https://bali.suara.com/read/2022/02/15/103514/amerika-serikat-masukkan-indonesia-di-daftar-6-negara-yang-diminta-tak-dikunjungi-karena-covid-19?page=all


Amerika Serikat Masukkan Indonesia di Daftar 6 Negara yang Diminta Tak
Dikunjungi Karena Covid-19

Eviera Paramita Sandi Selasa, 15 Februari 2022 | 10:35 WIB

*SuaraBali.id - *Indonesia, Korea Selatan, dan Azerbaijan ke daftar negara
yang diminta Amerika Serikat <https://www.suara.com/tag/amerika-serikat> (AS
<https://www.suara.com/tag/as>) untuk tidak dikunjungi oleh warganya karena
risiko terkait COVID-19 <https://www.suara.com/tag/covid-19>. Hal ini
dikatakan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin
(14/2/2022).

Imbauan atas Indonesia, Korsel, dan Azerbaijan diberi label "Tingkat 4:
Jangan Bepergian ke Sana."

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
<https://www.suara.com/tag/penyakit> Amerika Serikat (CDC) pada hari yang
sama mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk tidak bepergian ke enam
negara dan wilayah, termasuk Korea Selatan, Belarus, dan Azerbaijan karena
penularan COVID-19.

CDC juga menambahkan Komoro, Polinesia Prancis, serta Saint Pierre and
Miquelon ke daftar negara dan wilayah yang risikonya berada di "Level
Empat: Sangat Tinggi."

Secara keseluruhan, CDC memasukkan 140 negara dan wilayah pada tingkat
tertinggi peringatan, termasuk terhadap Kanada, seluruh Eropa, dan hampir
seluruh Amerika Latin.

Tingkat COVID yang disebabkan varian Omicron menurun, namun masih tinggi di
banyak negara.

CDC menyebut 50 negara dan wilayah dengan "Level Tiga: Tinggi,". Menurut
level tersebut, perjalanan tidak penting perlu dihindari warga Amerika yang
belum divaksin.

Hanya 11 tujuan, termasuk China, Selandia, Baru, Pakistan, Taiwan, dan Hong
Kong yang masuk dalam kategori "Level 1: Rendah" atau "Level 2: Sedang".

CDC menyediakan daftar berisi 40 tujuan sebagai daerah-daerah yang
kondisinya tidak diketahui dan karena itu menyarankan warga AS untuk tidak
berkunjung ke sana, kecuali kalau sudah divaksin anti COVID-19.

Beberapa pejabat industri perjalanan mengatakan mereka meyakini bahwa
rekomendasi perjalanan yang dikeluarkan CDC adalah salah satu faktor yang
menjadikan permintaan perjalanan udara tertekan.

Sebelumnya pada bulan ini, kalangan maskapai besar, bisnis, dan perusahaan
layanan perjalanan mendesak Gedung Putih untuk mencabut kewajiban tes
COVID-19 sebelum berangkat ke AS bagi para penumpang internasional yang
telah divaksin. (ANTARA)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CpfJ4vBtJZh3dPjHzCD%3DS-suhtGCGbfMuMgZB6zmG42Q%40mail.gmail.com.

Reply via email to