> Rapat Pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR RI pada Rabu sore menyetujui
> Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan (RUU TPKS) menjadi usul
> inisiatif DPR RI.
>
> Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Pleno Baleg setelah mendengarkan
> pendapat sembilan fraksi.
>
> Selengkapnya baca di sini
> <https://m.antaranews.com/berita/2573321/baleg-setujui-ruu-tpks-jadi-usul-inisiatif-dpr>
> .
>
> *3. Minim pendaftar, KPU perpanjang pendaftaran bakal calon Bupati Yalimo*
>
> Komisi Pemiliihan Umum (KPU) Yalimo, Provinsi Papua memperpanjang waktu
> pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati untuk pemilihan
> suara ulang (PSU) Kabupaten Yalimo karena minim pendaftar.
>
> Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen ketika dihubungi di Wamena, Rabu,
> mengatakan pendaftaran pertama dibuka 3 - 5 Desember namun tidak ada yang
> mendaftar.
>
> Selengkapnya baca di sini
> <https://m.antaranews.com/berita/2573125/minim-pendaftar-kpu-perpanjang-pendaftaran-bakal-calon-bupati-yalimo>
> .
>
> *4. Anggota DPR RI: 228 DIM RUU PDP belum dibahas oleh DPR dan pemerintah*
>
> Anggota Komisi I DPR RI Mukhlis Basri mengatakan 228 dari 371 daftar
> inventarisasi masalah (DIM) yang berisi materi pembahasan dalam Rancangan
> Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) belum dibahas oleh DPR
> dan pemerintah.
>
> “Yang belum dibahas, berjumlah 228 DIM. Mayoritas berkaitan dengan
> penyelenggaraan dan kelembagaan pengawas pelaksanaan Undang-Undang
> Perlindungan Data Pribadi,” ujar Mukhlis Basri.
>
> Selengkapnya baca di sini
> <https://m.antaranews.com/berita/2572405/anggota-dpr-ri-228-dim-ruu-pdp-belum-dibahas-oleh-dpr-dan-pemerintah>
> .
>
> *5. F-PKB fokus perjuangkan pengesahan RUU TPKS dan Kesejahteraan Ibu-Anak*
>
> Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan fraksinya akan
> fokus memperjuangkan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana
> Kekerasan Seksual (TPKS) dan RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak.
>
> Menurut Cucun, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta,
> Rabu, kedua RUU tersebut menjadi target prioritas Fraksi PKB dari 40 RUU
> dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2022 karena
> mempertimbangkan dinamika di lapangan.
>
> Selengkapnya baca di sini
> <https://m.antaranews.com/berita/2572121/f-pkb-fokus-perjuangkan-pengesahan-ruu-tpks-dan-kesejahteraan-ibu-anak>
> .
>
> Pewarta: Genta Tenri Mawangi
> Editor: Budisantoso Budiman
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1FA2D562E0BC4CEF9C08D59B9E21DCA3%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1FA2D562E0BC4CEF9C08D59B9E21DCA3%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2BboET_yyN4g3Cqc1vucZeV-82vUfzcKhsyJtP-EsSX6Q%40mail.gmail.com.

Reply via email to