Fw dari WA-grup, ... https://www.kaskus.co.id/thread/5de0d74dc8393a4d287a830f/ong-tjong-hay--cina-makan-cina
Apakah anda tahu siapa orang ini? Ya dialah si Penghianat org Tionghoa di Indonesia, namanya kristoforus sindhunata alias ong tjong hay. Dialah orang tionghoa pertama yang mengusulkan LARANGAN TOTAL untuk meryakan imlek ,adat istiadat dan budaya tionghoa di indonesia kepada presiden soeharto sekitar tahun 1966-1967. Atas saran tersebut ,pada 6 desember 1967 presiden soeharto mengeluarkan instruksi presiden No.14/1967 tentang pembatasan agama ,kepercayaan dan adat istiadat cina. Dengan dikeluarkannya inpres tersebut ,seluruh perayaan tradisi dan keagamaan etnis tionghoa termasuk tahun baru imlek ,cap go meh ,pehcun dan sebagainya dilarang dirayakan secara terbuka. Demikian juga tarian barongsai dan liong dilarang dipertunjukkan. Masyarakat keturunan Tionghoa di indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan tahun baru imlek pada tahun 2000 tepatnya pada tanggal 17 januari 2000, Presiden Abdurrahman Wahid mengeluarkan Keppres No.6/2000 tentang pencabutan Inpres No.14/1967 tentang pembatasan agama ,Kepercayaan dan Adat istiadat Tionghoa. Kemudiaan Presiden Abdurrahman Wahid menindaklanjutinya dengan mengeluarkan keppres No.19/2001 tertanggal 9 April 2001 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur fakultatif (hanya berlaku bagi mereka yang merayakannya). Baru pada tahun 2002 pada saat menghadiri perayaan imlek 2553 kongzili, yang diselenggarakan Matakin. Presiden Megawati Soekarnoputri mengumumkan mulai 2003, Imlek menjadi Hari Libur Nasional. Pengumuman ini ditindak lanjuti dengan dikeluarkannya Keppres No.19/2002. Ini hanya sebagian kecil dari isi buku "KETIKA PELANGI DIUJUNG SENJA" karya HanHung. Buku ini mengenalkan kita akan Sejarah ,Tradisi ,Festival ,Legenda dan Kebudayaan tionghoa pada umumnya dan khusus tionghoa indonesia. Ong Tjong Hay : Cina Makan Cina Membedah alam pikiran Soeharto, berarti harus menggunakan Logika Perang Dingin. Soeharto itu sangat loyal pada Blok Barat dan Anti Komunis. Sejak di Seskoad, ia sudah dekat dengan perantara C** (taulah ini apa), bernama Kolonel Suwarto. Menurut Eros Djarot dalam bukunya, 'Siapa Sebenarnya Suharto'. Makanya, membasmi komunis, itu harus Suharto lakukan. Ga cuma itu memerangi Timor Leste jg dia lakukan. Tadinya Suharto gamau Invasi, kayak Sukarno, dia maunya jd bapak pembangunan yg adem ayem. Tapi krn ada isu bahwa Timor Leste akan dikuasai Fretilin yang Komunis, maka Soeharto menggelar Operasi Seroja. So, sehubungan dengan Cina, Soeharto ga benci secara personal, buktinya dia bersahabat dengan Liem Sioe Liong dan Bob Hasan, bahkan melakukan penyelundupan bersama, ketika masih di Kodam Diponegoro. Tapi masalahnya, Cina cina banyak yg pro komunis. Setelah kekalahan Chiang, Cina cina Cirebon membuang bendera Kuomintang dan mulai mengelukan Chaiman Mao. lalu Pas Ganyang Malaysia, Pasukan Gerilya Rakyat Serawak itu dipimpin oleh Huáng Jì zuò, Cina Hakka dari Pontianak dan latiannya di Bogor, di sponsori oleh Aidit dan didukung oleh Sukarno sendiri. Karena waktu itu, TNI ogah ogahan dukung Dwikora. Nah Soeharto mikir, ini Cina cina gimana supaya bisa di Purifikasi. Lalu Soeharto diberi saran oleh orang yang jadi fokus pembahasan kita ini. Tokoh Cina Hokkien yang satu ini, lahir dengan nama Ong Tjong Hay alias Wang Zhang Xia. Namun ia lebih terkenal dengan nama baptisnya, Kristoforus Sindunata. Ong Tjong Hay mengusulkan kepada Soeharto untuk melarang segala aktifitas kebudayaan dan keagaaman Cina di Indonesia. Ia justru sangat ekstrim dengan mengusulkan melarang total seluruh kegiatan keagamaan dan kebudyaan Cina. Sementara pemerintah Soeharto 'hanya' melarang perayaan-perayaan Konghucu di ruang publik. Jika dirayakan di dalam rumah pribadi dan tidak diketahui oleh orang di luar komunitasnya masih diperbolehkan. Ong Tjong Hay adalah orang Cina beragama Katolik Roma, bukan penganut Samkaw (Konghucu, Taoisme atau Budhisme). Bahkan dia pernah menjadi Wakil Ketua PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia). Karena itu tak sedikit Cina yang mencurigai, Ong Tjong Hay berniat mengkristenkan Cina Cina di Indonesia. Apalagi rezim Suharto pra 90an, didominasi oleh Pejabat Teras beragama Kristen/Katolik : LB Moerdani, Sudrajad Djiwandono, Maraden Panggabean, Radius Prawiro, Adrianus Mooy, JB Sumarlin.. Tidak hanya mengusulkan melarang kegiataan keagamaan. ia bahkan mengilhami LPKB (lembaga penghayatan kesatuan bangsa) untuk mengeluarkan anjuran yaitu: - Orang Cina Mau melupakan dan tidak lagi menggunakan nama Xingming (contoh : Kwik Kian Gie, Zheng Wei Jian, Soe Hok Gie) - Menanggalkan dan menghilangkan agama, kepercayaan dan adat istiadat leluhur, termasuk bahasa maupun semua kebiasaaan dan kebudayaan dalam kehidupaan sehari-hari. Termasuk larangan untuk perayaan tahun baru imlek. -Menutup Sekolah-sekolah Cina Konsekuensi dari Ide Ong Tjong Hay amatlah fatal, generasi muda Cina banyak yang gabisa bahasa leluhur, seperti bahasa hoklo, khek, tiochu, dll. Karena sekolah cina ditutup, mereka pun masuk sekolah kristen dan terpapar modernisme barat yang sulit terhindarkan (ofcourse krn Katolik dan Protestan itu Ritus Barat) sehingga mulai banyak yg lupa dgn adat istiadat leluhur. Beberapa cina bahkan meledek, Ong Tjong Hay berbuat begitu, krn dia 'keberatan nama'. Ong/Wang berarti Raja, krn gakuat menyandang nama, dia pun sok menjadi Raja, lalim pada sesama sendiri...Seperti halnya dengan Ong Ging Hien alias Gingging yang membujuk Pakualam agar orang cina jogja gaboleh punya Tanah. So skrg udah jelas kan, siapa tersangkanya ? -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/B8AC1D7373974F479BC77F319A57B397%40A10Live.
