Warisan Terbesar Olimpiade Musim Dingin Beijing – 
300 Juta Orang Berpartisipasi dalam Olahraga Es dan Salju
2022-02-23 12:40:23    
https://indonesian.cri.cn/2022/02/23/ARTIL00F2khimiN32XQ1cI5P220223.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.2

Olimpiade Musim Dingin Beijing secara resmi ditutup dengan dinaikkannya lima 
cincin bintang lambang Olimpiade Musim Panas Beijing 2008 dan diturunkannya 
obor kepingan salju lambang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.





Obor telah padam, tapi gairah dan kegembiraan tidak pernah berakhir, semangat 
Olimpiade pasti akan diteruskan, warisan spiritual dan material Olimpiade Musim 
Dingin Beijing juga akan diteruskan. Suatu hari, kita pasti akan kembali 
menemukan “kepingan salju” tersebut. Jadi, apa warisan pesta olahraga yang 
meriah ini?

Warisan terbesarnya adalah 300 juta orang yang berpartisipasi dalam olahraga es 
dan salju.









Mendorong 300 juta orang berpartisipasi dalam olahraga es dan salju adalah 
janji Beijing untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin. Dalam proses 
persiapannya, Tiongkok telah memenuhi komitmen tersebut. Terhitung sampai bulan 
Oktober 2021, di Tiongkok terdapat 346 juta orang berpartisipasi dalam olahraga 
es dan salju. Hal itu dianggap sebagai warisan terbesar Olimpiade Musim Dingin 
Beijing. Presiden Komite Olimpiade Internasioanl (IOC) Thomas Bach mengatakan, 
bahkan jika hanya sebagian kecil orang di antaranya berkarir di bidang olahraga 
es dan salju, hal ini juga dapat mengubah pola olahraga es dan salju 
internasional.








Bertambahnya partisipan olahraga es dan salju tidak hanya memberikan tanah yang 
subur untuk membina atlet olahraga es dan salju, namun juga menyumbangkan 
sebuah pasar super besar es dan salju kepada dunia. Menurut prakiraan IOC, 
nilai pasar olahraga musim dingin di Tiongkok akan mencapai 150 miliar USD pada 
tahun 2025, dan “sumber daya dingin es dan salju” akan berubah menjadi “ekonomi 
panas”.


Sejumlah besar merek olahraga fashion telah mengeluarkan produk seri olahraga 
es dan salju, dan memulai “tahun pertama” tren olahraga es dan salju Tiongkok.







Tren zaman tidak hanya dimiliki oleh kaum muda saja. Olimpiade Musim Dingin 
Beijing telah ditutup, tapi gairah orang Tiongkok terhadap olahraga es dan 
salju telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari mereka.



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/128E545257EE4449B749A6F4A0A6F9B4%40A10Live.

Reply via email to