Kabinet Eksperimen Mikrogravitasi Tinggi dalam Kelas Luar Angkasa Tiangong 
Tiongkok
2022-03-25 14:56:33  
https://indonesian.cri.cn/2022/03/25/ARTIBhSxbg46szj2aqFjn0Am220325.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.3



Pada tanggal 23 Maret lalu, para astronot pesawat antariksa Shenzhou-13 
Tiongkok menyelesaikan kelas kedua “Ruang Kuliah Luar Angkasa Tiangong 
Tiongkok” di stasiun luar angkasa Tiongkok. Kuliah kali ini tetap diadakan 
secara dialog antara luar angkasa dan bumi. Astronot Wang Yaping, Zhai Zhigang 
dan Ye Guangfu telah memperlihatkan eksperimen “es salju”, eksperimen jembatan 
cairan, eksperimen pemisahan air dan minyak, serta eksperimen parabola di 
angkasa luar. Selain itu, para astronot juga memperlihakan peralatan-peralatan 
ilmu luar angkasa di stasiun luar angkasa itu.




Wang Yaping memperkenalkan pula sebuah perlengkapan eksperimen ilmiah 
berteknologi tinggi, yaitu Kabinet Eksperimen Mikrogravitasi Tinggi. Menurut 
Wang Yaping, kabinet ini dapat membuat lingkungan mikrogravitasi tinggi yang 
berkapabilitas 100 atau 1.000 kali lipat lebih tinggi daripada lingkungan 
mikrogravitasi di dalam kabin stasiun luar angkasa, untuk membantu para ilmuwan 
menyelesaikan berbagai eksperimen fisika dasar.





Peng Liyuan Berpidato di depan Konferensi Virtual Hari Tuberkulosis Sedunia 2022
2022-03-25 11:01:46  
https://indonesian.cri.cn/2022/03/25/ARTI4EXFbGpIvIzQgkDDgV5d220325.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.10




Istri Presiden Tiongkok Xi Jinping, Duta Besar WHO untuk Tuberkulosis dan AIDS 
Peng Liyuan menyampaikan pidatonya di depan Konferensi Virtual Hari 
Tuberkulosis Sedunia 2022 yang diselenggarakan oleh WHO pada hari Kamis kemarin 
(24/03).

Pada kesempatan itu, Peng Liyuan menyatakan, beberapa tahun terakhir ini, 
dengan dorongan aktif WHO dan upaya bersama komunitas internasional, pencegahan 
dan pengobatan penyakit Tuberkulosis di dunia telah mencapai hasil nyata. 
Pemerintah Tiongkok sangat mementingkan pencegahan dan pengobatan penyakit 
Tuberkulosis, dan memasukkan pekerjaan ini ke dalam strategi Tiongkok di bidang 
kesehatan, mengalokasi dana khusus, menyediakan layanan periksa dan obat-obatan 
kepada pasien secara gratis, tingkat kesembuhan pasien Tuberkulosis terus di 
atas 90%. Sejak pandemi Covid-19 terjadi, pemerintah dan berbagai kalangan 
masyarakat Tiongkok secara aktif mengambil aksi dan memperhatikan pasien 
Tuberkulosis, dan menjamin pengobatan tidak terputus karena pandemi.

Peng Liyuan menyatakan, meskipun pencegahan dan pengobatan Tuberkulosis telah 
mencapai banyak hasil, namun penyakit ini tetap menjadi masalah kesehatan 
publik global yang secara serius membahayakan kesehatan publik. Terdampak oleh 
pandemi Covid-19, tugas pencegahan dan pengobatan Tuberkulosis menjadi lebih 
berat. Menghadapi tantangan yang baru, semua pihak harus mempunyai keyakinan, 
kasih sayang dan kesabaran. Ia menyatakan, dirinya akan berupaya keras untuk 
hal tersebut dan menantikan berbagai negara berbagi pengalaman pencegahan dan 
pengobatan penyakit Tuberkulosis, dan mengadakan kerja sama yang efektif. 
“Marilah bahu-membahu, aktif bertindak, mendorong target kesehatan Agenda 
Pembangunan Berkelanjutan  PBB  2030  terwujud sesuai jadwal, dan bersama-sama 
membentuk komunitas kesehatan manusia.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0ADD37FB9CBB4FCCB92DEDFFCF6846A2%40A10Live.

Reply via email to