Xi Jinping Adakan Hubungan Telepon dengan Presiden Prancis
2022-02-17 14:44:57    
https://indonesian.cri.cn/2022/02/17/ARTI7SyNO1ZNO82huLDLDmu9220217.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.3Presiden
 Tiongkok Xi Jinping mengadakan hubungan telepon dengan Presiden Prancis 
Emmanuel Macron pada hari Rabu kemarin (16/02).

Pada kesempatan itu, Macron menyampaikan salam Tahun Macan kepada Xi Jinping 
dan rakyat Tiongkok, sementara mengucapkan selamat atas kesuksesan acara 
pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing. Ia menyatakan bahwa dalam situasi 
dewasa ini, Tiongkok dapat menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin sesuai 
jadwal dan ini adalah suatu hal yang tidak mudah, Prancis selalu dan akan terus 
dengan sekuat tenaga mendukung kesuksesan Olimpiade dan Paralimpiade Musim 
Dingin Beijing.

Xi Jinping mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Macron dan rakyat 
Prancis, dan ia menunjukkan, penyelengaraan Olimpiade Musim Dingin sesuai 
jadwal menunjukkan bahwa komunitas internasional mendambakan perdamaian, 
persatuan dan kemajuan. Dirinya mengucapkan selamat atas prestasi yang dicapai 
oleh atlet Prancis.

Kedua kepala negara ini mencapai kesepahaman mengenai kerja sama bilateral pada 
tahap selanjutnya sebagai berikut, pertama, mendorong  kerja sama iptek 
pertanian dan industri pertanian daerah andalan dapat sedini mungkin 
terlaksana. Tiongkok menyambut lebih banyak perusahaan produk pertanian dan 
makanan yang sesuai persyaratan untuk mendaftarkan diri di Tiongkok. Kedua, 
memperdalam inisiatif “Mitra Manufaktur Hijau” Tiongkok dan Prancis, 
menyediakan iklim bisnis yang adil, non-diskriminatif kepada perusahaan 
masing-masing negara. Ketiga, mendukung lebih banyak bank dan infrastruktur 
keuangan Prancis bergabung dalam sistem pembayaran lintas batas RMB. Tiongkok 
akan aktif menyetujui permohonan pendanaan terkait Bank Perancis menurut 
prosedur dan standar terkait. Keempat, mendukung maskapai penerbangan kedua 
negara untuk memperdalam kerja sama dalam berbagai bentuk, dan saling mendorong 
sertifikasi penerbangan pesawat masing-masing. Kelima, mempercepat pelaksanaan 
daftar proyek percontohan gelombang keempat kerja sama pasar pihak ketiga. 
Keenam, sedini mungkin mengadakan sesi breakout ruang dialog strategis Tiongkok 
dan Prancis, mengadakan sesi breakout internet, mengadakan dialog kutub dan 
laut, meningkatkan dialog dan pertukaran berbagai tingkat tentara kedua negara.


“Permulaan Baik” Menandakan Keyakinan Modal Asing pada Tiongkok
2022-02-17 14:46:16    
https://indonesian.cri.cn/2022/02/17/ARTIsdCHOziYyWvDkVtRl2jJ220217.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.2

Menurut data terbaru dari Kementerian Perdagangan Tiongkok, pada Januari lalu, 
di luar bidang perbankan, sekuritas dan asuransi, Tiongkok secara riil 
memanfaatkan modal asing sebesar 102,28 miliar yuan Renminbi yang naik 11,6% 
dibandingkan masa sama tahun lalu, atau senilai US$ 15,84 miliar dengan naik 
17,6%. Bagi Tiongkok, data yang cukup menonjol ini mewujudkan “permulaan baik” 
ekonomi dan perdagangan tahun 2022, sementara juga menyampaikan sinyal yang 
jelas bahwa keyakinan modal asing pada Tiongkok tetap cukup kencang, dan daya 
tarik Tiongkok bagi modal asing tetap besar.


Masuknya modal asing ke Tiongkok justru karena market Tiongkok dapat 
mendatangkan laba yang tinggi. Di latar belakang wabah masih serius dan 
investasi asing melesu, Tiongkok semakin diincar modal asing, disebabkan oleh 
penanggulangan wabah yang sukses  serta pasar yang masif di Tiongkok.

Pasar Tiongkok yang terus bertumbuh selalu mengundang perhatian besar 
perusahaan asing. Ditambahkan lagi “lingkungan lunak” investasi Tiongkok pun 
terus dioptimalkan.

Sejalan dengan berlakunya Perjanjian Hubungan Kemitraan Ekonomi Komprehensif  
Regional (RCEP), ke depan kerja sama ekonomi diyakini bakal membawa lebih 
banyak peluang investasi di Tiongkok,  dan hal ini amat penting bagi ekonomi 
dunia yang rehabiltiasinya masih lesu.
Meneropong masa depan, Tiongkok akan terus mengembangkan potensi pertumbuhan, 
terus memperluas keterbukaan, menciptakan lingkungan bisnis dengan marketisasi, 
penegakan hukum dan internasiolisasi, berbagi profit pembangunan ekonomi yang 
bermutu tinggi dengan dunia. Dapat diprediksi bahwa semakin banyak perusahaan 
transnasional akan menanam modal ke Tiongkok.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/339C4B6EC05545F3802D993E55C9051E%40A10Live.

Reply via email to