SKANDAL KRIMINALITAS NATO..! 
Jenderal Kanada Ditangkap Rusia di Mariupol: 
Trevor Cadieu Ketahuan Menjalankan Biolab Milik Anak Presiden AS 
ByTim Redaksi
0https://bergelora.com/skandal-kriminalitas-nato-jenderal-kanada-ditangkap-rusia-di-mariupol-trevor-cadieu-ketahuan-menjalankan-biolab-milik-anak-presiden-as/



JAKARTA- Angkatan bersenjata Rusia menangkap Jenderal Kanada Trevor Cadieu di 
Mariupol pada malam 2-3 Mei 2022. Jenderal itu saat ini berada di Moskow 
menunggu untuk diadili. Demikian Voiltairenet.org melaporkan dikutip 
Bergelora.com di Jakarta, Kamis (5/5).

Video tentang jenderal Kanada pengelola biolab di pabrik baja Asovstal 
,Mariupol, Ukraina yang tertangkap pasukan Rusia:


Jenderal Trevor Cadieu tampaknya tidak sedang menjalankan misi untuk 
pemerintahannya, tetapi bertanggung jawab atas biolaboratorium No. 1, dengan 18 
staf yang bekerja di bawah komandonya.

The National Pulse, sebuah kantor berita di Washington melaporkan bahwa Hunter 
Biden, putra Presiden AS Joe Biden, dan Christopher Heinz, menantu John Kerry, 
telah mengatur pengaturan subkontrak untuk laboratorium penelitian Ukraina 
melalui perusahaan mereka Rosemont Capital, atas nama Pentagon’s Defense Threat 
Reduction Agency (DTRA) sebuah Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan Pentagon.

Pensinan Jenderal Kanada ini bekerja sebagai salah seorang pejabat senIor NATO 
saat menyelinap berusaha melarikan diri dari sebuah pabrik baja Azovstal yang 
dikepung pasukan Rusia.

“Dia menyelinap bersama beberapa penduduk sipil yang diungsikan pasukan Rusia 
agar keluar dari kompleks pabrik baja tersebut,” kata salah seorang penduduk 
sipil yang mengungsi.

Kementerian Luar Negeri China mengungkapkan bahwa Amerika Serikat 
mengoperasikan 336 laboratorium penelitian senjata biologi dan kimia di luar 
negeri. Dewan Keamanan mengadakan pertemuan tentang masalah ini pada 11 Maret 
2022. Namun belum ada tindak lanjut.

Terlibat Pelecehan Seksual

Sebelumnya westernstandartonline.com.
melaporkan mantan jenderal Angkatan Bersenjata Kanada, ini sebelumnya sedang 
diselidiki dalam kasus pelecehan seksual. Ia pensiun dari pasukan pada 5 April 
2022 lalu dan dikatakan telah pergi ke Ukraina untuk membantu memerangi invasi 
Rusia. Hal ini dilaporkan berbagai sumber yang dikutip dari warga Ottawa, 
Kanada.

Keluhan pelecehan seksual yang diajukan terhadap Cadieu dan rekannya yang lain 
oleh seorang mantan perwira di Military College of Canada tentang sebuah 
insiden yang terjadi pada tahun 1994. Saat itu Cadieu ditetapkan untuk memimpin 
Angkatan Darat Kanada pada September 2021, tetapi keputusan itu dibatalkan 
setelah tuduhan itu dilaporkan ke Canadian Forces Natioanal Investigation 
Service

Meskipun Cadieu dengan keras menyangkal tuduhan itu, namun juru bicara 
Departemen Pertahanan Nasional (DND) Dan Le Bouthillier, mengatakan pemecatan 
Cadieu adalah prosedur yang tepat.

Cadieu memberikan pernyataan kepada CBC pada bulan April yang mengatakan 
keputusannya untuk pensiun dari militer adalah “yang terbaik” dan dia berencana 
untuk mengeksplorasi “peluang lain untuk berkontribusi pada kebaikan yang lebih 
besar.”

Ternyata dirinya terlibat dalam menjalankan biolab di Ukraina, dengan 18 staf 
di bawah komandonya, seperti dilansir Voltaire Network, sebuah media yang 
berbasis di Lebanon. (Web Warouw)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/21637E4E5738477D9294630F40F50C6E%40A10Live.

Reply via email to