https://www.antaranews.com/berita/2674573/china-laporkan-34-kasus-baru-covid-19-pada-kontingen-olimpiade?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=category_home




China laporkan 34 kasus baru COVID-19 pada kontingen Olimpiade

Minggu, 30 Januari 2022 21:52 WIB

Stadion Nasional yang dikenal sebagai Sarang Burung tempat upacara pembukaan 
dan penutupan akan diadakan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Beijing, 
Cina, Sabtu (29/1/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Fabrizio Bensch/WSJ/sad. 
(REUTERS/FABRIZIO BENSCH)
Beijing (ANTARA) - Sebanyak 34 orang di kalangan personel yang berkaitan dengan 
Olimpiade ditemukan terinfeksi COVID-19, kata komite penyelenggara Olimpiade 
Musim Dingin Beijing 2022, Minggu.

Di antara yang dinyatakan positif COVID-19 adalah Natalia Maliszewska, atlet 
Polandia yang dijagokan meraih medali pada nomor seluncur lintasan pendek.

Selain Maliszweska, ada 13 atlet atau ofisial tim yang dinyatakan positif COVID 
setelah tiba di bandara pada Sabtu (29/1).

Dari jumlah total yang terinfeksi, 23 di antaranya adalah mereka yang baru tiba 
di bandara sementara 11 lainnya yang sudah berada di lingkungan tertutup.

Lingkungan terbatas itu memisahkan para personel penyelenggara Olimpiade dengan 
masyarakat umum sebagai upaya untuk menghadang penyebaran infeksi.

Di dalam lingkungan terbatas, para peserta Olimpiade bisa bergerak bebas antara 
tempat penginapan dan lokasi-lokasi pertandingan dengan menggunakan alat 
transportasi resmi.

Namun, mereka tidak diperbolehkan berkeliaran di wilayah kota.

Semua orang yang terlibat dalam Olimpiade tersebut, termasuk media dan staf, 
juga diharuskan menjalani tes COVID setiap hari.

Maliszewska adalah atlet kedelapan Polandia yang positif COVID dan telah 
menjalani isolasi, kata Komite Olimpiade Polandia, Minggu.

Australia, sementara itu, pada Minggu mengumumkan ada satu orang yang 
dinyatakan positif COVID di antara para anggota timnya, namun tidak menyebutkan 
orang yang dimaksud itu apakah atlet atau pelatih.

Penyelenggara Olimpiade Beijing telah memperingatkan bahwa kasus COVID akan 
semakin banyak dalam beberapa hari mendatang.

Peringatan itu dikeluarkan pada saat ibu kota China itu sedang memberlakukan 
langkah-langkah ketat.

Pemkot Beijing melarang peserta Olimpiade berkeliaran di kota tersebut ataupun 
melakukan kontak dengan penduduk setempat.

Tidak seperti banyak negara yang sedang berupaya untuk menjalani kehidupan 
bersama COVID-19, China telah mengisolasi diri dengan menerapkan kebijakan 
tanpa toleransi.

Negara itu juga membatalkan hampir semua penerbangan internasional.

Para atlet dan kontingen yang mengikuti Olimpiade harus mengambil penerbangan 
langsung ke kota tempat penyelenggaraan dengan pesawat sewaan.


Sumber: Reuters
Baca juga: Penyelenggara Olimpiade Beijing: China tak pernah manipulasi hasil 
tes
Baca juga: Puncak COVID di China diperkirakan terjadi jelang Olimpiade Beijing
Baca juga: COVID meningkat jelang Olimpiade, Beijing berupaya tekan penularan
 

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2022








-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220130213105.b4115322ded514bf96377d93%40upcmail.nl.

Reply via email to