Gairah Tropis dalam Kompetisi Olimpiade Musim Dingin
2022-02-17 14:57:19    
https://indonesian.cri.cn/2022/02/17/ARTIdSkqtkKyV48KiF4UxpwV220217.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.16Di
 lapangan kompetisi Olimpiade Musim Dingin Beijing, para atlet yang datang dari 
sejumlah negara tropis yang tidak pernah  dihujani salju sepanjang tahun 
mengundang perhatian para penonton. Hampir semuanya ikut serta dalam kompetisi 
ski Alpen dan mayoritas merupakan satu-satunya atlet yang berjuang mengharumkan 
nama negaranya dalam Olimpiade Musim Dingin. Demi impian Olimpiade di dalam 
hati mereka, mereka mengeksrepsikan kegairahan tropis di dunia es dan salju.




Filipina tergoling sebagai negara beriklim hutan hujan tropis dengan suhu udara 
rata-rata 27 derajat Celsius sepanjang tahun. atlet satu-satunya kontingen 
Filipina Asa Miller ikut serta dalam kompetisi Ski Alpen, Giant slalom putra.




India yang mayoritas daerahnya tergolong beriklim tropis juga mengirim atlet 
satu-satunya, yaitu Arif Mohammad Khan untuk tampil dalam kompetisi Ski Alpen 
Giant slalom putra.




Kontingen dari Pakistan yang juga tergolong sebagai negara iklim tropis dengan 
curah hujan sedikit dan suhu udara 27 derajat Celsius sepanjang tahunnya 
mengirim atlet satu-satunya Mohammad Karim untuk ikut serta dalam kompetisi Ski 
Alpin.




Mialitiana Clerc, atlet Madagaskar, negeri tropis Afrika, ikut serta dalam 
kompetisi Ski Alpin slalom putri, dan ia juga merupakan atlet puteri pertama 
Madagaskar yang ikut serta dalam Olimpiade Musim Dingin.




Fayik Abdi, atlet Arab Saudi, negeri tropis gurun pasir dengan suhu udara 
maksimum 50 derajat Celsius ke atas, ikut serta dalam Ski Alpin Giant slalom 
putra. Ia merupakan atlet pertama negara-negara Teluk Arab yang tampil dalam 
Olimpiade Musim Dingin.




Yohan Goutt Goncalves sebagai atlet satu-satunya kontingen Timor Leste, negeri 
tropis Asia, ikut serta dalam kompetisi Ski Alpin Giant slalom putra.




Shannon Abeda, atlet satu-satunya kontingen Eritrea, negeri Afrika bagian timur 
laut dengan suhu udara maksimun 40 derajat Celsius dan tak memiliki musim 
dingin, juga ikut serta dalam kompetisi Ski Alpin Giant slalom putra.




Benjamin Alexander, atlet Jamaika, negeri iklim hutan hujan tropis, ikut serta 
dalam kompetisi Ski Alpin Giant slalom putra. Ia merupakan atlet pertama 
Jamaika yang tampil dalam Olimpiade Musim Dingin.




Richardson Viano, atlet satu-satunya dari Haiti, negara tropis, ikut serta 
dalam kompetisi Ski Alpin Giant slalom putra.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/23C0D66B80C543EB85E2E5D5F6828004%40A10Live.

Reply via email to