Nah lho....kerja paksa......semua perusahaan joint venture tariff lokal 
bayarnya.... Juga drop 5000 pounds bomb ..Bukan lagi kerja paksa... 
Menghilangkan kesengsaraan dengan bomb...... Termasuk katagori mercy 
killing.....

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Sun., Dec. 26, 2021 at 9:10 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote:   
AS Harus Adakan Introspeksi Soal Kerja Paksa
2021-12-26 14:40:57  
http://indonesian.cri.cn/20211226/a433d5cb-f4c1-5f16-6fd7-a9a6f278aae9.html
Dalam jumpa pers isu Xinjiang ke-65 yang digelar di Beijing kemarin (25/12), 
terkait AS meneken apa yang disebut sebagai “Undang-undang Pencegahan Kerja 
Paksa Uighur”, secara terus terang mengintervensi urusan Xinjiang dan bermaksud 
mengekang Tiongkok melalui isu Xinjiang,  juru bicara Pemerintah Daerah Otonom 
Etnis Uighur Xinjiang Xu Guixiang menyatakan, tindakan AS itu yang sama sekali 
bersifat bullying adalah perbuatan perampok berdasarkan pikiran perang dingin, 
adalah salah total dan sangat berbahaya.

Jubir itu mengatakan, apa yang disebut sebagai “Undang-undang Pencegahan Kerja 
Paksa Uighur” dengan berat memutarbalikkan keadaan nyata kerja di Xinjiang; apa 
yang disebut sebagai “Undang-undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur” dengan berat 
melanggar patokan mendasar hukum internasional dan hubungan internasional; apa 
yang disebut sebagai “Undang-undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur” dengan berat 
menginjak-injakkan nilai bersama seluruh manusia.

Xu Guixiang menekankan, sebagai diketahui umum, warga Indian di AS menderita 
kerja paksa yang mengerikan , perkembangan sejarah AS dari awal disertai usir, 
bantai dan asimilasi paksa terhadap warga Indian, saat ini etnis Indian sedang 
menjadi etnis terancam genosida. Maka mendingan pemimpin AS harus mengadakan 
introspeksi terkait hal tersebut.


Amerika-lah Negara Kerja Paksa yang Sesungguhnya!
2021-12-26 14:39:22  
http://indonesian.cri.cn/20211226/54031538-de79-9da6-5e75-b5b2f8f770d7.html
Juru  bicara Pemerintah Daerah Otonom Etnis Uighur Xinjiang Xu Guixiang 
menyatakan, Amerika Serikat(AS) lah negara kerja paksa yang sesungguhnya! Hal 
itu dinyatakan jubir tersebut dalam jumpa pers soal Xinjiang kemarin(25/12), 
usai pemerintah AS menandatangani “Undang-undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur”.

Xu mengatakan, AS pernah menjualbelikan, menganiayai dan mendiskriminasi budak 
warga kulit hitam. Kerja paksa adalah titik hitam yang tak dapat dihapuskan 
dalam “sejarah bangkit”AS. Sedang AS, yang bangkit melalui penjualbelian orang 
hitam, adalah negara sistem perbudakan modern pada saat ini, keadaan kerja 
paksa tetap sangat serius di AS.

Jubir itu mengatakan, pertama, keadaan kerja paksa pertanian adalah paling 
berat di AS. Kedua, kerja paksa di penjara swasta AS pun sangat mengerikan . 
Ketiga, buruh anak sangat serius di AS. Keempat, terdapat diskriminasi jenis 
kelamin yang luas di lapangan kerja AS. Kelima, diskriminasi dan prasangka 
terhadap kaum penyandang di lapangan kerja pun sangat berat di AS.



-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/29C96EBACB7649A680977792B6D544FA%40A10Live.
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/328830523.881307.1640573918097%40mail.yahoo.com.

Reply via email to