https://news.detik.com/berita/d-5966346/guru-besar-ui-sayangkan-ri-setujui-resolusi-pbb-soal-rusia-ngekor-ke-as-dkk


 Guru Besar UI Sayangkan RI Setujui Resolusi PBB soal Rusia: Ngekor ke AS dkk

Arief Ikhsanudin - detikNews

Kamis, 03 Mar 2022 08:21 WIB
322 komentar
BAGIKAN
URL telah disalin
Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana dalam diskusi Warga Tanpa 
Warga Negara di kantor Para Syndicate, Jakarta, Jumat (19/8/2016)
Hikmahanto (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Guru besar hukum internasional UI, Hikmahanto Juwana, mengomentari pihak 
Indonesia menyetujui resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang meminta 
Rusia menyetop invasi ke Ukraina. Hikmahanto menyayangkan keputusan ini.

"Patut disayangkan posisi yang diambil oleh Indonesia karena empat alasan," 
jelas Hikmahanto dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).

Alasan pertama, Hikmahanto merasa seolah-olah Indonesia berada dalam posisi 
sebagai hakim terkait serangan Rusia. Hikmahanto menyebut, secara tak langsung, 
Indonesia menentukan tindakan invasi Rusia sebagai salah.

"Padahal dua negara yang berseteru pasti memiliki justifikasi berdasarkan 
Piagam PBB dan hukum internasional. Satu hal yang pasti Rusia tidak akan 
menyatakan dirinya melakukan perang agresi atau serangan terhadap integritas 
wilayah negara lain," kata Hikmahanto.

Hal tersebut dikarenakan perang agresi pasca-Perang Dunia II dilarang. 
Hikmahanto menyebut perang hanya boleh bila dimandatkan oleh PBB atau dalam 
rangka membela diri.
Baca juga:
15 Ribu Warga Ukraina Mengungsi di Stasiun Metro Kiev

"Kedua, dengan posisi mendukung berarti Indonesia hanya mengekor AS dan 
kawan-kawan (dkk). Sebagai negara yang menjalankan kebijakan politik luar 
negeri yang bebas aktif seharusnya Indonesia menjaga jarak yang sama dalam 
perseteruan antara Ukraina dan Rusia," imbuh Hikmahanto.

Indonesia, kata Hikmahanto, tidak perlu melibatkan diri dalam pertikaian dua 
negara layaknya AS dkk, yang cenderung berpihak pada Ukraina.

"Ketiga, Indonesia seolah melupakan sejarah yang pernah dialami di masa lalu. 
Di masa lalu Indonesia pernah pada posisi seperti Rusia terkait status Timor 
Timur (Timtim)," tuturnya.

Saat itu, jelas Hikmahanto, narasi yang digunakan oleh Indonesia adalah rakyat 
Timtim berkeinginan bergabung ke Indonesia. Namun oleh AS dkk dihakimi sebagai 
tindakan aneksasi.

"Terakhir, posisi yang diambil oleh perwakilan Indonesia di PBB tidak sesuai 
dengan arahan dari Presiden," jelas Hikmahanto.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia bersama 140 negara lain menyetujui resolusi 
PBB yang meminta Rusia menghentikan serangannya ke Ukraina.

Momen voting ditayangkan lewat siaran langsung di kanal YouTube PBB. Sidang 
dipimpin oleh Presiden Majelis Umum PBB Abdulla Shahid. Tepuk tangan 
bergemuruh, terlihat Wakil Tetap Ukraina di PBB Sergiy Kyslytsya berdiri dan 
bertepuk tangan, sedangkan Wakil Tetap Rusia di PBB Vasiliy Nebenzia duduk 
dengan masker turun ke bawah bibir.

Berikut rincian jumlah negara yang menyetujui resolusi PBB:
Setuju: 141 negara
Tidak setuju: 5 negara
Tak memberikan suara: 35 negara
Baca juga:
Saat AS-NATO Sepakat Ogah Perang dengan Rusia di Ukraina

Dalam layar, terlihat Indonesia menjadi salah satu dari 141 negara yang 
menyetujui resolusi ini. Dari Asia Tenggara, ada pula Malaysia, Singapura, 
Timor Leste, Singapura, hingga Thailand yang juga menyetujui resolusi ini. 
Afghanistan yang kini dipimpin Taliban juga menyetujui resolusi untuk 
menghentikan invasi Rusia ke Ukraina ini.

Simak Video 'Saat AS-NATO Sepakat Ogah Perang dengan Rusia di Ukraina':



(isa/imk)
ukraina
pbb
rusia
invasi rusia ke ukraina

Baca artikel detiknews, "Guru Besar UI Sayangkan RI Setujui Resolusi PBB soal 
Rusia: Ngekor ke AS dkk" selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-5966346/guru-besar-ui-sayangkan-ri-setujui-resolusi-pbb-soal-rusia-ngekor-ke-as-dkk.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/





-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220306223059.424ce4d5bcdc7ac9b56fd373%40upcmail.nl.

Reply via email to