Jubir Kemenlu Tiongkok Promosikan Kacang Pinus Afghanistan
2021-12-21 10:12:58  
http://indonesian.cri.cn/20211221/9f089edf-27f6-4e6f-6557-10bb5bdb7a4b.html

Baru-baru ini sejumlah besar kacang pinus Afghanistan diangkut ke Shanghai 
melalui “Koridor Udara Kacang Pinus”, dengan demikian menandakan pulihnya 
perdagangan produk pertanian Tiongkok-Afghanistan. Konsumen Tiongkok tertarik 
pada kacang pinus Afghanistan, dan laris terjual.

Terkait hal tersebut, dalam jumpa pers di Beijing hari Senin kemarin (20/12), 
juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian menyatakan, kacang 
pinus Afghanistan bermutu tinggi, hasil produksi tahunannya sekitar 20.000 ton, 
dan nilai ekspor tahunannya mencapai 800 juta dolar AS, memberikan lapangan 
pekerjaan kepada 100 ribu orang lebih, adalah sumber pendapatan penting 
keuangan Afghanistan, juga adalah sumber pendapatan satu-satunya banyak petani 
Afghanistan. Tetapi karena negara ini terletak di pedalaman, ditambah dengan 
kerusuhan selama bertahun-tahun, setiap tahunnya kacang pinus selalu gagal 
terjual.



“Kacang-kacang pinus yang kecil ini bersangkutan dengan kehidupan jutaan rakyat 
Afghanistan”, tutur Zhao Lijian. Untuk membantu rakyat Afghanistan mengubah 
kacang pinus menjadi keuntungan yang nyata, dengan dorongan bersama 
Tiongkok-Afghanistan, pada tahun 2018, Tiongkok membuka “rute penerbangan 
kacang pinus” yang langsung diimpor dari Afghanistan. Hanya dalam waktu 4 bulan 
saja rute penerbangan tersebut sudah menciptakan pendapatan sebesar 15 juta 
dolar AS kepada daerah setempat. Menurut statistik, tiap tahun terdapat 3.000 
hingga 5.000 ton kacang pinus langsung diekspor ke Tiongkok, baik rakyat 
Afghanistan yang memetik kacang pinus maupun konsumen Tiongkok, semua telah 
mendapat keuntungan.



Zhao Lijian menyatakan, “Koridor Udara Kacang Pinus” adalah ikatan penting 
kerja sama persahabatan Tiongkok-Afghanistan. Pada bulan Agustus 2021, situasi 
Afghanistan mengalami perubahan signifikan, AS melaksanakan pengontrolan 
moneter kepada Afghanistan, 39 juta penduduk Afghanistan menghadapi krisis 
kemanusiaan. Sebagai tetangga dan sahabat tulus Afghanistan, Tiongkok sangat 
memperhatikan kondisi kehidupan Afghanistan, disamping menyediakan bantuan 
kemanusiaan, Tiongkok juga membantu Afghanistan menyelesaikan kesulitan ekonomi 
dalam berbagai cara, untuk meningkatkan kemampuan pembangunan mandiri mereka. 
Pada bulan Oktober 2021, atas undangan pemerintah sementara Afghanistan, 
Tiongkok memperbarui izin penerbangan pesawat carter secara tepat waktu, sekali 
lagi membuka “Koridor Udara Kacang Pinus” Tiongkok-Afghanistan.



Pada tanggal 1 November lalu, 45 ton kacang pinus yang diangkut dengan pesawat 
carter tiba di kota Shanghai. Sebanyak 120 ribu botol kacang pinus terjual 
habis setelah tampil di depan Ekspo Impor Internasional Tiongkok. Terhitung 
sampai saat ini, terdapat 1.170 ton kacang pinus dengan diangkut pesawat carter 
tiba di Tiongkok, dan telah menciptakan pendapatan sebesar 100 juta Yuan RMB, 
yaitu sekitar 16 juta dolar AS.

Selanjutnya Tiongkok akan meningkatkan sinergi dengan Afghanistan di bawah 
kerangka mekanisme hubungan tingkat kerja rekonstruksi ekonomi 
Tiongkok-Afghanistan, mendorong pengeksporan produk khas Afghanistan seperti 
saffron ke Tiongkok, dengan aksi riil mendorong rekonstruksi ekonomi 
Afghanistan.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/E96E429FA6F540759BD74CF54C18E4B3%40A10Live.

Reply via email to