Inilah akibat dari selama 56 tahun ini, pemerintah yang berkuasa tidak juga 
berhasil mentuntaskan masalah G30S! Apa sesungguhnya yang terjadi dengan G30S 
itu? Siapa DALANG G30S sesungguhnya? 

Seluruh warga hanya dipaksakan menerima “kebenaran” yang digubah jenderal 
Soeharto, PKI lah dalang G30S dengan segala kekejaman, ...! Sedang semua itu 
jelas-jelas adalah rekayasa, FITNAH untuk menghancurkan PKI! Menjadi lebih 
celaka, akibatnya sampai sekarang tetap berlakukan “dosa turunan” masa ORBA 
yang sangat TIDAK MANUSIAWI itu, anak-cucu yang jelas tidak tahu menahu G30S 
dan tidak terlibat dengan “kesalahan/kekejaman” yang dituduhkan itu juga harus 
menanggung “DOSA” yang BELUM TERBUKTI!


Muncul Spanduk Ngeri Sudutkan Panglima TNI
Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 04:42 WIB

Viral Spanduk Panglima TNI Jenderal Andika. (Foto: Dok. screenshoot video 
viral.)

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa disudutkan lewat spanduk. Pesan 
spanduk tersebut ngeri.
Spanduk ngeri itu bergambar foto Panglima TNI Jenderal Andika dengan narasi 
pemakzulan. Spanduk ini terpasang di kawasan Jakarta Pusat dan sudah 
ditertibkan.

Spanduk Jenderal Andika yang dinarasikan PKI itu muncul di sejumlah titik di 
Jakarta Pusat. Salah satu foto yang beredar di media sosial yakni bergambar 
Jenderal Andika yang diedit mengenakan baju berwarna merah dengan logo PKI.


Baca juga:
Spanduk 'Pecat Panglima TNI PKI' Dinilai Muncul karena Potensi Andika di 2024

Muncul juga spanduk Jenderal Andika yang dikaitkan dengan PKI di kawasan 
Menteng. Dalam video yang beredar di media sosial, spanduk itu bergambarkan 
Jenderal Andika mengenakan seragam.

Latar spanduk berwarna merah dengan logo palu arit. Spanduk itu juga 
bertuliskan 'Pecat P5 PKI atau Dimakzulkan'. Video itu terlihat personel TNI 
dan anggota Satpol PP sedang menertibkan spanduk tersebut.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PPl) Kecamatan Menteng, Hendra saat 
dikonfirmasi membenarkan adanya spanduk tersebut. Dia mengatakan saat itu 
Satpol PP melakukan pendampingan untuk menurunkan spanduk.

"Kemarin hari Minggu, lalu kami berkoordinasi dengan Danramil nya, lalu 
Danramil, Babinsanya didampingi dengan Satpol PP untuk menurunkan barang 
buktinya diserahkan ke Koramil untuk disimpan," kata Hendra saat dihubungi, 
Senin (4/4/2022).

Baca juga:
Koramil Copot Spanduk 'Pecat Panglima TNI PKI' di Jakpus

"Banyak ada beberapa tempat juga, di luar wilayah Menteng yang memasang spanduk 
itu. (Di Menteng) Ada satu yang kemarin kami laporkan ke Danramil. Hari Minggu, 
Satpol PP mendampingi aja. Jadi kita lapor, berkoordinasi dengan Danramil. Ada 
di depan lampu merah Jalan Soeroso depan rumah sakit," imbuhnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Jakpus, Bernard Tambunan juga mengatakan pihaknya 
sudah menertibkan spanduk bergambar Jenderal Andika tersebut. "Iya sudah 
ditertibkan," katanya.

Simak selengkapnya di halaman berikut


Lihat juga Video: PKS soal Keturunan PKI Boleh Jadi TNI: Landasan Kebijakannya 
Apa?






Upaya Menyudutkan

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai kemunculan 
spanduk tersebut ada dua penyebab. Yang pertama terkait kebijakan terbaru 
Jenderal Andika Perkasa yang membolehkan keturunan PKI daftar TNI.

"Pertama, itu pasti efek kebijakan Panglima TNI yang memperbolehkan keturunan 
PKI ikut seleksi TNI," kata Adi kepada wartawan, Senin (4/4).

Sebagian publik, Adi menjelaskan, mengkritik kebijakan tersebut karena dianggap 
memaafkan kejahatan PKI. Sedangkan sebagian publik lainnya mengapresiasi karena 
dianggap menghapus diskriminasi dan jadi ajang rekonsiliasi nasional.

"Di negara ini segala hal yang terkait dengan PKI sangat sensitif, memantik 
polemik, dan amarah publik. Pasti ada pro-kontra," ujarnya.

Baca juga:
PKS soal Keturunan PKI Boleh Jadi TNI: Landasan Kebijakannya Apa?

Kemunculan spanduk bergambar Jenderal Andika Perkasa dengan narasi PKI juga 
dinilai berkaitan dengan Pilpres 2024. Menurut Adi, sosok Andika potensial maju 
pada Pilpres 2024.

"Kedua, bisa saja spanduk semacam itu bagian upaya merusak kredibilitas dan 
nama baik Panglima Andika yang belakangan santer disebut potensial maju Pilpres 
2024 yang akan datang," kata Adi.

"Kebijakan Panglima soal keturunan PKI digoreng untuk kepentingan politik 
elektoral," imbuhnya.

Lantas siapa yang memasang spanduk bergambar Andika itu? Adi menilai biasanya 
kelompok yang 'memainkan' isu PKI adalah mereka yang sangat yakin PKI akan 
bangkit. Kelompok resisten PKI ini bisa dari kalangan mana pun.

Baca juga:
Mahfud Md Tak Persoalkan Panglima Bolehkan Keturunan PKI Daftar TNI

"Kelompok resisten PKI bisa dari kalangan nasionalis dan kalangan Islam yang 
sangat trauma terhadap kejahatan PKI. Tapi orang atau kelompok yang bikin 
spanduk semacam itu tergolong berani dan punya nyali kuat yang langsung 
menghakimi Jenderal Andika," imbuhnya.

(gbr/eva)

Baca artikel detiknews, "Muncul Spanduk Ngeri Sudutkan Panglima TNI" 
selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-6016659/muncul-spanduk-ngeri-sudutkan-panglima-tni.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/77BB35E1907C4900812AAA4618966370%40A10Live.

Reply via email to