Saat Tantangan Debat Fadli Zon Dijawab Lugas Mahfud Md-Sejarawan
Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Mar 2022 06:30 WIB

Monumen Serangan Umum 1 Maret di kompleks Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta, 
Sabtu (26/2/2022). (Foto: Ristu Hanafi/detikJateng)

Jakarta - Keppres Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949 yang diterbitkan Presiden 
Joko Widodo (Jokowi) belakangan jadi perbincangan. Anggota DPR Fadli Zon 
baru-baru ini mengomentari isi Keppres tersebut sekaligus menantang debat Menko 
Polhukam Mahfud Md dan sejarawan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Margana.
Fadli Zon, yang tak setuju Sukarno dan Hatta disebut inisiator Serangan Umum 1 
Maret, lebih dulu mengumbar tantangan lewat akun Twitter pribadinya beberapa 
hari lalu. Dalam cuitannya Mahfud menyebut Sukarno dan Hatta adalah penggagas 
dan penggerak SU 1 Maret 1949.

Baca juga:
Nama Soeharto Disebut, Ini Isi Lengkap Naskah Akademik Keppres 1 Maret

Selang saling timpal, Fadli kemudian menanggapinya dengan ajakan debat, yang 
jika dicermati tantangan debat itu ditujukan ke Mahfud dan Sri Margana.



"Pak @mohmahfudmd mari ajak diskusi/debat saja sejarawan di belakang Keppres 
itu. Kita bisa adu data dan fakta. Tapi jangan belokkan sejarah!" kata Fadli 
Zon lewat cuitan akun @fadlizon yang dibagikan kepada wartawan, Jumat 
(4/3/2022).

Mahfud kemudian sempat ditanya soal kapan melayani tantangan debat dari Fadli 
Zon itu. Lalu apa respons Mahfud?




Mahfud Respons Ajakan Debat Fadli Zon

Mahfud ditanya kapan debat dengan Fadli Zon oleh seorang pengguna akun Twitter 
seperti dilihat Minggu (6/3/2022). Penanya Mahfud mengatakan tidak sabar 
menyaksikan debat akal sehat terkait Keppres Serangan Umum 1 Maret 1949 
tersebut.

"Wah, untuk apa. Yang dikatakan oleh Pak Fadli Zon itu 100% benar, tapi belum 
100% yang benar dikatakan oleh Pak Fadli Zon," kata Mahfud Md.

Sebelumnya, Mahfud Md sempat memaparkan soal SU 1 Maret 1949 melalui akun 
Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Kamis (3/3). Dalam cuitannya Mahfud menyebut 
Sukarno dan Hatta adalah penggagas dan penggerak SU 1 Maret 1949.

"Di dalam konsiderans ditulis nama HB IX, Soekarno, Hatta, Sudirman sebagai 
penggagas dan penggerak. Peran Soeharto, Nasution, dan lain-lain ditulis 
lengkap di Naskah Akademik. Sama dengan naskah Proklamasi 1945, hanya menyebut 
Soekarno-Hatta dari puluhan founding parents lainnya," tulis Mahfud.

Cuitan di atas itulah yang kemudian ditanggapi oleh Fadli Zon. Elite Partai 
Gerindra itu menilai Mahfud keliru.

Simak di halaman berikut terkait Fadli Zon nilai pernyataan Mahfud keliru.


Saksikan Video 'Tantangan Debat dari Fadli Zon soal Keppres 1 Maret Dijawab 
Mahfud Md':



"Keliru Pak @mohmahfudmd. Dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, Sukarno dan Hatta 
masih dalam tawanan di Menumbing," kata Fadli Zon melalui Twitter. Cuitan Fadli 
telah disesuaikan dengan ejaan yang berlaku.

Menurut Fadli Zon, tak ada gagasan Sukarno dan Hatta dalam Serangan Umum 1 
Maret 1949, sehingga apa yang disebut Mahfud Md keliru.

"Pemerintahan dipimpin PDRI (Pemerintah Darurat RI) di bawah Sjafroeddin 
Prawiranegara. Tak ada gagasan dari Sukarno dan Hatta dalam peristiwa ini. 
Jangan belokkan sejarah!" tulis Fadli Zon.

Mahfud pun membalas. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut Fadli 
Zon bukanlah penentu sejarah.

"Penentu kebenaran sejarah itu bukan Fadli Zon. Tapi ilmiahnya adalah sejarawan 
dan forum akademik," kata Mahfud saat dihubungi, Jumat (4/3).

Baca juga:
Fadli Zon Minta Keppres 1 Maret Direvisi, Ketua Komisi X DPR: Berlebihan

Sejarawan 'Tantang Balik' Fadli Zon

Ajakan debat Fadli Zon secara tak langsung ditolak Mahfud. Dia mempersilakan 
Fadli Zon mengajak langsung sejarawan UGM yang terlibat dalam tim naskah 
akademik Keppres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara, 
Sri Margana, berdebat.

"Silakan, langsung ajak sendiri kalau mau debat, Pak. Pak @fadlizon kan bisa 
hubungi dia, bahkan bisa juga langsung ajak debat ke Gubernur DIY," tulis 
Mahfud via akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, seperti dilihat detikcom, 
Jumat (4/3).

"Tim Naskah Akademik Pemda DIY dan sejarawan UGM itu sudah berdiskusi sejak 
2018. Saya tak ikut di sana. Saya juga tak sempat jadi panitia debat," sambung 
Mahfud.

Lantas, bagaimana respons Sri Margana atas ajakan debat Fadli Zon tersebut?

Simak selengkapnya di halaman berikut.

Sri Margana menanggapi ajakan debat oleh Fadli Zon soal SU 1 Maret 1949. 
Alih-alih menolak beradu argumen dengan Fadli Zon, sejarawan UGM Sri Margana 
justru balik 'menantang'.

Margana menyarankan Fadli Zon untuk menulis buku tentang SU 1 Maret 1949. Dia 
mengaku akan membacanya.

"Tidak (mau berdebat). Nulis buku saja sendiri menurut versi dia. Nanti saya 
ikut baca," ucap anggota tim naskah akademik Sri Margana saat dimintai 
konfirmasi, Sabtu (5/3).

Sebelumnya, sejarawan UGM Sri Margana mengatakan tak mau berdebat dengan 
anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon. Merespons sejarawan 
tersebut, Fadli Zon mewanti-wanti tanggung jawab dan moral.

"Harusnya mereka sebagai insan akademis punya keterbukaan untuk diskusi, 
dialog, dan budaya debat. Apalagi sejarawan harus dituntut tanggung jawab 
ketika menjadi dasar bagi sebuah keputusan politik seperti keppres," kata Fadli 
Zon kepada wartawan, Sabtu (5/3).

Baca juga:
Paparkan Peran Soeharto, Fadli Zon Desak Keppres 1 Maret Direvisi

Sejarawan, kata Fadli Zon, punya tanggung jawab dan moral terhadap apa yang 
ditulis dalam Keppres Nomor 2 Tahun 2022 terkait peristiwa sejarah Serangan 
Umum 1 Maret 1949.

"Mereka harus tanggung jawab karena punya dampak nasional. Sejarawan punya 
tanggung jawab moral dan tanggung jawab sosial. Jangan jadi tukang stempel. 
Berbahaya menghapus sejarah atau membelokkan sejarah," ujar salah satu pendiri 
Partai Gerindra ini.

Bagi Fadli Zon, tak sepatutnya sejarawan menghindari diskusi atau debat, karena 
bukan budaya akademis, tapi budaya feodal. Wakil Ketua DPR RI 2014-2019 ini 
juga merespons soal menulis buku yang disinggung sejarawan Universitas Gadjah 
Mada Sri Margana.

"Kalau soal bikin buku, itu bukan jawaban," katanya.

(fca/fca)

Baca artikel detiknews, "Saat Tantangan Debat Fadli Zon Dijawab Lugas Mahfud 
Md-Sejarawan" selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-5971226/saat-tantangan-debat-fadli-zon-dijawab-lugas-mahfud-md-sejarawan.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/FBF4B7E4E74649179020CE44F211B40B%40A10Live.

Reply via email to