Hantu Yang Tengah Mengganggu Pasifik Selatan
2022-04-29 12:53:35 
https://indonesian.cri.cn/2022/04/29/ARTIxELUfvPSFVLDWP6UUXIr220429.shtml



“Satu hantu sedang mengganggu Pasifik Selatan, itu bukanlah Tiongkok melainkan 
kami”. Demikian dilaporkan Harian “The Guard” Inggris dalam sebuah artikelnya 
baru-baru ini, untuk mengkritik tanggapan keterlaluan AS dan Australia terhadap 
Persetujuan Kerangka Keamanan antara Tiongkok dan Kepulauan Solomon.

Sebelumnya Australia telah berkali-kali mengirim pejabat tinggi melobi 
Kepulauan Solomon, Koordinator Urusan India-Pasifik Komisi Keamanan Nasional 
Aemrika Krut Campbell pun membertikan tekanan kepada Kepulauan Solomon, mereka 
memprovokasi kerja sama Tiongkok  dan Kepulauan Solomon dengan alasan adanya 
“warna militer”, AS dan Australia terus dengan paksa membujuk Kepulauan 
Solomon, sementara mencoreng kerja samanya dengan Tiongkok.

Sebagai negara berdaulat di Pasifik, Kepulauan Solomon melakukan kerja sama 
dengan Tiongkok di atas dasar sama derajat dan saling menguntungkan untuk 
memelihara ketertiban sosial, melindungi keselamatan jiwa dan keamanan harta 
rakyat, melakukan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam. Kenapa 
hal ini mengundang tanggapan keras dari AS dan Australia?

Dilihat secara fundamental, karena AS dan Australai selalu memperlakukan 
Kepulauan Solomon sebagai halamam belakangnya bukan negara berdaulat. Menurut 
AS dan Australia, Solomon mau bekerja sama dengan siapa harus ditentukan AS dan 
Autralia tapi tidak boleh diambil keputusan sendiri. Pada hakikatnya ini adalah 
pikiran kolonialis dan hegemonis.




AS dan Australia harus mawas diri, meskipun diganggu terus tapi kenapa 
Kepulauan Solomon tetap ingin melakuakan kerja sama dengan Tioingkok?  Karena 
kerja sama dengan Tiongkok justru adalah sama derajat dan saling menguntungkan, 
kerja sama dengan Tiongkok tanpa disertakan syarat politik dengan 
sungguh-sungguh membantu perbaikan kehidupan warga setempat. Khususnya sejak 
terjadinya wabah Covid-19, Tiongkok terus memberikan bantuan penanggulangan 
wabah kpada Kepulauan Solomon. Pada Mei 2021, Kepulauan Solomon menjadi negara 
pasifik pertama yang melakukan vaksinasi di seluruh negerinya.

Tahun-tahun terakhir ini, AS, Inggris dan Australia terus melakukan kerja sama 
militer yang peka termasuk kapal selam tenaga nuklir dan senjata hipersonik, 
dengan alasan pembentukan hubungan kemitraan keamanan 3 pihak. Perbuatan itu 
telah mensabot upaya pembentukan zona bebas nuklir di Pasifik selatan, juga 
menjadikan negara-negara Pasifik selatan sebagai korban konfrontai poliik dan 
militer grup.

Berbagai perbuatan keji AS dan Australia tersebut mengundang ketidakpuasan di 
Pasifik Selatan. Hantu yang memaksakan negara lain berpihak dan terus mensabot 
keamanan kawasan harus secepatnya hilang dari Paisifk Selatan.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9802B71E4B3D425CB0D8BFF56433E32C%40A10Live.

Reply via email to