Rangkuman Hasil Revitalisasi Pedesaan dari Sudut Pandang Sidang KRN dan MPPR
2022-03-09 16:49:25    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/09/ARTIzYTBga6a9YvnWa4ccZ2u220309.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.1

Tahun 2022 adalah sebuah tahun yang krusial dalam memperkokoh hasil pengentasan 
kemiskinan sembari melakukan revitalisasi pedesaan. Laporan Kinerja Pemerintah 
yang diserahkan kepada Sidang ke-5 KRN ke-13 pada tanggal 5 Maret lalu 
mengajukan perlunya mengembangkan produksi pertanian, terus mendorong 
revitalisasi pedesaan secara menyeluruh, serta menyempurnakan kebijakan 
pendukung pertanian, menindaklanjuti perkembangan daerah-daerah yang baru saja 
terlepas dari kemiskinan, mendorong panen raya pertanian dan menambah 
pendapatan kaum petani. Mengimplementasi kebijakan ketahanan pangan dengan 
memprioritaskan tanah garapan dan agro-teknik dengan sungguh-sungguh. 





Pada tanggal 6 Maret sore lalu, Xi Jinping melakukan pertemuan dengan para 
wakil KRN fraksi pertanian, kesejahteraan sosial dan jaminan sosial serta 
menghadiri diskusi panel dengan mereka.




Xi Jinping menunjukkan, walaupun Tiongkok telah mewujudkan panen raya selama 18 
tahun berturut-turut, namun masih menghadapi banyak tantangan, tugas menjaga 
ketahanan pangan masyarakat masih menjadi tugas yang amat urgen.

Adapun kebijakan terkait produk-produk pertanian, terutama pangan, Laporan 
Kinerja Pemerintah telah melakukan serentetan pengaturan, antara lain, 
menstabilkan area tanaman pangan agar tidak menyusut, serta dengan 
sungguh-sungguh membendung segala fenomena ‘non pertanian’ atau gejala yang 
tidak kondusif bagi produksi pangan, sementara itu juga membangun lagi 6,7 juta 
hektar ladang pertanian berstandar tinggi. Dari hal tersebut terlihat tekad 
pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan sebagai kebijakan prioritasnya di 
bidang pertanian.



Menjaga ketahanan pangan dengan mengutamakan pembangunan tanah garapan dan 
teknik pertanian. Laporan Kinerja Pemerintah menunjukkan perlunya meningkatkan 
perbaikan fasilitas ladang dengan hasil produksi yang rendah serta berusaha 
mengembangkan industri bibit dan teknik pertanian di samping menyebarluaskan 
penerapannya di pedesaan. Langkah-langkah itu bertujuan untuk meningkatkan 
produksi pangan baik dari mutu maupun efisiensinya melalui penerapan teknik 
pertanian yang maju.




Laporan Kinerja Pemerintah menggarisbawahi ‘kaum petani pangan’ dan ‘pejabat 
terkait produksi pangan’ dalam menjaga ketahanan pangan negara. Laporan dengan 
tegas menunjukkan perlunya meningkatkan pemberian subsidi pertanian, menaikkan 
harga pokok penjualan (HPP) gabah kering padi-padian dan gandum di tingkat 
petani secara layak, sekaligus memperketat tanggung jawab para pejabat 
pemerintah dalam menjaga stok atau persediaan pangan maupun sayuran. Para wakil 
KRN berpendapat, saat ini harus ditekankan bahwa partai dan pemerintah 
mempunyai tanggung jawab yang sama dalam memelihara ketahanan pangan, dengan 
ketat melaksanakan sistem evaluasi tanggung jawab ketahanan pangan, agar para 
pemimpin yang bertugas di daerah penghasil utama pangan, daerah penjualan utama 
pangan dan daerah campur penghasil pangan dan penjual pangan semuanya mempunyai 
tanggung jawab yang sama juga. Hanya dengan demikian barulah dapat menjamin 
produksi pangan tahunan tetap berada di atas 1,3 triliun pon.




Memperkokoh hasil pengentasan kemiskinan adalah fondasi atau prasyarat 
pelaksanaan rencana revitalisasi pedesaan nasional. Laporan menunjukkan 
perlunya menyempurnakan dan mengimplementasi mekanisme pengawasan, agar 
masyarakat yang sudah terangkat dari kemiskinan tidak kembali jatuh miskin 
secara massal.

Lingkungan hidup pedesaan adalah isi penting dari rencana pembangunan pedesaan 
Tiongkok, sekaligus fondasi revitalisasi ekologis dari “lima revitalisasi” yang 
ditargetkan pemerintah pusat. Laporan menunjukkan, pemerintah akan mencanangkan 
aksi pembangunan pedesaan, meningkatkan pembangunan infrastruktur termasuk 
fasilitas jaringan listrik, jalan raya, energi dan telekomunikasi, sekaligus 
mendorong perbaikan toilet pedesaan serta pembuangan limbah dan sampah sesuai 
dengan kondisi setempat.









-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BB24BC2D7B1946FA90603A3703E3849C%40A10Live.

Reply via email to