Usaha Mengintervensi Urusan Dalam Negeri Tiongkok Akan Sia-Sia Belaka
2021-12-21 10:46:46  
http://indonesian.cri.cn/20211221/eac225ba-3c15-4e03-296c-834ef2541586.htmlDi 
depan jumpa pers hari Senin kemarin (20/12), juru bicara Kementerian Luar 
Negeri Tiongkok Zhao Lijian mengatakan bahwa perkembangan demokrasi Hong Kong 
sepenuhnya adalah urusan dalam negeri Tiongkok. Berbagai usaha untuk 
mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok dan ingin mengacaukan Hong Kong 
pasti hanya akan sia-sia.

Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok merilis Buku Putih “Perkembangan 
Demokrasi Hong Kong di Bawah ‘Satu Negara Dua Sistem’” pada hari Senin (20/12) 
kemarin. Zhao Lijian menunjukkan, buku putih adalah dokumen penting yang 
dirilis pada periode krusial perkembangan demokrasi Hong Kong.



Zhao Lijian menyatakan, sejak Hong Kong kembali ke pangkuan tanah air Tiongkok, 
pemerintah pusat Tiongkok dengan tegas melaksanakan pedoman ‘Satu Negara Dua 
Sistem’ dan Undang-Undang Pokok Hong Kong, mendukung Hong Kong mengembangkan 
demokrasi berdasarkan hukum secara tertib, penduduk Hong Kong menikmati hak 
demokrasi yang belum pernah dimiliki sebelumnya, prestasi besar yang dicapai 
oleh perkembangan demokrasi Hong Kong telah disaksikan oleh umum. Pada hari 
Senin kemarin, pemilihan Dewan Legislatif ke-7 Hong Kong telah diadakan secara 
lancar dan tertib serta berdasarkan hukum. Inilah praktik sukses terbaru Hong 
Kong dalam melaksanakan prinsip “Patriot Mengelola Hong Kong”, mengembangkan 
demokrasi unggul, serta memilih tenaga ahli dan mendorong pemerintahan yang 
baik. Fakta membuktikan, Partai Komunis Tiongkok dan pemerintah Tiongkok adalah 
perancang, pendiri, pemelihara dan pendorong sistem demokrasi Hong Kong.

  

Zhao Lijian mengatakan, seperti diketahui umum, Hong Kong belum pernah 
menikmati demokrasi selama 150 tahun kekuasaan kolonial Inggris, setelah 
kembali ke tanah air Tiongkok, Hong Kong baru membuka zaman demokrasi. Selama 
beberapa tahun belakangan ini, sejumlah kekuatan ekstrem bersikeras mendesak 
kekuatan anti Tiongkok dan pengacau Hong Kong untuk menyerang ketertiban 
konstitusi Hong Kong, mendistorsi makna demokrasi, dan merintangi proses 
demokrasi Hong Kong, hal ini sangat merugikan perkembangan demokrasi Hong Kong. 
Pemerintah Tiongkok dengan tegas mengambil serangkaian tindakan penting untuk 
mendorong demokrasi Hong Kong kembali ke rel tepat. Tiongkok sangat yakin bahwa 
di bawah Satu Negara Dua Sistem, jalan demokrasi Hong Kong akan semakin lebar, 
dan prospek demokrasi Hong Kong akan semakin gemilang. 

Zhao Lijian menekankan, Hong Kong adalah Hong Kong milik Tiongkok, bagaimana 
perkembangan demokrasi Hong Kong sepenuhnya adalah urusan dalam negeri 
Tiongkok, baik atau tidaknya sistem demokrasi Hong Kong, harus ditentukan oleh 
segenap rakyat Tiongkok termasuk warga Hong Kong. Pemerintah pusat Tiongkok 
dengan tegas melaksanakan pedoman Satu Negara Dua Sistem, dengan tegas 
mendukung Hong Kong mengembangkan sistem demokrasi yang sesuai dengan posisi 
konstitusional dan keadaan riilnya. Berbagai usaha untuk mengintervensi urusan 
dalam negeri Tiongkok dan berniat mengacaukan Hong Kong dengan alasan 
demokrasi, pasti akan sia-sia belaka.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/5CEC1EE4F8884E2EBEC121A5EE621B04%40A10Live.

Reply via email to