https://international.sindonews.com/read/741871/41/pemimpin-chechnya-lebih-dari-1000-marinir-ukraina-menyerah-di-mariupol-1649822689?showpage=all

 

Pemimpin Chechnya: Lebih dari 1.000 MarinirUkraina Menyerah di Mariupol 
(Мариупол)

 

Syarifudin Rabu, 13 April 2022 - 12:03 WIB 

 

MARIUPOL - Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrovmengatakan pada Selasa (12/4/2022) 
bahwa lebih dari 1.000 Marinir Ukraina telahmenyerah di kota Mariupol. 

 

Di Mariupol, yang pernah berpenduduk 450.000jiwa, pertempuran masih berlanjut. 
Pasukan Republik Rakyat Donetsk dan Rusiamenyapu sisa-sisa tentara Ukraina dan 
milisi nasionalis, termasuk batalyonneo-Nazi Azov, yang masih bersembunyi di 
beberapa bagian kota. 

 

"Lebih dari 1.000 Marinir AngkatanBersenjata Ukraina menyerah hari ini di 
Mariupol. Ada ratusan yang terluka diantara mereka. Ini adalah pilihan yang 
tepat," tulis dia dalam postingTelegram, dilansir Sputnik. 

 

Baca juga: Putin: Perundingan Damai Rusia-UkrainaMacet 

 

Menurut Kadyrov, kelompok-kelompok Ukraina bubarsatu demi satu, karena mereka 
tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan yangterluka. 

 

Baca juga: Putin Ungkap Rincian Rencana MiliterRusia di Ukraina

 

 “Merekajuga tidak mengerti ke mana harus pergi dan apa yang harus 
dilakukanselanjutnya dalam pertempuran mereka, dan bahwa bagaimanapun juga, 
perlawanantidak ada gunanya, dan praktis tidak ada pasukan tempur yang 
tersisa,"papar Kadyrov. 

 

Baca juga: Terungkap, Ragam Strategi ASMempersenjatai Ukraina 

 

Pemimpin Chechnya menambahkan hanya kelompokkecil individu prajurit yang saat 
ini masih dalam pertempuran, yang "untukbeberapa alasan takut untuk keluar 
dengan bendera putih kepada pasukanRusia." 

 

Kadyrov mendesak pasukan Ukraina "untuktidak takut." Dia juga meminta mereka 
untuk, "Memikirkan orang yangAnda cintai, yang terluka, kehidupan Anda sendiri 
dan orang lain, tentangbagaimana peluru nyasar dapat membawa tragedi ke rumah 
Anda." 

 

Dia menambahkan saat ini ada sekitar 200 orangterluka yang bersembunyi jauh di 
dalam area pabrik Azovstal yang tidak dapatmenerima perawatan medis. 

 

Kadyrov menekankan akan lebih baik bagi pasukanUkraina untuk berhenti berperang 
dan kembali ke rumah. 

 

"Saya mengimbau mereka yang masihbersembunyi di ruang bawah tanah dan 
terowongan pabrik: Anda tahu bahwa kamimemperlakukan tahanan secara manusiawi. 
Keluarlah! Pikirkan keluarga Andasendiri dan keluarga lain, seperti yang 
dilakukan lebih dari seribu Marinirhari ini," papar dia. 

 

Sebelumnya pada hari itu, laporan tentang Mariniryang menyerah kepada Rusia dan 
pasukan DPR muncul di media sosial. 

 

Koresponden perang Rusia Alexander Sladkov, dalamserangkaian posting di 
Telegram, membagikan cuplikan dari dugaan penyerahandiri Marinir Ukraina kepada 
pasukan DPR. 

 

Menurut dia, di antara mereka yang menyerah adasekitar 300 orang yang terluka, 
90 orang di antaranya tidak bisa bergeraksendiri. 

 

Wartawan itu memperkirakan jumlah Marinir yangmenyerah pada kaki mereka lebih 
dari 800 orang. 

 

Selain itu, juga pada Selasa, Komite InvestigasiRusia menerbitkan video 
interogasi wakil komandan Brigade Marinir ke-36 UkrainaRostislav Lomtev yang 
menyerah. 

 

Dalam video tersebut, komandan mengatakan bahwapada Desember 2021, sebagai 
bagian dari brigade, dia melakukan operasi di areayang disebut Operasi Pasukan 
Gabungan di Donbass. 

 

Dia menceritakan bahwa brigade itu kemudianpindah ke pabrik Azov, di mana 
mereka akhirnya dikepung. Dia menjelaskan,“Dalam berbagai keadaan, komando 
memutuskan untuk menyerahkan senjata kamiuntuk menghindari korban yang tidak 
perlu, dan kami semua menyerah." 

 

Sebelum itu, dilihat dari posting anonim dihalaman Facebook brigade, mereka 
terus bertempur di kota dan di pelabuhan tanpadukungan dari kepemimpinan 
militer Ukraina dan secara bertahap menderitakerugian yang signifikan dan 
kehabisan semua amunisi. 

 

"Ini adalah kematian bagi sebagian darikita, dan penahanan bagi yang lain," 
tulis posting tersebut, yang sebagianbesar ditulis dalam bahasa Rusia, 
mengatakan brigade itu telah "didorongkembali" dan "dikepung" oleh pasukan 
Rusia. 

 

Menurut posting yang diterbitkan Senin,"Banyaknya yang terluka hampir setengah 
dari brigade." 

 

"Tidak ada yang mau berkomunikasi dengankami lagi karena mereka telah menghapus 
kami," tulis Marinir Ukraina itu. 

 

Dia menambahkan bahwa permintaan mereka untukkeluar dari kota ditolak oleh 
komando, yang juga "menjanjikan helikopteryang tidak pernah tiba." 

 

Sebelumnya, Valeriy Zaluzhny, panglima angkatanbersenjata Ukraina, mengklaim 
jalur komunikasi dengan pasukan di kota itu"stabil dan terpelihara," dan 
militer Ukraina fokus menyelamatkansebanyak mungkin prajurit. 

 

Menurut militer Rusia, pertempuran baru-baru iniberpusat di kompleks besi-baja 
dan pelabuhan Azovstal. 

 

Seperti yang dikatakan Pemimpin DPR, DenisPushilin, Senin, pelabuhan Mariupol 
dikuasai pasukan DPR. 

 

Menurut perwakilan Milisi Rakyat Donetsk, daerahpermukiman kota itu hampir 
dibebaskan dari militan Ukraina. "Adakantong-kantong api seperti penembak jitu 
atau unit darat," papar dia. 

 

Pada 24 Februari, Rusia meluncurkan operasimiliter khusus di Ukraina sebagai 
tanggapan atas permohonan perlindungan daritentara Ukraina oleh Republik Rakyat 
Donetsk dan Luhansk. 

 

Operasi khusus, yang menargetkan infrastrukturmiliter Ukraina, bertujuan 
"demiliterisasi dan denazifikasi" Ukraina,menurut Kementerian Pertahanan Rusia. 

 

Kementerian menyatakan Angkatan Bersenjata hanyamenyerang pasukan Ukraina, dan 
pada akhir Maret, mereka telah menyelesaikantugas utama tahap pertama operasi, 
karena mereka telah secara signifikanmengurangi potensi tempur militer Ukraina. 

 

Moskow telah menyatakan mereka tidak berniatmenduduki Ukraina. Tujuan utama 
dari operasi yang sedang berlangsung adalahpembebasan Donbass.




*****






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/277339644.1157003.1649892843518%40mail.yahoo.com.

Reply via email to