Yang Jiechi Adakan Pertemuan dengan Penasehat Keamanan Nasional Presiden AS
2022-03-15 10:53:26    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/15/ARTItEKOhaR9wktZMuPRdD7q220315.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.14

Direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT Yang Jiechi 
mengadakan pertemuan dengan Penasehat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) 
Jake Sullivan di Roma, Italia pada hari Senin kemarin (14/3) waktu setempat. 
Kedua pihak mengadakan komunikasi yang terus terang, mendalam dan konstruktif 
mengenai hubungan Tiongkok dan AS, serta masalah internasional dan regional 
yang menjadi perhatian bersama. Kedua pihak sepakat untuk bersama-sama 
melaksanakan kesepahaman kedua pemimpin negara, meningkatkan pengertian, 
mengelola perselisihan, memperluas kesepahaman, meningkatkan kerja sama dan 
mengumpulkan kondisi untuk mendorong hubungan Tiongkok dan AS kembali ke jalur 
tepat yang berkembang dengan sehat dan stabil.

Yang Jiechi menyatakan bahwa pelaksanaan kesepahaman kedua pemimpin negara 
adalah tugas terpenting dalam hubungan Tiongkok dan AS. Presiden Tiongkok Xi 
Jinping menyarankan bahwa hubungan Tiongkok dan AS pada era baru harus mematuhi 
prinsip saling menghormati, harmonis, bekerja sama dan menang bersama, serta 
menunjukkan arah bagi perkembangan hubungan Tiongkok dan AS. Presiden AS Joe 
Biden secara positif menanggapinya dan berkomitmen untuk tidak menciptakan 
perang dingin baru, tidak berusaha mengubah sistem Tiongkok, tidak berusaha 
menentang Tiongkok dengan memperkuat sekutunya, tidak mendukung “Taiwan 
Merdeka”, dan tidak sengaja berkonfrontasi dengan Tiongkok. Tiongkok selalu 
memandang dan menangani hubungan Tiongkok dan AS berdasarkan tiga prinsip yang 
diajukan Presiden Xi Jinping, dan berharap pihak AS dapat melaksanakan komitmen 
yang dinyatakan oleh Presiden Joe Biden. Dalam keadaan internasional masa kini, 
langkah Tiongkok dan AS untuk meningkatkan dialog dan kerja sama, mengelola 
perselisihan secara sempurna, serta menghindari konflik dan konfrontasi sesuai 
dengan kepentingan rakyat kedua negara, sesuai dengan harapan masyarakat 
internasional dan kepentingan rakyat seluruh dunia.

Yang Jiechi menekankan bahwa masalah Taiwan berkaitan dengan  kedaulatan dan 
keutuhan wilayah Tiongkok. Pihak AS sudah mengakui Satu Tiongkok dalam Tiga 
Komunike Tiongkok dan AS, prinsip satu Tiongkok adalah prasyarat Tiongkok dan 
AS membentuk hubungan diplomatik, juga merupakan dasar politik hubungan 
Tiongkok dan AS. Komitmen yang dikeluarkan pemerintah AS kali ini menjunjung 
kebijakan Satu Tiongkok dan tidak mendukung “Taiwan Merdeka”, tapi aksi dan 
sikap mereka tidak konsisten. Tiongkok menyatakan keprihatinan yang serius dan 
penentangan tegas terhadap serangkaian tindakan salah pihak AS dalam masalah 
Taiwan. Berbagai kekuatan separatis yang mendukung “Taiwan Merdeka” dan 
berupaya mengekang Tiongkok dengan masalah Taiwan tidak akan berhasil. Pihak 
Tiongkok menuntut pihak AS untuk memahami sensitivitas tinggi masalah Taiwan, 
mematuhi prinsip Satu Tiongkok, Tiga Komunike Tiongkok dan AS serta komitmen 
yang dikeluarkan AS, jangan berjalan semakin jauh ke dalam jalur yang berbahaya.

Yang Jiechi menjelaskan pendirian Tiongkok dalam masalah Xinjiang, Xizang dan 
Hongkong, menunjukkan bahwa masalah tersebut berkaitan dengan kepentingan inti 
Tiongkok, adalah urusan dalam negeri Tiongkok, dan tidak boleh diintervensi 
oleh kekuatan eksternal, rencana apapun yang ingin menindas Tiongkok dengan 
masalah tersebut pasti akan gagal. Yang Jiechi menunjukkan bahwa menjunjung 
‘mencari persamaan dengan mengesampingkan perbedaan’ dan ‘membangun jembatan 
kerja sama dengan sebaik-baiknya menangani perselisihan’ adalah jalur tepat 
hubungan Tiongkok dan AS yang telah mengalami ujian dalam praktiknya sejak 
dikeluarkannya “Komunike Shanghai” selama 50 tahun ini. Kedua pihak harus 
belajar dari sejarah, saling menghormati, mematuhi prinsip hidup berdampingan 
secara damai, menggenggam kunci kerja sama dan menang bersama.  


Kemenlu Tiongkok Desak AS Segera Hentikan Aktivitas Siber yang Berbahaya
2022-03-15 16:56:21    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/15/ARTIwvz22SvV6eOHpmWIIPQX220315.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.1Menanggapi
 Amerika Serikat yang terus meluncurkan serangan siber terhadap Tiongkok 
belakangan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di 
depan jumpa pers rutin yang diadakan hari Senin (14/03) kemarin mendesak 
pemerintah AS untuk mengambil sikap yang lebih bertanggung jawab di bidang 
dunia maya, dan segera menghentikan aktivitas siber yang berbahaya.


Dikabarkan, baru-baru ini, Pusat Koordinasi Tanggap Darurat Jaringan Komputer 
Nasional Tiongkok (CNCERT/CC) menemukan bahwa sejak akhir bulan Februari lalu, 
internet Tiongkok terus diserang oleh organisasi luar negeri, dengan mengontrol 
komputer dalam wilayah Tiongkok, mereka meluncurkan serangan siber terhadap 
Rusia, Ukraina dan Belarus. Melalui analisa, alamat penyerang siber tersebut 
kebanyakan berasal dari AS, beberapa berasal dari Jerman, Belanda dan negara 
lainnya, 87% target serangan mereka adalah Rusia.

Menanggapi hal tersebut, Zhao Lijian menunjukkan bahwa data-data tersebut telah 
membuktikan bahwa AS-lah kerajaan peretas yang sesungguhnya. Tiongkok 
menyatakan keprihatinan yang serius atas tindakan AS yang melakukan serangan 
siber terhadap negeri lain dengan menggunakan Tiongkok. Hal ini sekali lagi 
membuktikan bahwa Tiongkok menjadi sasaran serangan peretasan banyak negeri. Di 
bawah situasi Ukraina dewasa ini, tindakan tersebut akan menyesatkan masyarakat 
internasional dan memberikan dampak negatif yang diakibatkan oleh penyebaran 
informasi palsu. Peran yang dimainkan oleh pemerintah AS dalam hal tersebut 
tidak jelas, sedangkan ada tidaknya hubungan antara kegiatan serupa dengan 
prilaku AS yang selalu memfitnah Tiongkok di bidang serangan siber juga tidak 
jelas.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/766CF488C0334C4A816ECAD31BBED622%40A10Live.

Reply via email to