Paralimpiade Musim Dingin Beijing Cerminkan Prestasi HAM Tiongkok
2022-03-04 16:41:04    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/04/ARTIknUnx2S5MUd8txuaRiZu220304.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.3

Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022 akan resmi dibuka pada Jumat malam ini 
(4/3).

“Olimpiade dan Paralimpiade sama-sama menarik”. Kota Beijing sebagai “Kota 
Ganda Olimpiade” kembali menjadi panggung kaliber dunia bagi para atlet untuk 
menunjukkan penampilannya dan berjuang untuk melampaui diri sendiri. Ketua 
Komite Paralimpiade Internasional Andrew Parsons menyatakan, layanan para 
sukarelawan Paralimpiade Musim Dingin Beijing sangat cermat, “membuat kami 
benar-benar merasakan persahabatan rakyat Tiongkok,” tuturnya. Manajer Merek 
Kompetisi Paralimpiade Internasional Gisella Duarte secara khusus menyinggung 
bahwa “pekerjaan persiapan yang dilakukan orang Tiongkok sangat luar biasa”.




“Persahabatan” dan “luar biasa” yang dirasakan oleh para tokoh-tokoh 
internasional itu muncul dari upaya keras Tiongkok selama 6 tahun untuk 
menyelenggarakan Paralimpiade Musim Dingin Beijing di bawah pedoman ide 
penyelenggaraan yang “hijau, berbagi bersama, terbuka dan transparan”. Upaya 
tersebut sempat mewarnai kehangatan masyarakat Tiongkok terhadap kaum 
penyandang disabilitas.

“Setelah datang ke sini, saya selalu gembira,” tutur Taylor Carter, atlet 
Amerika Serikat yang berpartisipasi dalam Paralimpiade Musim Dingin Beijing, 
“peralatan dan fasilitas disabilitas yang ramah di sini merupakan yang terbaik 
dalam Paralimpiade Musim Dingin yang pernah saya ikuti.” “Saya sangat yakin 
dapat berseluncur lebih cepat di sini,” ujar Jesper Peterson, atlet Ski Alpen 
Paralimpiade asal Norwegia.



Dibandingkan dengan Paralimpiade Musim Panas, olahraga Paralimpiade Musim 
Dingin di Tiongkok dimulai sedikit terlambat. Kontingen Tiongkok pertama 
kalinya berpartisipasi dalam Paralimpiade Musim Dingin pada tahun 2002. 
Beberapa tahun belakangan ini, Tiongkok telah mengambil berbagai langkah untuk 
mendorong kaum penyandang disabilitas berpartisipasi dalam olahraga, khususnya 
setelah berhasil menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 
Beijing, semakin banyak penyandang disabilitas yang bergabung dalam kegiatan 
“olahraga es dan salju yang melibatkan 300 juta orang”.

Setelah persiapan dan upaya yang dilakukan selama lebih dari 6 tahun, Tiongkok 
telah berhasil merealisasi pencakupan terhadap semua cabang nomor kompetisi 
Paralimpiade Musim Dingin, jumlah atlet yang dari tidak sampai 50 orang 
bertambah mencapai sekitar 1.000 orang. Kontingen Tiongkok yang terdiri dari 96 
atlet kali ini akan berpartisipasi dalam 73 nomor pada 6 cabang olahraga 
kompetisi Paralimpiade Musim Dingin, menjadi kontingen yang mengikuti 
Paralimpiade Musim Dingin dengan skala terbesar, jumlah atlet terbanyak dan 
cabang olahraga  terlengkap.

Dapat terlihat bahwa Paralimpiade Musim Dingin Beijing akan mencerahkan 
kehangatan Tiongkok dan menginspirasi atlet penyandang disabilitas untuk 
menunjukkan pandangan nilai Paralimpiade yang penuh “keberanian, tekad, 
inspirasi dan setara”, mendorong pemahaman masyarakat internasional terhadap 
kaum penyandang disabilitas, dan mendorong pembangunan dunia yang semakin 
inklusif, bersama menuju masa depan!

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/8608D25ACE084E3B89FCABCF36B63746%40A10Live.

Reply via email to