Kala Korut Bela Rusia Sembari Tuding AS di Balik Invasi Ukraina
Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Feb 2022 05:02 WIB

Bendera Korea Utara (Foto: REUTERS/Denis Balibouse/File Photo)

Jakarta - Di tengah konflik Rusia dengan Ukraina memanas, Korea Utara (Korut) 
membela Rusia. Bahkan, Korea Utara menuding Amerika Serikat (AS) sebagai 
penyebab terjadinya krisis Ukraina.
Diketahui, berbagai pemimpin dunia mengecam tindakan Rusia ke Ukraina. Namun, 
tidak dengan Korut.

Dalam tanggapan yang diposting di situs web Kementerian Luar Negeri miliknya, 
Korut menyebut AS yang harus disalahkan atas apa yang kini terjadi di Ukraina.


Baca juga:
Suasana Malam di Ukraina, Suara Sirene Meraung-raung Menakutkan

Tudingan terhadap AS tersebut disampaikan dalam tanggapan perdana Pyongyang 
atas invasi Rusia ke Ukraina.

"Washington telah mengejar supremasi militer dengan mengabaikan permintaan sah 
Rusia untuk keamanannya" demikian komentar tersebut yang ditulis Ri Ji Song, 
seorang peneliti di Studi Politik Internasional untuk Masyarakat Korea Utara.



"Akar penyebab krisis Ukraina juga terletak pada sikap sewenang-wenang AS," 
imbuh komentar yang dimuat pada Sabtu (26/2) lalu.

Ri mengecam AS karena memberlakukan standar ganda -- dengan mengatakan AS 
mencampuri urusan dalam negeri negara lain atas nama 'perdamaian dan 
stabilitas', tetapi tanpa alasan yang baik ia mencela tindakan pertahanan diri 
yang diambil oleh negara lain untuk memastikan keamanan nasional mereka sendiri.

"Tanggapan tersebut adalah reaksi resmi 'rendah' karena diterbitkan dengan nama 
individu," kata Park Won-gon, seorang profesor Studi Korea Utara di Universitas 
Ewha Womans.

"Kesimpulannya adalah semua karena AS. Poin utamanya adalah Anda akan menderita 
jika tidak memiliki kekuatan," katanya kepada AFP, dilansir Minggu (27/2).

Baca juga:
Kian Sengit Perang Rusia Vs Ukraina, Dialog Damai Belum Jadi Nyata

Rusia memang dikenal sebagai salah satu 'sohib' Korea Utara, bersama Beijing. 
Moskow juga turut menentang tekanan internasional terhadap persenjataan nuklir 
Korea Utara, bahkan meminta sanksi internasional diringankan demi alasan 
kemanusiaan.

Sebelumnya, China, sekutu terpenting Korea Utara, juga menyalahkan Amerika 
Serikat dan sekutu Baratnya dalam beberapa pekan terakhir karena 'meningkatkan' 
krisis Ukraina.

Baca juga:
Sempat Digempur Rusia, Kharkiv Kembali di Bawah Kendali Ukraina!

(zap/fas)

Baca artikel detiknews, "Kala Korut Bela Rusia Sembari Tuding AS di Balik 
Invasi Ukraina" selengkapnya 
https://news.detik.com/internasional/d-5961748/kala-korut-bela-rusia-sembari-tuding-as-di-balik-invasi-ukraina.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CDDE2DF3FD8D4738B152D4F39E2407A4%40A10Live.

Reply via email to