Xi Jinping: Dengan Teguh Tempuh Pendekatan Perkembangan HAM Tiongkok
2022-02-26 16:07:39    
https://indonesian.cri.cn/2022/02/26/ARTIvxVt5c01axfd2Khqbyky220226.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.2Politbiro
 Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) hari Jumat kemarin sore (25/2) 
mengadakan rapat pembelajaran kolektif ke-37 seputar masalah pendekatan 
perkembangan HAM Tiongkok. Presiden Tiongkok Xi Jinping di depan rapat tersebut 
menekankan, menghormati dan melindungi HAM adalah target yang selalu dikejar 
oleh PKT. 

Upaya yang tak mengenal lelah PKT untuk menyatukan dan memimpin rakyat Tiongkok 
demi memperoleh HAM, menghormati HAM, melindungi HAM dan mengembangkan HAM 
berlangsung selama sejarah perjuangan seratus tahun PKT. 

Tiongkok sudah membuka perjalanan perjuangan baru secara komprehensif membangun 
negara modern sosialis dan maju ke target perjuangan seratus tahun kedua, kami 
hendaknya dengan baik memahami pentingnya dan urgennya pekerjaan HAM, dengan 
teguh menempuh pendekatan perkembangan HAM Tiongkok, menaruh perhatian lebih 
besar pada menghormati HAM dan melindungi HAM, dalam rangka dengan baik 
mendorong perkembangan usaha HAM Tiongkok.

Wang Yi: 
Soal Distribusi Vaksin secara Adil, Tiongkok Adalah Kontributor Terbesar di 
Dunia
2022-02-26 10:20:47    
https://indonesian.cri.cn/2022/02/26/ARTI96K9KP55RwVnSocyb6kq220226.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.5Menteri
 Luar Negeri Tiongkok Wang Yi hari Jumat kemarin (25/2) menghadiri pertemuan 
senior vaksin virus corona Majelis Umum PBB secara virtual.

Wang Yi mengatakan, pandemi COVID-19 sudah berlarut selama dua tahun. Melalui 
upaya bersama masyarakat internasional, pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai 
kemajuan signifikan secara global, akan tetapi disparitas atas akses vaksin 
masih terus menjadi kendala. Pertemuan kali ini dilakukan tepat pada waktunya. 
Tiongkok ingin mengajukan empat butir usulan, pertama, memperkokoh jaringan 
keamanan imunisasi, kedua memperkaya “gudang senjata’ melawan pandemi, ketiga 
memperbaiki “perisai penanggulangan” medis dan keempat mengintensifkan 
pembangunan sebagai “pilar stabilitas”.

Wang Yi mengatakan, pada 2021, Xi Jinping mengajukan Inisiatif Kerja Sama 
Vaksin Global, yang intinya mempercepat aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin 
di negara-negara berkembang, dengan harapan dapat sedini mungkin membangun 
“tembok kekebalan”. Tiongkok selalu bertindak sesuai dengan komitmennya dan 
telah menunaikan janjinya dengan tindakan nyata.

Tiongkok adalah penyumbang terbesar dalam realisasi distribusi adil vaksin 
secara global. Dari semua vaksin yang terakses di seluruh dunia, satu dari dua 
dosis adalah buatan Tiongkok. Tiongkok sudah menyediakan 2,1 miliar dosis 
vaksin kepada 120 negara. Tiongkok adalah pelaksana kokoh dalam pendorongan 
kerja sama produksi vaksin. Tiongkok adalah negara yang paling awal mendukung 
pengecualian hak atas kekayaan intelektual vaksin, dan terlebih dulu 
mengalihkan teknologi terkait kepada negara-negara berkembang. Hingga saat ini, 
Tiongkok sudah melakukan kerja sama produksi vaksin di 20 negara, dengan 
kapasitas produksinya sebesar 1 miliar dosis secara tahunan.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/333E37F588B94537A8DAA126377C89CE%40A10Live.

Reply via email to