*Bagus berupaya, tetapi kenyataan serta jangka waktunya tidak memungkinkan.
Patut dicatat bahwa selama 70 tahun lebih merdeka-merdeka terdapat rakyat
10 provinsi termiskin di NKRI. Pandemi membuat keadaan dari buruk menjadi
lebih buruk bagi yang miskin. Mereka dibelunggu dengan rantai kemiskinanan
abadi. Jadi kemiskinan rakyat di 10 provinsi  selama  70 tahun lebih tidak
mungkin bisa dirubah menjadi baik dalam 2 tahun. Ini bukan masalah mujiat
yang terdapat pada zaman nabi-nabi atau simsalabim tukang sulap. Pernyataan
Airlangga Harto hanya membodohkan yang mau dibodohkan.  Untuk melihat
daftar provinsi termiskin  click :  *
https://lingkarkediri.pikiran-rakyat.com/hiburan/pr-672919974/10-provinsi-termiskin-di-indonesia-nomor-1-tingkat-kemiskinannya-melebihi-penduduk-miskin-nasional

 --------

https://www.malukunews.co/berita/nasional/4l21d8oc1e0x1yc5/pemerintah-target-kemiskinan-ekstrem-mendekati-nol-pada-2024-airlangga-kami-teru



*Pemerintah Target Kemiskinan Ekstrem Menyadekati Nol pada 2024, Airlangga:
Kami Terus** Berupaya*

Jumat, 25 Pebruari 2022 18:11 WIT



*MALUKUnews.co, Pekanbaru:* Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Airlangga Hartarto menghadiri silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan
tokoh agama di rumah jabatan Gubernur provinsi Riau.

Airlangga menuturkan, pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem
mendekati nol pada 2024 mendatang. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan
secara bertahap dan berkesinambungan.

*Lihat Juga*

Menko Airlangga Terima Aspirasi Petani Sawit Minta Masa Jabatan Jokowi
Diperpanjang
<https://www.malukunews.co/berita/nasional/16fdmftc1e0w2mlq/menko-airlangga-terima-aspirasi-petani-sawit-minta-masa-jabatan-jokowi-diperpanj>

Varian Covid-19 Lainnya Belum Hilang, Saatnya Omicron Mendominasi
<https://www.malukunews.co/berita/nasional/ct9yisc1e0wbt0/varian-covid-19-lainnya-belum-hilang-saatnya-omicron-mendominasi>

Tahun ini, penanganan kemiskinan ekstrem diprogramkan untuk 212 kabupaten
kota seluruh Indonesia. Pemerintah memberikan perlindungan berbagai program
perlindungan sosial di kuartal pertama.

Berbagai bantuan dikucurkan selama Februari untuk membantu menurunkan
kemiskinan ekstrem. Sebab, pada Maret mendatang, rencananya akan digelar
survei nasional.

“Memang kemiskinan ekstrem tidak bisa dihapuskan total, tetapi minimal
angkanya sesuai dengan target roadmap yang disiapkan oleh pemerintah
mendekati nol di tahun 2024,” tutur Airlangga dalam keterangan, Jumat
(25/2/2022).

Airlangga menambahkan, pada kuartal kedua tahun ini, pemerintah akan
mengalihkan program untuk mendukung pada kegiatan masyarakat yang bersifat
produktif.

Rencananya, program pemerintah akan diarahkan pada sektor produktif seperti
pertanian, pekerjaan umum, transportasi dan pehubungan, serta kelautan dan
perikanan.

Dari sektor pertanian, saat ini pemerintah tengah merancang korporatisasi.
Pemerintah mendorong ada sinergi petani atau pekebun dengan bank-banks
syariah yang bisa digabungkan dengan filantropi untuk mendukung program ini.

Program-program bertahap ini diharapkan mampu membuat perekonomian nasional
kembali seperti sebelum pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.

Menko Perekonomian juga mengingatkan, adanya kebijakan refocusing anggaran
untuk mengatasi dampak pandemi. Pemerintah daerah diminta mengalokasikan
Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 8 persen untuk perlindungan sosial dan
penanganan Covid-19.

Airlangga mengaku, tahun ini, pemerintah pusat masih bisa mengintervensi
perlindungan sosial dan penanganan Covid-19 melalui dana Program Penanganan
Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, yang angkanya sekitar Rp 420
triliun. Namun, mulai tahun depan, pemerintah pusat tidak bisa
mengintervensi lagi.

"Tahun depan harus ada alokasi dari daerah, sehingga perlu disiapkan
sekarang, supaya kedepannya tidak kaget ada perubahan dari kebijakan.
Karena kita melihat mudah-mudahan di tahun ini kita bisa kembali ke situasi
sebelum Covid-19,” tegas Airlangga. (Red)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Dgfk-ZgDjNjjK%3DwbS4g1Fr5_L-34AoFbZGBEiBtrc8sg%40mail.gmail.com.

Reply via email to