Wang Yi Adakan Pertemuan dengan Menlu Aljazair dan Tanzania
2022-03-21 10:33:19  
https://indonesian.cri.cn/2022/03/21/ARTIUCyktZpYDCAqAqo9sVBD220321.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.10



Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar 
Negeri Aljazair Ramtane Lamamra dan Menteri Luar Negeri Tanzania Liberata 
Mulamula di Anhui, hari Minggu kemarin (20/3).








Saat mengadakan pertemuan dengan Lamamra, Wang Yi menyatakan bahwa di dunia 
ini, kecuali beberapa negara yang gemar pada permainan geopolitik, masih ada 
banyak negara seperti Tiongkok dan Aljazair yang memiliki sejarah dan peradaban 
lama, serta mencintai perdamaian dan keadilan. Asallkan semua pihak 
bergandengan tangan, meningkatkan solidaritas dan kerja sama, pasti bisa 
mendorong proses demokratisasi hubungan internasional, dan mendorong dunia maju 
ke masa depan yang lebih cemerlang.










Ramtane Lamamra menyatakan bahwa pihak Aljazair memuji pendirian Tiongkok 
terhadap krisis Ukraina masa kini, dan berpendapat bahwa pendirian Tiongkok 
berdasar pada keadilan internasional serta berfokus untuk mendorong kestabilan 
dan keamanan perdamaian, merupakan sebuah jalan yang tepat.











Menteri Luar Negeri Tanzania Liberata Mulamula kemarin mengadakan kunjungan 
virtual terhadap Tiongkok. Dalam pertemuan ini, Wang Yi mengatakan bahwa 
persahabatan Tiongkok dan Tanzania berakar mendalam dan tidak bisa dirusak. 
Pihak Tiongkok bersedia memandang hubungan Tiongkok dan Tanzania dari 
perspektif strategis dan jangka panjang, dengan kesepahaman penting kedua 
pemimpin negara sebagai pedoman, terus memperdalam hubungan kemitraan kerja 
sama komprehensif dua negara, serta memberikan kontribusi yang lebih besar 
untuk perkembangan mandiri benua Afrika.










Liberata Mulamula mengatakan bahwa pihak Tanzania berusaha membentuk hubungan 
Tanzania dan Tiongkok menjadi teladan hubungan Afrika dan Tiongkok, serta 
bersedia meningkatkan kerja sama bersahabat antara kedua negara, mendorong 
hubungan bilateral terus melangkah ke tingkat yang baru.









Menlu Tiongkok: 
Pendirian Tiongkok dalam Masalah Ukraina Objektif dan Adil
2022-03-21 10:52:15  
https://indonesian.cri.cn/2022/03/21/ARTIBNvDomaTjf2YZYQGKimu220321.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.8Anggota
 Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menerima wawancara 
di Provinsi Anhui pada hari Sabtu malam (19/03) lalu, untuk memperkenalkan 
keadaan pertukaran pendapat pemimpin Tiongkok-AS mengenai masalah Ukraina dalam 
kontak telepon yang diadakan belakangan ini.

Wang Yi menyatakan, Presiden Tiongkok Xi Jinping secara jelas dan menyeluruh 
membeberkan pendirian Tiongkok dalam masalah Ukraina, informasi terpenting yang 
disampaikan Presiden Xi ialah, Tiongkok senantiasa menjadi kekuatan untuk 
memelihara perdamaian dunia. 

Tiongkok secara konsisten menganjurkan untuk memelihara perdamaian dan 
menentang perang. Hal ini berakar dari tradisi kebudayaan Tiongkok, dan juga 
menjadi kebijakan diplomatik yang dipertahankan secara konsisten oleh Tiongkok. 

Tiongkok akan terus mengambil pertimbangan yang independen berdasarkan asal 
usul masalah tersebut sendiri serta bersikap objektif dan adil. Tiongkok tidak 
akan menerima ancaman dan tekanan dari pihak manapun, serta menentang berbagai 
kecaman dan kecurigaan tanpa alasan yang ditujukan kepada Tiongkok.

Wang Yi menekankan, Presiden Xi juga menganjurkan solusi Tiongkok untuk 
menyelesaikan masalah Ukraina, khususnya termasuk dua aspek. Yang paling urgen 
saat ini ialah, berbagai pihak hendaknya bersama-sama mendorong Rusia dan 
Ukraina mengadakan dialog dan perundingan, sedini mungkin melaksanakan gencatan 
senjata, serta mencegah agar penduduk sipil menjadi korban jiwa, khususnya 
mencegah agar tidak terjadi krisis kemanusiaan.

Sedangkan solusi dalam jangka panjang ialah, mengesampingkan pikiran perang 
dingin, tidak melakukan konfrontasi grup, serta membentuk kerangka keamanan 
regional yang seimbang, efektif serta berkelanjutan, demi mewujudkan perdamaian 
jangka panjang di Benua Eropa.

Wang Yi menyatakan bahwa pendirian Tiongkok dalam masalah Ukraina objektif dan 
adil, sama dengan harapan kebanyakan negara. Waktu akan membuktikan bahwa 
pendirian Tiongkok berdiri di sisi sejarah yang tepat.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/8A07CF48AB424DC0BAA8737D0598CD8E%40A10Live.

Reply via email to